Posts made by Anis Sarlia

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Tugas analisis

by Anis Sarlia -

Nama: Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

Penanaman nilai dan moral dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan proses penting dalam pengembangan karakter dan perilaku seseorang. Berikut adalah beberapa cara dan strategi untuk menanamkan nilai-nilai dan moral dilingkungan tersebut:

1. Pengaturan lingkungan belajar yang sehat dan aman: Memberikan lingkungan yang nyaman, bersih, dan aman untuk anak-anak mendidik. Lingkungan sekolah yang baik akan memungkinkan anak-anak mengembangkan sifat-sifat positif dan mengajarkan nilai-nilai yang baik.

2. Mendukung pencapaian dan kreativitas: perhatikan sifat pencapaian dan kreativitas anak-anak dengan menyediakan materi yang informatif dan menarik. Program pembelajaran yang menarik dan aktivitas yang inklusif dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan kreatif dan mengajarkan nilai-nilai yang positif.

3. Mempelajari keterampilan komunikasi dan emosional: Sekolah yang berbasis emosi memainkan peran penting dalam penanaman nilai-nilai dan moral dilingkungan. Program pembelajaran yang mengembangkan keterampilan komunikasi dan emosional dapat membantu anak-anak mengembangkan empati, etos, dan moral.

4. Mengintegrasikan kebudayaan lokal dan keterampilan kewirausahaan: Mengintegrasikan kebudayaan lokal dan keterampilan kewirausahaan dalam proses pembelajaran dapat membantu anak-anak mengembangkan nilai-nilai yang sesuai dengan budaya dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan.

5. Menggunakan metode pembelajaran yang efektif: Metode pembelajaran yang efektif, seperti blended learning, dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan mandiri dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral yang dilingkungan.

6. Membaca program kesadaran lingkungan: Program kesadaran lingkungan dapat membantu siswa menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan serta keterampilan mengembangkan mandiri untuk melindungi lingkungan.

7. Mengintegrasikan kebutuhan pelatihan dan pengembangan sosial dengan kurikulum: Mengintegrasikan kebutuhan pelatihan dan pengembangan sosial dengan kurikulum dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan mandiri dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral yang dilingkungan.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, penanaman nilai dan moral yang dilingkungan dapat menjadi kebiasaan dan dilakukan secara terus menerus oleh anak didik.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

by Anis Sarlia -

Nama: Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

Analisis jurnal 2 (PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA)

Pada era globalisasi dewasa ini di mana perkembangan informasi tersebar luas yang dapat diakses dengan sangat mudah, hal ini menyebabkan berbagai nilai- nilai atau anasir dari luar yang negatif tidak lagi dapat disaring sehingga dengan mudah mempengaruhi pemikiran dan karakter generasi (generasi masa kini) sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap pengikisan jatidiri yang terkait merosotnya penghayatan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, nilai sosial budaya bangsa dan perkembangan moralitas individu.

1. Konsep dasar karakter 

  A. Pengetahuan moral (moral knowing)

    Kesadaran moral, mengetahui nilai-nilai moral, pengambilan perspektif, penalaran moral, membuat keputusan, dan memahami diri sendiri.

  B. Perilaku moral (moral Action)

Perilaku moral adalah produk dari dua bagian karakter lainnya. Jika orang memiliki kualitas moral intelektual dan emosional seperti yang baik, mereka memiliki kemungkinan melakukan tindakan yang menurut pengetahuan dan perasaan mereka adalah tindakan yang benar. Meliputi kompetensi, kehendak , dan kebiasaan.

  C. Pendidikan orang tua

 Pendidikan karakter pada dasarnya mempunyai esensi yang tidak berbeda dengan pendidikan moral, budi pekerti dan pendidikan akhlak, yang bertujuan membentuk pribadi siswa, supaya menjadi pribadi yang baik, jika di masyarakat menjadi warga yang baik, dan jika dalam kehidupan bernegara menjadi warga negara yang baik. 

Perlu juga disadari bahwa pembinaan imtaq dan pembudayaan pada dasarnya meliputi pembinaan terhadap keyakinan, sikap, budi pekerti, dan nilai-nilai luhur budaya bangsa, Aspek-aspek tersebut dapat berkembang apabila ada pemahaman dan wawasan keagamaan dan budaya yang diperoleh dari proses alih nilai. Dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, proses alih nilai berlangsung secara lebih berkesinambungan sehingga interaksi berlangsung lebih efektif dibandingkan yang terjadi di kelas. Di samping faktor pembiasaan dan peneladanan, pembinaan imtaq dan pembudayaan dalam keluarga juga akan lebih berhasil karena adanya penghayatan terhadap nilai-nilai agama yang melahirkan keyakinan, sikap, perilaku dan budi pekerti dan akhlak yang seperti yang di atas.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

by Anis Sarlia -

Nama: Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

Analisis jurnal 1 (MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILENIAL)

Kalangan millenial. Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Para Dosen agama Universitas Pamulang melihat fenomena yang berkembang di masyarakat tentang semakin menjauhnya Agama terhadap kehidupan bermasyarakat yang diakibatkan perkembangan teknologi digital yang semakin merebak di era digital akhirnya berdampak pada perkembangan pembelajaran PAI di lingkungan MTs Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, dengan mengkaji masalah tersebut maka diperlukan tindakan nyata minimal mengadakan sosialisasi dan implementasi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat. Hal ini untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Tidak hanya itu anak-anak remaja harus diarahkan dan dibantu agar tidak hanya cerdas dalam akademis tapi juga mempunyai kemampuan softskill yang baik, terutama baik anak-anak remaja yang sedang mencari jati diri. Harapannya pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 6

by Anis Sarlia -

Nama: Anis Sarlia Putri

Npm: 2213053173

Analisis video 6 (Drama Penerapan Nilai Moral Pancasila Di Lingkungan Keluarga)

Di dalam video tersebut terdapat seorang ibu bernama Lala yang memiliki 2 orang putri bernama Caca dan Santi. Di mana kedua anak ibu Lala memiliki 2 sifat yang sangat berbeda. Caca memiliki nilai moral yang baik seperti sopan santun, rajin sembahyang, suka menolong, dan rendah hati, namun Santi memiliki nilai moral yang buruk kebalikan dari Caca seperti angkuh, pemabuk, tidak pernah sembahyang dll. Disini perilaku Caca dapat kita jadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari. Video tersebut mengajarkan bahwa kita harus senantiasa menerapkan pendidikan moral dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari perbuatan yang sederhana, agar kita terbiasa melakukan hal yang baik. Orang tua juga harus selalu mengajarkan dan mengajak anak dalam berbuat kebaikan.