Posts made by Marsya Alifiah_2211011050

Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050

A. Sistem etika perilaku politik saat ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, berbagai permasalahan yang sering terjadi mulai dari penyelenggara negara baik di lembaga eksekutif maupun di legislatif baik itu kasus korupsi, gratifikasi sampai dengan berita bohong (hoax) yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab membawa dampak yang buruk bagi perkembangan demokrasi Indonesia saat ini. Kita sering berfikir bahwa bagaimana konsep demokrasi yang ideal yang sesuai dengan pancasila agar kita dapat sampai pada sila pancasila yang kelima yaitu memberikan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (Sumber: Jurnal “Etika Politik Dalam Politik Hukum Di Indonesia (Pancasila Sebagai Suatu Sistem Etika)” VOL 3 NO 1 (2019))

B. Menurut saya, etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal saya sangat tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Sistem demokrasi di era globalisasi seperti yang sekarang ini, menimbulkan banyak perubahan yang mempengaruhi nilai-nilai etika (moral) yang sudah berlaku di kalangan masyarakat selama ini. Selain etika, globalisasi juga berpengruh dalam segala aspek kehidupan yang sudah ada, seperti halnya dalam perkembangan kebudayaan, pola pikir masyarakat, teknologi, serta pendidikan. Hal tersebut membuktikan bahwa globalisasi memilki pengaruh besar dalam tatanan kemajuaan serta perkembangan suatu negara. Pengaruh globalisasi yang paling bahaya, akan tetapi justru sering kali dianggap sepele adalah pengaruhnya dalam nilai-nilai etika (moral) masyarakat. Pada hakikatnya bangsa Indonesia telah merumuskan etika yang mengatur segala aspek kehidupan bermasyarakat serta bernegara di dalam pacasila. Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur yang bersifat universal dari berbagai ras, suku, bahasa, dan agama. Hilangnya nilai-nilai etika dalam masyarakat yang tercermin di dalam pancasila salah satunya adalah ketidakpedulian etika sosial dan keagamaan. Contoh saja di zaman sekarang banyak sekali di kalangan generasi muda yang kurang beretika, bahkan bisa dikatakan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat dan bersosialisasi. Hal tersebut akan membawa dampak buruk di masa yang akan datang. Mengingat bahwa generasi muda yang akan membawa sebuah perubahan di masa yang akan datang. (Sumber: https://www.harianbhirawa.co.id/meredupnya-etika-di-kalangan-para-pemuda/)
Solusi saya mengenai adanya dekadensi moral yang terjadi saat ini adalah dengan memberi pemahaman bahwa pentingnya beretika yang baik terhadap sesama, apalagi kepada yang lebih tua. Karena pada akhirnya, solusi apapun yang diberikan tidak akan bisa mengubah seseorang, apalagi terkait perilaku individu. Diperlukan adanya kesadaran dari diri sendiri untuk bisa mengubah tata perilaku dan beretika yang baik.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050

Analisis Video (Pancasila sebagai sistem etika)
Etika pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila pancasila untuk mengatur perilaku masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung dalam etika pancasila:
1. Sila ketuhanan, mengandung dimensi moral yang berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri pada sang Pencipta.
2. Sila kemanusiaan, yaitu upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama.
3. Sila persatuan, mengandung dimensi nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan rasa cinta tanah air.
4. Sila kerakyatan, mengandung nilai berupa sikap menghargai orang lain atau mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila keadilan, mengandung dimensi berupa peduli terhadap nasib orang lain, dan bersedia membantu orang lain yang kesulitan.

Urgensi pancasila dalam sistem etika:
1. Meletakkan sila-sila pancasila sebagai etika berarti menepatkan pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, tindakan, dan keputusan.
2. Pancasila sebagai sistem etika menjadi pedoman bagi setiap warga negara dalam tata pergaulan.
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara berkebangsaan yang berjiwa pancasila.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050

Analisis Jurnal Pertemuan 11
Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Sumber Etik)

Etik berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti watak atau adat dan asal kata moral yang sama artinya dengan kata etik dari bahasa Latin “mos” untuk tunggal dan jamaknya “mores” yang juga berarti adat atau cara hidup. Dari kedua perkataan tersebut, etik dan moral menunjukkan cara berbuat yang menjadi adat karena persetujuan atau praktek sekelompok manusia. Jadi moral dan moralitas dipakai untuk perbuatan yang sedang dinilai, sedangkan etik dipakai untuk pengkajian sistem nilai-nilai atau kode.
Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila. Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dengan pandangan hidup, serta filsafat hidup dari masyarakat tertentu.
Hubungan antara hukum dan etika terbagi dalam 3 (tiga) dimensi yaitu, dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya, dan dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya. Dimensi ketiga cakupan luasan atas hubungan etik dan hukum dimana etika lebih luas dari hukum, karena itu setiap pelanggaran hukum pasti merupakan pelanggaran etik, singkat kata pelanggaran hukum adalah pelanggaran etik. Tetapi, perbuatan yang dianggap melanggar etik belum tentu melanggar hukum. Etika juga berhubungan dengan hukum dalam hal bagaimana manusia mempertimbangkan untuk mematuhi peraturan dan kewajiban, bukan karena takut akan dikenai sanksi, tetapi karena kesadaran diri bahwa hukum serta peraturan dan kewajiban tersebut baik dan perlu dipenuhi oleh dirinya sendiri. Etika berfungsi sebagai pagar preventif atas perilaku baik dan buruk sebelum perilaku menjangkau ketentuan benar dan salah yang merupakan fungsi pagar perilaku bagi hukum. Dengan demikian, perilaku menyimpang manusia harus melewati sistem etika yang berfungsi sebagai koreksi dan sebisa mungkin tidak perlu memasuki mekanisme hukum dalam penyelesaian penyimpangan perilaku manusia tersebut.
Nama: Marsya Alifiah
NPM: 2211011050
Kelas: Manajemen A

Menurut saya, pedoman bagi bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur adalah Pancasila. Keberagaman Indonesia adalah kekayaan dan juga kekuatan bangsa. Sebuah negara yang memiliki keberagaman harus ada unsur perekat yang universal, yaitu unsur ketuhanan (kepercayaan akan adanya Tuhan Yang Maha Esa). Jika kita percaya akan adanya Tuhan, maka kita akan menghargai keberagaman. Karena, Tuhan-lah yang menciptakan manusia yang beragam. Kita tidak boleh membedakan antarsesama karena kita sama-sama manusia yang diciptakan Tuhan. Manusia yang beradab adalah manusia yang bisa menghargai dan menghormati keberagaman. Persatuan akan tercipta apabila kita menghargai keberagaman yang ada di masyarakat. Saat ini, masih terjadi kerusuhan antar umat beragama, seperti perusakan tempat ibadah. Ada pula tawuran dan kericuhan lainnya yang merusak persatuan bangsa. Untuk menciptakan persatuan dan cita-cita masyarakat yang adil dan makmur, kita perlu menghargai, menghormati, dan menyayangi antar sesama manusia.