Kiriman dibuat oleh Winona Hidayatika

MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

oleh Winona Hidayatika -
Nama: Winona Hidayatika
NPM: 2211011095
Kelas: Manajemen B

Menurut analisis saya dari video tersebut, dapat saya simpulkan bahwa PKN berkaitan dengan warganegara. Pendidikan Kewarganegaraan juga sangat penting di perguruan tinggi karena mahasiswa merupakan generasi muda yang akan meneruskan kehidupan kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan juga merupakan usaha sadar menyiapkan peserta didik agar cinta, setia, dan rela berkorban untuk negara. PKN juga dapat melatih peserta didik untuk berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila. Mahasiswa juga akan belajar mengenai landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan dan dapat menerapkannya di kehidupan sehari-hari, pendidikan kewarganegaraan juga dapat membantu bangsa dan negara untuk dapat mengembangkan IPTEK.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Winona Hidayatika -
Nama: Winona Hidayatika
NPM: 2211011095
Jurusan : S1 Manajemen (A)

Analisis jurnal

Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Implikasi sila-sila dalam pengembangan iptek
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Arti dari sila ini adalah percaya dan yakin adanya Tuhan Yang Maha Esa pencipta alam semesta beserta isinya.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Artinya adalah Kesadaran sikap dan perbuatan yang didasarkan kepada potensi manusia dalam hubungannya dengan norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi sesama manusia maupun terhadap alam dan juga hewan.

3. Persatuan Indonesia
Adalah sebuah wujud dari paham kemanusiaan yang adil dan beradab

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Maksudnya adalah masyarakat dalam dapat memberikan keputusan melalui sebuah musyawarah yang penuh dengan tanggung jawab baik kepada Tuhan maupun kepada rakyat yang diwakilkannya.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Maksudnya adalah setiap warga negara Indonesia diperlakukan secara adil baik di dalam bidang hukum, politik, kebudayaan, dan juga ekonomi.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

oleh Winona Hidayatika -
Nama: Winona Hidayatika
NPM: 2211011095
Jurusan : S1 Manajemen (A)

Analisis soal 2

a. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab:
1. Sila pertama, perkembanga ilmu pengetahuan dan teknologi dimaknai sebagai rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas karunia akal budi untuk menciptakan iptek.
2. Sila kedua, perkembangan iptek harus sesuai dengan nilai kemanusiaan dan tidak merugikan
3. Sila ketiga, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara merata mempengaruhi seluruh negara dan rakyat. Selain itu, arahan ini juga menyampaikan kesadaran bahwa nasionalisme Indonesia dapat tumbuh seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
4. Sila keempat, kebijakan ini menekankan bahwa setiap warga negara harus mempunyai kesempatan untuk mengembangkan iptek sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya serta merasakan hasilnya, sehingga tidak ada monopoli iptek.
5. Sila kelima, kebijakan ini menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berlandaskan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan manusia.

b. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab: Harapan saya untuk pemimpin adalah mencerminkan setiap nilai Pancasila yang ada, melaksanakannya, setiap tindakan didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pemimpin juga harus menyelesaikan masalah dengan mengikuti nilai- nilai yang terkandung pada Pancasila dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.