Nama : Laura Gayatri
NPM : 2213032098
Kajian pustaka, atau tinjauan pustaka, adalah proses mengkaji kembali berbagai literatur yang telah dipublikasikan oleh akademisi atau peneliti sebelumnya yang berkaitan dengan topik penelitian yang sedang dilakukan (taylor & procter, 2010). Kajian pustaka tidak sekadar menyajikan daftar penelitian terdahulu, tetapi juga melakukan sintesis, analisis, dan evaluasi terhadap literatur yang relevan. Tujuannya adalah untuk memahami tren penelitian, membandingkan berbagai teori, mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap), serta memperkuat dasar konseptual penelitian (cooper, 1998).
Kajian pustaka memiliki peran yang sangat penting dalam penelitian, di antaranya:
• Menentukan landasan teori penelitian dengan memahami konsep yang sudah ada dan bagaimana penelitian ini dapat berkontribusi dalam memperkaya teori tersebut.
• Mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap), yaitu melihat aspek apa yang belum banyak dikaji oleh penelitian sebelumnya dan bagaimana penelitian ini dapat mengisi kekosongan tersebut.
• Menentukan metodologi yang tepat, karena melalui kajian pustaka, peneliti dapat mempelajari metode yang telah digunakan dalam studi terdahulu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan penelitian.
• Membangun argumen penelitian, sehingga peneliti memiliki dasar kuat dalam menjelaskan mengapa topik yang diangkat relevan dan penting untuk diteliti.
Dalam penelitian saya yang berjudul “pengaruh lembaga kesejahteraan sosial amanah bunda terhadap civic engagement pada lansia di desa sidoharjo, kabupaten pringsewu”, kajian pustaka berfungsi sebagai dasar untuk memahami konsep civic engagement pada lansia serta bagaimana lembaga kesejahteraan sosial berperan dalam meningkatkan keterlibatan lansia dalam masyarakat.
1. Mengidentifikasi teori yang mendukung: kajian pustaka akan menelaah teori civic engagement, teori aging dan partisipasi sosial, serta teori peran lembaga kesejahteraan sosial dalam komunitas.
2. Meneliti studi terdahulu: dengan mengkaji penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, saya dapat melihat bagaimana civic engagement lansia dipengaruhi oleh program sosial, baik dalam konteks nasional maupun internasional.
3. Membandingkan hasil penelitian sebelumnya dengan penelitian saya: jika penelitian terdahulu lebih banyak meneliti civic engagement secara umum, penelitian saya akan lebih spesifik dalam mengukur peran lks amanah bunda dalam meningkatkan keterlibatan lansia.
4. Menunjukkan kebaruan penelitian: kajian pustaka membantu saya menegaskan bahwa penelitian ini memiliki kontribusi unik, terutama dalam memberikan bukti empiris tentang bagaimana lansia yang tergabung dalam lks dapat lebih aktif dalam masyarakat dibandingkan mereka yang tidak terlibat dalam program serupa.