Kiriman dibuat oleh Anis Sarlia

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

oleh Anis Sarlia -

Nama: Anis Sarlia Putri

Npm; 2213053173

Analisis jurnal 1 

Penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD negeri Lampeuneurut

guru bukan hanya mengajarkan siswa belajar agama di sekolah tetapi untuk memperdalam ilmu agama juga belajar di tempat-tempat seperti, pengajian, TPA. dan pesantren. Dengan dorongan dari guru siswa mau menuntut ilmu agama karena sangat berguna bagi mereka untuk kedepannya. Guru menanamkan nilai-nilai moral dilakukan dengan cara menanamkan disetiap mata pelajaran yang diajarkan, baik berupa nasehat, teguran ataupun tingkah laku guru yang menjadi contoh panutan mereka. Selain itu juga dapat ditanamkan diluar jam pelajaran seperti dilingkungan sekolah maupun di rumah karena hal tersebut akan menjadikan siswa mempunyai moral yang baik.

Adapun cara untuk menanamkan nilai-nilai tersebut adalah dengan menyisipkan ke semua mata pelajaran yang diajarkannya, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua. Disamping itu siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai tingkah laku yang baik karena sudah mengetahui beberapa nilai-nilai moral dan memudahkan guru untuk melanjutkannya.

Guru di SD Negeri Lampeuneurut telah menanamkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

oleh Anis Sarlia -

Nama : Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

"Pendidikan moral di sekolah dasar"

Pendidikan moral merupakan usaha yang dilakukan secara terencana untuk mengubah sikap, perilaku, dan tindakan yang dilakukan peserta didik agar mampu berinteraksi dengan lingkungan masyarakatnya sesuai dengan nilai moral dan kebudayaan masyarakat sekitar

Tahap tahap perkembangan moral

6-12 bulan, 12 - 18 bulan membuat komitmen dan perhatian terhadap objek, 18 -30 bulan menunjukkan perilaku menolak,, rasa bersalah, dan malu, 30-36 bulan lebih banyak verbal, 3-4 tahun perilaku menolong yg lain untuk pujian dan rasa bersalah, 4-6 tahun penalaran moral, 7-8 tahun penalaran moral fleksibel dan jenis permusuhan berkurang, 9-11Penilaian moral dipandu oleh rasa keadilan untuk memelihara tatanan sosial, 12-15 tahun mencerminkan kesadaran anak, 16-20 tahun relativisme berperan penting dalam penalaran moral, 20- 40 tahun penalaran moral bisa menjadi lebih rumit, 40-65 tahun penilaian moral bisa menjadi lebih rumit, 65 tahun ke atas penilaian moral bisa menjadi lebih rumit.

Permasalahan serta solusi perkembangan moral anak sekolah dasar 

1. Hilangnya kejujuran solusinya mengajarkan anak untuk lebih percaya diri akan jawabannya ketika anak berbicara jujur maka kita jangan memarahinya karna jika dimarahi maka anak akan merasa takut ketika akan berbicara jujur kembali dan dia akan lebih memilih berbohong.

2. Hilangnya ras tanggung jawab, seperti guru dapat melakukan hal hal kecil yaitu ketika ada anak yang tidak mengerjakan tugas maka guru dapat meminta anak tersebut untuk maju ke depan dan mengerjakan soal yang diberikan oleh guru di papan tulis atau diberikan hukuman jika tidak mengerjakan tugas. Sehingga mereka akan lebih bertanggung jawab jika diberikan tugas.

3. Rendahnya disiplin seperti banyak peserta didik yang terlambat memasuki sekolah maka solusinya pihak guru harus bersikap tegas dalam menangani anak murid yang sering terlambat dengan memberikan sanksi atau hukuman.

4. Kurang bisa bekerjasama misalnya ketika ada tugas kelompok maka sering libatkan anak dalam diskusi dan pemecahan masalah atau problem solving untuk membiasakan peserta didik bekerjasama dengan teman temannya.

5. Mengambil hak orang lain misalnya mencuri barang teman maka solusinya biasakan anak untuk menerima dan mensyukuri apa yang dia miliki dan tidak boleh mengambil hak orang lain.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

oleh Anis Sarlia -

Nama : Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

"Pendidikan moral tanggung jawab diri dalam keluarga"

1. Mendengar nasihat ayah, sebab ayah lebih tua dari kita dan mengetahui mana yang baik dan buruk serta yang memberikan nafkah bagi kita sebagai anaknya.

2. Menemani kakak, jika kita mempunyai kakak kita bisa menemaninya kemanapun seperti ke warung, bermain untuk meningkatkan hubungan kekeluargaan dan kerukunan.

3. Menjaga keselamatan adik, jika kita mempunyai adik maka kita harus menjaganya misalkan menemani adik bermain sepeda agar tidak terjatuh.

4. Membantu ibu, menjadi anak yang bertanggung jawab dan membantu ibu dalam keseharian seperti membantu menyapu, mencuci piring, dan sebagainya 

Pentingnya tanggungjawab dalam keluarga

-Agar hubungan antar keluarga semakin harmonis dan erat. --Agar keselamatan keluarga terjamin

- Dapat meringankan tugas keluarga seperti ketika mudik kita dapat membantu kakek dan nenek. 

-Belajar yang rajin untuk membuat bangga keluarga.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

oleh Anis Sarlia -

Nama : Anis Sarlia Putri

Npm : 2213053173

Analisis video 2

Dalam satuan pendidikan guru tidak hanya sebatas mengajar tetapi juga melakukan penilaian terhadap kemampuan peserta didik agar mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan secara merata. Maka ada yang namanya instrumen penilaian yaitu sebagai alat ukur untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dengan berbagai cara dan beragam alat penilaian belajar peserta didik.

Prinsip-prinsip Penilaian

1. Mendidik, hasil penilaian dapat dijadikan dasar untuk memotivasi dan mengembangkan minta bakat peserta didik agar tumbuh dengan optimal.

2. Berkesinambungan, penilaian dilakukan secara terencana, bertahap, dan terus menerus untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak.

3. Objektif, penilaian harus dilakukan secara adil.

4. Akuntabel, penilaian dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

5. Transparan, hasil penilaian yang sudah dilaksanakan sesuai prosedur dapat diakses oleh orangtua murid dan semua pihak yang berkepentingan.

6. Sistematis, penilaian ini dilakukan secara teratur dan terprogram sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan dengan berbagai instrumen.

7. Menyeluruh, mencakup semua aspek pertumbuhan dan perkembangan baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan.

8. Bermakna, hasil penilaian memberikan informasi yang bermanfaat bagi anak, orang tua dan guru.

Mekanisme Penilaian

A) Menyusun teknik, instrument penilaian serta menetapkan indikator capaian perkembangan anak.

B) Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, dan instrument penilaian.

C) Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar anak secara akuntabel dan transparan.

D) Melaporkan capaian perkembangan anak pada orang tua.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

oleh Anis Sarlia -

Nama : Anis Sarlia Putri

Npm : 2213053173

Analisis video 1

Etika, nilai, dan moral

-Etika adalah cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Seperti mengucapkan salam ketika akan memasuki rumah, mencium tangan kedua orang tua ketika akan pergi, dan membuang sampah pada tempatnya.

-Nilai ialah sesuatu yang memberi makna hidup yang dijunjung tinggi, yang mewarnai, dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Nilai juga bisa disebut penghargaan, penghormatan atau kualitas terhadap sesuatu yang dapat bermanfaat, menyenangkan, memuaskan, menarik, atau sebagai sistem keyakinan. Nilai juga bersifat  relatif, artinya nilai bergantung oleh tempat dan waktu dan bersifat subjektif, nilai berbeda-beda bagi setiap orang.

-Moral adalah hal-hal yang dapat mendorong manusia untuk melakukan tindakan yang baik sebagai kewajiban atau keharusan. Moral juga sebagai sarana untuk mengukur benar atau tidaknya sikap dan tindakan manusia dan kepekaan dalam pikiran, perasaan dan tindakan terhadap prinsip-prinsip dan aturan-aturan.

Etika, Nilai, dan Moral saling berkaitan, sebab semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir, sikap, dan perilaku yang baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Manfaat mempelajari etika, nilai, dan moral, yaitu: 

1. Kita dapat menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan

2. Meningkatkan toleransi

3. Lebih menghargai orang lain

4. Bertanggung jawab terhadap bidang kehidupan yang dijalani

5. Meningkatkan profesionalitas