1).Adapun karakteristik perkembangan anak usia dini dapat dilihat
sebagai berikut:
-Fisik-Motorik
Perkembangan motorik kasar seorang anak pada usia 3 tahun adalah
melakukan gerakan sederhana seperti berjingkrak, melompat, berlari ke
sana ke mari dan ini menunjukkan kebanggaan dan prestasi.
Adapun perkembangan keterampilan motorik halus dapat dilihat
pada usia 3 tahun yakni kemampuan anak-anak masih terkait dengan
kemampuan bayi untuk menempatkan dan memegang benda-benda.
-Perkembangan Kognitif
Proses perkembangan kognitif ini dimulai sejak lahir. Namun, campur tangan sel-sel otak dimulai setelah seorang bayi berusia 5 bulan saat kemampuan sensoris nya benar-benar tampak.
- Perkembangan Sosio Emosional
Para psikolog mengemukakan bahwa terdapat tiga tipe temperamen
anak, yaitu:
Pertama, anak yang mudah diatur, mudah beradaptasi dengan pengalaman baru, senang bermain dengan mainan baru, tidur dan makan secara
teratur dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitarnya.
Kedua, anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari hari, sering menangis, butuh waktu lama untuk menghabiskan makanan
dan gelisah saat tidur.
Ketiga, anak yang membutuhkan waktu pemanasan yang lama,
umumnya terlihat agak malas dan pasif, jarang
berpartisipasi secara aktif
dan seringkali menunggu semua hal diserahkan kepadanya
- Perkembangan Bahasa
Kemampuan setiap orang dalam berbahasa berbeda-beda. Ada yang
berkualitas baik dan ada yang rendah. Perkembangan ini mulai sejak awal
kehidupan. Sampai anak berusia 5 bulan (0-1 tahun), seorang anak akan
mengoceh seperti orang yang sedang berbicara dengan rangkaian suara
yang teratur, walaupun suara dikeluarkan ketika berusia 2 bulan. Di sini
terjadi penerimaan percakapan dan diskriminasi suara percakapan. Ocehan
dimulai untuk menyusun dasar bahasa.
2).Ciri-ciri perkembangan
1. Terjadinya perubahan dalam aspek
fisik (perubahan berat badan dan
organ-organ tubuh) dan aspek psikis
(matangnya kemampuan berpikir,
mengingat dan berkreasi).
2. Terjadinya perubahan dalam proporsi;
aspek fisik (proporsi tubuh anak
berubah sesuai dengan fase
perkembangan) dan aspek psikis
(perubahan imajinasi dari fantasi ke
realitas).
3. Lenyapnya tanda-tanda lam; tanda tanda fisik ( lenyapnya kelenjar
thymus / kelenjar anak-anak seiring
bertambahnya usia ) aspek psikis (
lenyapnya gerak-gerik kanak-kanak
dan perilaku impulsif ).
4. Diperoleh tanda-tanda yang baru;
tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan
karakter seks usia remaja) tanda-tanda
psikis (berkembangnya rasa ingin tahu
tentang pengetahuan, moral, interaksi
dengan lawan jenis) (Yusuf LN, H.
Syamsu, 2006).
3).Prinsip-prinsip perkembangan
1. Perkembangan merupakan proses
yang tidak pernah berhenti ( never
ending process ) artinya, manusia
secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman atau
belajar.
2. Semua aspek perkembangan saling
mempengaruhi artinya semua aspek
perkembangan individu baik fisik,
emosi, intelegensi, maupun sosial
saling mempengaruhi jika salah satu
aspek itu tidak ada.
3. Perkembangan itu mengikuti pola atau
arah tertentu artinya perkembangan
terjadi secara teratur sehingga hasil
perkembangan dari tahap sebelumnya
yang merupakan prasyarat bagi
perkembangan selanjutnya.
4. Perkembangan terjadi pada tempo
yang berlainan
Perkembangan fisik dan mental
mencapai kematangan pada waktu dan
tempo yang berbeda ( ada yang cepat
ada yang lambat ).
5. Setiap fase perkembangan mempunyai
ciri khas
4).Aspek perkembangan AUD
1. Perkembangan Nilai Agama dan Moral
Berfokus dalam menanamkan nilai-nilai dasar, norma-norma yang berlaku hingga kesadaran. Si Kecil perlu mengenal agama dan menjalankan ibadah agar lebih memahami arah hingga tujuan mereka dengan baik sejak dini.
2. Perkembangan Fisik-Motorik
Perkembangan fisik dan perilaku keselamatan. Hal ini meliputi berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang sesuai dengan ukuran anak seumuran.
3. Perkembangan Kognitif
Aspek perkembangan kognitif berhubungan erat dengan akal dan pikiran sehingga jangan heran jika pertumbuhan pada area ini memiliki jangkauan yang sangat luas.
4. Perkembangan Bahasa
Bahasa meliputi bagaimana cara Si Kecil berbahasa dengan baik seperti tanya jawab, memahami bentuk dan juga bunyi dari masing-masing huruf juga angka.
5. Perkembangan Sosial-Emosional
Perkembangan emosi anak usia pada usia dini menjadi hal yang perlu diperhatikan karena berperan penting dan terkait erat dengan pengenalan diri Si Kecil juga orang sekitar.
6. Perkembangan Seni
Setiap anak yang terlahir bersifat imajinatif dan memiliki sisi seni mereka sendiri. Si Kecil akan tertarik untuk mengekspresikan diri dan juga mulai mengeksplorasi diri dalam banyak hal dari sisi kesenian.
5). Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan
Faktor Genetik atau Keturunan.
Faktor Hormon.
Faktor Gizi.
Faktor Lingkungan Olahraga atau Kesehatan
Faktor Pendidikan.
sebagai berikut:
-Fisik-Motorik
Perkembangan motorik kasar seorang anak pada usia 3 tahun adalah
melakukan gerakan sederhana seperti berjingkrak, melompat, berlari ke
sana ke mari dan ini menunjukkan kebanggaan dan prestasi.
Adapun perkembangan keterampilan motorik halus dapat dilihat
pada usia 3 tahun yakni kemampuan anak-anak masih terkait dengan
kemampuan bayi untuk menempatkan dan memegang benda-benda.
-Perkembangan Kognitif
Proses perkembangan kognitif ini dimulai sejak lahir. Namun, campur tangan sel-sel otak dimulai setelah seorang bayi berusia 5 bulan saat kemampuan sensoris nya benar-benar tampak.
- Perkembangan Sosio Emosional
Para psikolog mengemukakan bahwa terdapat tiga tipe temperamen
anak, yaitu:
Pertama, anak yang mudah diatur, mudah beradaptasi dengan pengalaman baru, senang bermain dengan mainan baru, tidur dan makan secara
teratur dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan di sekitarnya.
Kedua, anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari hari, sering menangis, butuh waktu lama untuk menghabiskan makanan
dan gelisah saat tidur.
Ketiga, anak yang membutuhkan waktu pemanasan yang lama,
umumnya terlihat agak malas dan pasif, jarang
berpartisipasi secara aktif
dan seringkali menunggu semua hal diserahkan kepadanya
- Perkembangan Bahasa
Kemampuan setiap orang dalam berbahasa berbeda-beda. Ada yang
berkualitas baik dan ada yang rendah. Perkembangan ini mulai sejak awal
kehidupan. Sampai anak berusia 5 bulan (0-1 tahun), seorang anak akan
mengoceh seperti orang yang sedang berbicara dengan rangkaian suara
yang teratur, walaupun suara dikeluarkan ketika berusia 2 bulan. Di sini
terjadi penerimaan percakapan dan diskriminasi suara percakapan. Ocehan
dimulai untuk menyusun dasar bahasa.
2).Ciri-ciri perkembangan
1. Terjadinya perubahan dalam aspek
fisik (perubahan berat badan dan
organ-organ tubuh) dan aspek psikis
(matangnya kemampuan berpikir,
mengingat dan berkreasi).
2. Terjadinya perubahan dalam proporsi;
aspek fisik (proporsi tubuh anak
berubah sesuai dengan fase
perkembangan) dan aspek psikis
(perubahan imajinasi dari fantasi ke
realitas).
3. Lenyapnya tanda-tanda lam; tanda tanda fisik ( lenyapnya kelenjar
thymus / kelenjar anak-anak seiring
bertambahnya usia ) aspek psikis (
lenyapnya gerak-gerik kanak-kanak
dan perilaku impulsif ).
4. Diperoleh tanda-tanda yang baru;
tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan
karakter seks usia remaja) tanda-tanda
psikis (berkembangnya rasa ingin tahu
tentang pengetahuan, moral, interaksi
dengan lawan jenis) (Yusuf LN, H.
Syamsu, 2006).
3).Prinsip-prinsip perkembangan
1. Perkembangan merupakan proses
yang tidak pernah berhenti ( never
ending process ) artinya, manusia
secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman atau
belajar.
2. Semua aspek perkembangan saling
mempengaruhi artinya semua aspek
perkembangan individu baik fisik,
emosi, intelegensi, maupun sosial
saling mempengaruhi jika salah satu
aspek itu tidak ada.
3. Perkembangan itu mengikuti pola atau
arah tertentu artinya perkembangan
terjadi secara teratur sehingga hasil
perkembangan dari tahap sebelumnya
yang merupakan prasyarat bagi
perkembangan selanjutnya.
4. Perkembangan terjadi pada tempo
yang berlainan
Perkembangan fisik dan mental
mencapai kematangan pada waktu dan
tempo yang berbeda ( ada yang cepat
ada yang lambat ).
5. Setiap fase perkembangan mempunyai
ciri khas
4).Aspek perkembangan AUD
1. Perkembangan Nilai Agama dan Moral
Berfokus dalam menanamkan nilai-nilai dasar, norma-norma yang berlaku hingga kesadaran. Si Kecil perlu mengenal agama dan menjalankan ibadah agar lebih memahami arah hingga tujuan mereka dengan baik sejak dini.
2. Perkembangan Fisik-Motorik
Perkembangan fisik dan perilaku keselamatan. Hal ini meliputi berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang sesuai dengan ukuran anak seumuran.
3. Perkembangan Kognitif
Aspek perkembangan kognitif berhubungan erat dengan akal dan pikiran sehingga jangan heran jika pertumbuhan pada area ini memiliki jangkauan yang sangat luas.
4. Perkembangan Bahasa
Bahasa meliputi bagaimana cara Si Kecil berbahasa dengan baik seperti tanya jawab, memahami bentuk dan juga bunyi dari masing-masing huruf juga angka.
5. Perkembangan Sosial-Emosional
Perkembangan emosi anak usia pada usia dini menjadi hal yang perlu diperhatikan karena berperan penting dan terkait erat dengan pengenalan diri Si Kecil juga orang sekitar.
6. Perkembangan Seni
Setiap anak yang terlahir bersifat imajinatif dan memiliki sisi seni mereka sendiri. Si Kecil akan tertarik untuk mengekspresikan diri dan juga mulai mengeksplorasi diri dalam banyak hal dari sisi kesenian.
5). Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan
Faktor Genetik atau Keturunan.
Faktor Hormon.
Faktor Gizi.
Faktor Lingkungan Olahraga atau Kesehatan
Faktor Pendidikan.