Posts made by Erika Rizkia Amalia

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

by Erika Rizkia Amalia -
1).Adapun karakteristik perkembangan anak usia dini dapat dilihat
sebagai berikut:
-Fisik-Motorik
Perkembangan motorik kasar seorang anak pada usia 3 tahun adalah
melakukan gerakan sederhana seperti berjingkrak, melompat, berlari ke
sana ke mari dan ini menunjukkan kebanggaan dan prestasi.
Adapun perkembangan keterampilan motorik halus dapat dilihat
pada usia 3 tahun yakni kemampuan anak-anak masih terkait dengan
kemampuan bayi untuk menempatkan dan memegang benda-benda.
-Perkembangan Kognitif
Proses perkembangan kognitif ini dimulai sejak lahir. Namun, campur tangan sel-sel otak dimulai setelah seorang bayi berusia 5 bulan saat kemampuan sensoris nya benar-benar tampak.
- Perkembangan Sosio Emosional
Para psikolog mengemukakan bahwa terdapat tiga tipe temperamen
anak, yaitu:
Pertama, anak yang mudah diatur, mudah beradaptasi dengan pengalaman baru, senang bermain dengan mainan baru, tidur dan makan secara
teratur dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitarnya.
Kedua, anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari hari, sering menangis, butuh waktu lama untuk menghabiskan makanan
dan gelisah saat tidur.
Ketiga, anak yang membutuhkan waktu pemanasan yang lama,
umumnya terlihat agak malas dan pasif, jarang
berpartisipasi secara aktif
dan seringkali menunggu semua hal diserahkan kepadanya
- Perkembangan Bahasa
Kemampuan setiap orang dalam berbahasa berbeda-beda. Ada yang
berkualitas baik dan ada yang rendah. Perkembangan ini mulai sejak awal
kehidupan. Sampai anak berusia 5 bulan (0-1 tahun), seorang anak akan
mengoceh seperti orang yang sedang berbicara dengan rangkaian suara
yang teratur, walaupun suara dikeluarkan ketika berusia 2 bulan. Di sini
terjadi penerimaan percakapan dan diskriminasi suara percakapan. Ocehan
dimulai untuk menyusun dasar bahasa.
2).Ciri-ciri perkembangan
1. Terjadinya perubahan dalam aspek
fisik (perubahan berat badan dan
organ-organ tubuh) dan aspek psikis
(matangnya kemampuan berpikir,
mengingat dan berkreasi).
2. Terjadinya perubahan dalam proporsi;
aspek fisik (proporsi tubuh anak
berubah sesuai dengan fase
perkembangan) dan aspek psikis
(perubahan imajinasi dari fantasi ke
realitas).
3. Lenyapnya tanda-tanda lam; tanda tanda fisik ( lenyapnya kelenjar
thymus / kelenjar anak-anak seiring
bertambahnya usia ) aspek psikis (
lenyapnya gerak-gerik kanak-kanak
dan perilaku impulsif ).
4. Diperoleh tanda-tanda yang baru;
tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan
karakter seks usia remaja) tanda-tanda
psikis (berkembangnya rasa ingin tahu
tentang pengetahuan, moral, interaksi
dengan lawan jenis) (Yusuf LN, H.
Syamsu, 2006).
3).Prinsip-prinsip perkembangan
1. Perkembangan merupakan proses
yang tidak pernah berhenti ( never
ending process ) artinya, manusia
secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman atau
belajar.
2. Semua aspek perkembangan saling
mempengaruhi artinya semua aspek
perkembangan individu baik fisik,
emosi, intelegensi, maupun sosial
saling mempengaruhi jika salah satu
aspek itu tidak ada.
3. Perkembangan itu mengikuti pola atau
arah tertentu artinya perkembangan
terjadi secara teratur sehingga hasil
perkembangan dari tahap sebelumnya
yang merupakan prasyarat bagi
perkembangan selanjutnya.
4. Perkembangan terjadi pada tempo
yang berlainan
Perkembangan fisik dan mental
mencapai kematangan pada waktu dan
tempo yang berbeda ( ada yang cepat
ada yang lambat ).
5. Setiap fase perkembangan mempunyai
ciri khas
4).Aspek perkembangan AUD
1. Perkembangan Nilai Agama dan Moral
Berfokus dalam menanamkan nilai-nilai dasar, norma-norma yang berlaku hingga kesadaran. Si Kecil perlu mengenal agama dan menjalankan ibadah agar lebih memahami arah hingga tujuan mereka dengan baik sejak dini.
2. Perkembangan Fisik-Motorik
Perkembangan fisik dan perilaku keselamatan. Hal ini meliputi berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang sesuai dengan ukuran anak seumuran.
3. Perkembangan Kognitif
Aspek perkembangan kognitif berhubungan erat dengan akal dan pikiran sehingga jangan heran jika pertumbuhan pada area ini memiliki jangkauan yang sangat luas.
4. Perkembangan Bahasa
Bahasa meliputi bagaimana cara Si Kecil berbahasa dengan baik seperti tanya jawab, memahami bentuk dan juga bunyi dari masing-masing huruf juga angka.
5. Perkembangan Sosial-Emosional
Perkembangan emosi anak usia pada usia dini menjadi hal yang perlu diperhatikan karena berperan penting dan terkait erat dengan pengenalan diri Si Kecil juga orang sekitar.
6. Perkembangan Seni
Setiap anak yang terlahir bersifat imajinatif dan memiliki sisi seni mereka sendiri. Si Kecil akan tertarik untuk mengekspresikan diri dan juga mulai mengeksplorasi diri dalam banyak hal dari sisi kesenian.
5). Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan
Faktor Genetik atau Keturunan.
Faktor Hormon.
Faktor Gizi.
Faktor Lingkungan Olahraga atau Kesehatan
Faktor Pendidikan.

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

by Erika Rizkia Amalia -
1. Pengertian bimbingan dan konseling
Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang agar orang-orang dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku (Prayito & Emma Amti, 1994:99).
Sedangkan konseling adalah proses pemberian bantuan kepada seorang individu atau konseling yang dilakukan oleh seorang ahli atau konsuler guna memecahkan permasalahan konseli.
Bimbingan dan konseling anak usia dini adalah proses pemberian bantuan kepada anak untuk mengatasi masalah perkembangan anak di area motorik, kognisi, bahasa, dan Sosio emosi agar anak dapat berkembang secara optimal.
2. Tujuan bimbingan dan konseling a.merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan peserta didik di masa yang akan datang.
b.mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki oleh peserta didik seoptimal mungkin. c.menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat.
d.mengetahui hambatan dan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat.
3. fungsi pemahaman bimbingan konseling anak usia dini fungsi pemahaman, yaitu usaha bimbingan yang dilakukan guru atau pendamping untuk menghasilkan pemahaman yang menyeluruh tentang aspek-aspek
Fungsi pencegahan, yaitu usaha bimbingan yang menghasilkan tercegahnya anak dari berbagai permasalahan yang dapat mengganggu menghambat ataupun menimbulkan kesulitan dalam proses perkembangannya.
Fungsi perbaikan yaitu usaha bimbingan yang menghasilkannya terpecahnya berbagai masalah yang dialami oleh anak didik.
Fungsi pemeliharaan dan pengembangan merupakan usaha bimbingan yang menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif anak didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan.
4. Prinsip dari bimbingan konseling di PAUD
Bimbingan merupakan bagian penting dari proses pendidikan.
Bimbingan diberikan pada semua anak dan bukan hanya untuk anak yang menghadapi masalah.
Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing
Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan
Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan fisik,motorik,kecerdasan social maupun emosional.
5. Ruang lingkup pelayanan bimbingan dan konseling
a.Bimbingan pribadi dan sosial membantu anak dalam memecahkan masalah-masalah pribadi sosial. b.Bimbingan belajar tujuan dan tugas pengembangan pendidikan melalui kegiatan bermain sambil belajar yang mencakup pengembangan kemampuan dasar dan pembentukan perilaku
c.Bimbingan karir bimbingan yang membantu anak dalam perencanaan, pengembangan dan pemecahan masalah-masalah karir, seperti pemahaman terhadap jabatan dan tugas-tugas kerja.

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Erika Rizkia Amalia -
1.Struktur program bimbingan konseling
A. Layanan Dasar Bimbingan
1.pengertian
Layanan dasar bimbingan diartikan sebagai proses pemberian bantuan kepada semua sissa (for all) melalui kegiatan-kegiatan secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka membantu perkembangan dirinya secara optimal.
2.Tujuan
Layanan ini bertujuan untuk membantu semua siswa agar memperoleh perkembangan yang normal, memiliki mental yang sehat, dan memperoleh keterampilan dasar hidupnya, atau dengan kata lain membantu siswa agar mereka dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya.
3.Materi
Untuk mencapai tujuan tersebut, kepada siswa disajikan materi layanan yang menyangkut aspek-aspek pribadi, sosial, belajar dan karir. Semua ini berkaitan erat dengan upaya membantu siswa dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya.
B.Layanan Responsif
1.Pengertian
Layanan responsif merupakan pemberian bantuan kepada siswa yang memiliki kebutuhan dan masalah yang memerlukan pertolongan dengan segera.
2.Tujuan
Tujuan layanan responsive adalah membantu siswa agar dapat memenuhi kebutuhannya dan memecahkan masalah yang dialaminya atau membantu siswa yang mengalami hambatan, kegagalan dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya.
3.Materi
Materi layanan responsif bergantung kepada masalah atau kebutuhan siswa. Masalah dan kebutuhan siswa berkaitan dengan keinginan untuk memahami tentang suatu hal karena dipandang penting bagi perkembangan dirinya yang positif. Kebutuhan ini seperti keinginan untuk memperoleh informasi tentang bahaya obat terlarang, minuman keras, narkotika, pergaulan bebas dan sebagainya.
C. Layanan perencanaan individual
1. Pengertian
Layanan ini diartikan” proses bantuan kepada siswa agar mampu merumuskan dan melakukan aktifitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depannya. Berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia di lingkungannya”.
2.Tujuan
Layanan perencanaan individual bertujuan untuk membantu siswa agar (1) memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya, (2) mampu merumuskan tujuan, perencanaan, atau pengelolaan terhadap perkembangan dirinya, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karir, dan (3) dapat melakukan kegiatan berdasarkan pemahaman, tujuan, dan rencana yang kelak merumuskannya.
3. Materi
Materi layanan perencanaan individual berkaitan erat dengan pengembangan aspek akademik, karir, dan sosial-pribadi. Materi pengembangan aspek (akademik) meliputi: memanfaatkan keterampilan belajar, melakukan pemilihan pendidikan lanjutan atau pilihan jurusan, memilih kursus atau pelajaran tambahan yang tepat, dan memahami nilai belajar sepanjang hayat.
D.Layanan dukungan sistem
Ketiga komponen program, merupakan pemberian layanan BK kepada siswa secara langsung. Sedangkan dukungan sistem merupakan komponen layanan dan kegiatan manajemen yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada siswa atau memfasilitasi kelancaran perkembangan siswa.Dukungan siswa adalah kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan untuk memantapkan, memelihara, dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan professional; hubungan masyarakat dan staf, konsultasi dengan guru, staf ahli/penasehat, masyarakat yang lebih luas; manajemen program; penelitian dan pengembangan (Thomas Ellis, 1990).
2.Evaluasi bimbingan perkembangan
Evaluasi terdiri dari kegiatan pengukuran dan penilaian. Pada jenjang PAUD pengukuran dilaksanakan dengan memberikan treatment atau perlakuan yang merujuk kepada pengunjung perilaku anak yang mau diukur, misalnya observasi tentang kerja sama anak, keterampilan menanggapi stimulus atau stimulus respon, mewarnai, menuliskan huruf, tertentu. Misalnya pada kegiatan mewarnai apakah suda tepat pemilihan warnanya? Sudah rapi kah saat mewarnai? Sesuaikan antara jumlah waktu yang tersedia dengan penyelesaian tugas yang diberikan oleh guru. Hal-hal tersebut dibutuhkan saat pengukuran. Kemudian proses penilaian yaitu mendeskripsikan kemampuan masing-masing anak, sampai akhirnya proses pengambilan keputusan bisa dijalankan secara objektif. Hadirnya guru saat evaluasi mutlak diperlukan agar pengambilan keputusan bisa lebih objektif.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Erika Rizkia Amalia -
1.Postur tubuh juga merupakan salah satu jenis komunikasi nonverbal yang dapat menyampaikan banyak informasi. Bila dikombinasikan dengan gerak tubuh tertentu, postur tubuh bisa memberikan banyak informasi. Misalnya, berdiri tegak dengan meletakkan tangan di pinggul cenderung menunjukkan sikap yang tegas dan berkuasa, sedangkan tatapan mata juga memainkan peran penting dalam komunikasi nonverbal. Cara seseorang melihat, menatap, dan berkedip dinilai bisa menunjukkan berbagai emosi yang ada pada dirinya. Misalnya, ketika Anda bertemu orang yang Anda sukai atau hormati, biasanya kecepatan berkedip akan meningkat dan pupil mata membesar.
Tatapan mata pun sering dijadikan patokan untuk menentukan apakah seseorang sedang berkata jujur atau tidak. Kontak mata yang normal dan stabil sering dianggap sebagai tanda bahwa seseorang mengatakan kebenaran dan dapat dipercaya. Sebaliknya, jika sedang berbohong, orang akan cenderung mengalihkan tatapannya.
2.Postur dan gerakan adalah faktor kunci bahasa tubuh. Kebanyakan orang akan mengadopsi perilaku atau tindakan yang menenangkan pada saat-saat stres.
Postur dan gerakan dapat memberi tahu Anda bagaimana perasaan seseorang. Misalnya, postur tubuh menyilangkan tangan mengirimkan pesan bahwa Anda tidak terbuka terhadap ide atau solusi baru.
Atau, postur menyilangkan kaki dikenal dengan postur menantang dan bertahan. Postur dan gerakan mengirimkan informasi tentang sikap.
Ekspresi wajah Ini adalah salah satu jenis komunikasi nonverbal yang memiliki peran besar. Saat berkomunikasi, ekspresi wajah seseorang adalah hal pertama yang akan terlihat, bahkan sebelum kita mendengar apa yang akan lawan bicara katakan. Dari ekspresi wajah, ada banyak sekali informasi yang bisa didapatkan.
Ekspresi wajah juga disebut komunikasi nonverbal yang paling universal. Hal ini karena rata-rata orang akan menunjukkan ekspresi wajah yang sama untuk emosi tertentu. Misalnya, rata-rata orang akan cemberut ketika sedang sedih dan tersenyum berseri-seri saat sedang jatuh cinta.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Erika Rizkia Amalia -
Komunikasi nonverbal adalah bentuk komunikasi yang dilakukan seseorang kepada orang lain tanpa menggunakan kata-kata. Komunikasi nonverbal memainkan peran penting dalam cara kita menyampaikan informasi.Pendekatan komunikasi nonverbal adalah bentuk komunikasi yang menunjukkan bahasa kejujuran, karena gerakan/ekspresi muka atau mimik lebih bermakna (jujur) daripada yang diucapkan. Sedangkan istilah KINESIK sendiri adalah gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekpresi muka atau wajah, isyarat tubuh dan sikap tubuh, sedangkan Gestur atau gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan tanpa menggunakan kata-kata. Gestur yang sering digunakan misalnya seperti melambai, menunjuk, atau menganggukan kepala.