Nama : Adila Dhiya Ulhaq
Kelas : 3A
NPM : 2253054001
1) Pendekatan-pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling di PAUD
pendekatan perkembangan terdapat tiga pendekatan yang banyak dipergunakan (Nurihsan, 2003).
-Pertama pendekatan krisis. Pendekatan disebut juga pendekatan kuratif, yaitu suatu pendekatan bimbingan yang diarahkan kepada individu yang mengalami krisis atau masalah. Adapun tujuan pendekatan ini adalah membantu mengatasi krisis atau masalah-masalah yang dialami individu. Dalam pendekatan ini pembimbing tampak lebih pasif karena menunggu anak yang datang, selanjutnya pembimbing memberikan bantuan sesuai dengan masalah yang dihadapi dan dirasakan anak.
-Kedua, pendekatan remedial. Pendekatan ini merupakan pendekatan bimbingan yang diarahkan kepada individu yang mengalami kelemahan atau kekurangan. Tujuan pendekatan ini adalah membantu memperbaiki kekurangan atau kelemahan yang dialami individu.
-Ketiga, pendekatan preventif. Pendekatan preventif merupakan pendekatan yang di arahkan kepada antisipasi masalah-masalah umum individu dan mencegah jangan sampai masalah tersebut menimpa. Pembimbing memberikan beberapa upaya berupa informasi dan keterampilan untuk mencegah munculnya masalah.
2) Teknik-teknik dalam pelaksanaan berbagai pendekatan
a. Aktif
Aktif yang dimaksudkan di sini adalah guru harus menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga anak-anak aktif untuk bertanya, mempertanyakan mengenai apa yang dibahas dan berani mengemukakan gagasan. Belajar harus merupakan suatu proses yang aktif dari anak dalam membangun pengetahuannya, bukan hanya proses pasif yang hanya menerima dari guru saja ilmu pengetahuan tersebut
b. Kreatif
Kreatif merupakan suatu daya cipta, memiliki kemampuan berkreasi. Peran aktif anak dalam proses pembelajaran akan menghasilkan generasi yang mampu menciptakan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan kepentingan orang lain. Kreatif juga bertujuan agar guru menciptakan kegiatan-kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan anak.
c. Efektif
Pembelajaran yang efektif terwujud karena pembelajaran yang dilaksanakan dapat menumbuhkan daya kreatif bagi anak sehingga dapat membekali anak dengan berbagai kemampuan setelah proses pembelajaran berlangsung, kemampuan yang diperoleh anak tidak hanya berupa pengetahuan, namun kemampuan yang lebih bermakna artinya tidak dapat mengembagkan bebagai potensi yangada dalam diri anak, sehingga menghasilkan kemampuan yang beragam
d. Menyenangkan
Dalam proses belajar anak perlu terciptanya suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga anak memusatkan perhatiannya secara utuh pada pembelajaran. Menurut hasil penelitian tingginya perhatian anak terbukti dapat meningkatkan hasil belajar.
3) Prinsip-prinsip bimbingan perkembangan
1. Bimbingan dan konseling dibutuhkan oleh seluruh anak
2. Bimbingan dan konseling perkembangan terkandung pada upaya membelajarkan anak.
3. Konselor dan guru merupakan fungsionaris bersama dalam program bimbingan perkembangan.
4.Bimbingan perkembangan mengakui pengembangan yang terarah ketimbang akhir perkembangan yang pasti
5.Bimbingan perkembangan sebagai tim berorientasi menuntut pelayanan dari konselor profesional.
6. Bimbingan perkembangan peduli dengan identifikasi awal akan kebutuhan-kebutuhan khusus dari anak
7. Bimbingan perkembangan peduli dengan penerapan psikologi.
8. Bimbingan perkembangan memilikikerangka dasar dari psikologi anak, psikologi perkembangan dan teori-teori belajar.
9. Bimbingan perkembangan mempunyai sifat urutan dan lentur
4) Unsur-unsur lingkungan perkembangan
1. Unsur peluang
Unsur ini berkaitan dengan topik yang disajikan yang memungkinkan anak mempelajari perilaku-perilaku baru.
2. Unsur pendukung
Unsur ini berkaitan dengan proses pengembangann interaksi yang dapat menumbuhkan kemampuan anak untuk mempelajari perilaku baru baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
3. Unsur penghargaan
Esensi unsur ini terletak pada penilaian dan pemberian balikan yang dapat memperkuat pembentukan perilaku baru. Penilaian dan balikan ini perlu dilakukan sepanjang proses bimbingan berlangsung
Kelas : 3A
NPM : 2253054001
1) Pendekatan-pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling di PAUD
pendekatan perkembangan terdapat tiga pendekatan yang banyak dipergunakan (Nurihsan, 2003).
-Pertama pendekatan krisis. Pendekatan disebut juga pendekatan kuratif, yaitu suatu pendekatan bimbingan yang diarahkan kepada individu yang mengalami krisis atau masalah. Adapun tujuan pendekatan ini adalah membantu mengatasi krisis atau masalah-masalah yang dialami individu. Dalam pendekatan ini pembimbing tampak lebih pasif karena menunggu anak yang datang, selanjutnya pembimbing memberikan bantuan sesuai dengan masalah yang dihadapi dan dirasakan anak.
-Kedua, pendekatan remedial. Pendekatan ini merupakan pendekatan bimbingan yang diarahkan kepada individu yang mengalami kelemahan atau kekurangan. Tujuan pendekatan ini adalah membantu memperbaiki kekurangan atau kelemahan yang dialami individu.
-Ketiga, pendekatan preventif. Pendekatan preventif merupakan pendekatan yang di arahkan kepada antisipasi masalah-masalah umum individu dan mencegah jangan sampai masalah tersebut menimpa. Pembimbing memberikan beberapa upaya berupa informasi dan keterampilan untuk mencegah munculnya masalah.
2) Teknik-teknik dalam pelaksanaan berbagai pendekatan
a. Aktif
Aktif yang dimaksudkan di sini adalah guru harus menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga anak-anak aktif untuk bertanya, mempertanyakan mengenai apa yang dibahas dan berani mengemukakan gagasan. Belajar harus merupakan suatu proses yang aktif dari anak dalam membangun pengetahuannya, bukan hanya proses pasif yang hanya menerima dari guru saja ilmu pengetahuan tersebut
b. Kreatif
Kreatif merupakan suatu daya cipta, memiliki kemampuan berkreasi. Peran aktif anak dalam proses pembelajaran akan menghasilkan generasi yang mampu menciptakan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan kepentingan orang lain. Kreatif juga bertujuan agar guru menciptakan kegiatan-kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan anak.
c. Efektif
Pembelajaran yang efektif terwujud karena pembelajaran yang dilaksanakan dapat menumbuhkan daya kreatif bagi anak sehingga dapat membekali anak dengan berbagai kemampuan setelah proses pembelajaran berlangsung, kemampuan yang diperoleh anak tidak hanya berupa pengetahuan, namun kemampuan yang lebih bermakna artinya tidak dapat mengembagkan bebagai potensi yangada dalam diri anak, sehingga menghasilkan kemampuan yang beragam
d. Menyenangkan
Dalam proses belajar anak perlu terciptanya suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga anak memusatkan perhatiannya secara utuh pada pembelajaran. Menurut hasil penelitian tingginya perhatian anak terbukti dapat meningkatkan hasil belajar.
3) Prinsip-prinsip bimbingan perkembangan
1. Bimbingan dan konseling dibutuhkan oleh seluruh anak
2. Bimbingan dan konseling perkembangan terkandung pada upaya membelajarkan anak.
3. Konselor dan guru merupakan fungsionaris bersama dalam program bimbingan perkembangan.
4.Bimbingan perkembangan mengakui pengembangan yang terarah ketimbang akhir perkembangan yang pasti
5.Bimbingan perkembangan sebagai tim berorientasi menuntut pelayanan dari konselor profesional.
6. Bimbingan perkembangan peduli dengan identifikasi awal akan kebutuhan-kebutuhan khusus dari anak
7. Bimbingan perkembangan peduli dengan penerapan psikologi.
8. Bimbingan perkembangan memilikikerangka dasar dari psikologi anak, psikologi perkembangan dan teori-teori belajar.
9. Bimbingan perkembangan mempunyai sifat urutan dan lentur
4) Unsur-unsur lingkungan perkembangan
1. Unsur peluang
Unsur ini berkaitan dengan topik yang disajikan yang memungkinkan anak mempelajari perilaku-perilaku baru.
2. Unsur pendukung
Unsur ini berkaitan dengan proses pengembangann interaksi yang dapat menumbuhkan kemampuan anak untuk mempelajari perilaku baru baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
3. Unsur penghargaan
Esensi unsur ini terletak pada penilaian dan pemberian balikan yang dapat memperkuat pembentukan perilaku baru. Penilaian dan balikan ini perlu dilakukan sepanjang proses bimbingan berlangsung