Kiriman dibuat oleh Dinda Rara Arum 2211011103

Nama: Dinda Rara Arum
npm   : 2211011103
Manajemen Kelas A
1. Tanggapan saya untuk mengatasi berita hoax yaitu dengan memilih dan memilah serta menelaah berita yang saya dapat kemudian mendalami secara kritis berita yang telah beredar atau saya temukan agar tidak termakan oleh berita hoax.
2. Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai nilai pancasila akan berdampak buruk bagi masyarakat salah satunya penyebaran berita hoax yang terpapar banyak dimedia sosial.
Solusi dari saya yaitu dengan memberikan pemahaman bahwa pentingnya menanamkan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari agar apa yang kita sampaikan dan diterima oleh orang lain teruji kebenarannya atau sesuai dengan fakta sehingga terciptanya kerukunan dan kesatuan masyarakat.
3. Solusi saya yang berkaitan dengan jurusan yaitu menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan lebih berkompeten dalam bidang pemasaran serta menciptakan pemimpin pemimpin dalam perkembangan iptek yang ada sehingga sifat konsumenrisme dalam masyarakat dapat berkurang karna dengan adanya rasa percaya diri terhadap pengakuan yang dimiliku serta pengembangan iptek melalui sumber daya yang unggul dalam jurusan saya.
Nama: Dinda Rara Arum
npm   : 2211011103
Manajemen Kelas A
1.
• Pertama Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa penerapan dalam disiplin ilmu yang saya miliki saya melaksanakan kewajiban beribadah sesuai agama yang saya anut dan sesuai dengan syariat yang ada di agama saya. Dalam era globalisasi banyak sekali permasalahan radikal di dalam lingkup agama maka saya mensiasatinya dengan beretika toleransi terhadap keberagaman agama yang ada.
• Kedua Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab dalam disiplin ilmu yang saya miliki saya berperilaku adil terhadap sesama kalangan masyarakat dan memiliki etika yang baik dalam bermasyarakat. Nilai Pancasila kedua Dalam menghadapi era globalisasi banyak sekali permasalahan tentang penindasan HAM maka saya mengakui persamaan derajat saling mencintai sesama manusia dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaaan serta berani membela kebenaran dan keadlian.
• Ketiga Nilai Persatuan Indonesia dalam disiplin ilmu yang saya miliki saya menjaga keutuhan NKRI dari berbagai aspek. Nilai sila Pancasila ketiga dalam menghadapi era globalisasi saya memiliki etika mengakui Bhineka Tunggal Ika, suku bangsa, etnis, agama, adat istiadat dan kebudayaan serta pengakuan atau cinta dan bangga akan bangsa negara republik indonesia.
• Keempat Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijkasanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan disiplin ilmu yang saya miliki dalam kehidupan sehari hari yaitu dengan melakukan musyarawah untuk mencapai mufakat dalam memecahkan suatu masalah atau merumuskan suatu kepentingan bersama. Nilai sila Keempat dalam menghadapi tantangan era globalisasi yang dimana rasa individualisme masih banyak tertanama pada oknum oknum yang mengucilkan atau meremehkan permusyawaratan maka saya bertindak mengikuti segala kedaulatan secara bersama dan manusia sebagai warga negara dalam sebuah demokrasi yang mempunyai hak dan kewajiban.
• Kelima Nilai Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia disiplin ilmu yang saya miliki yaitu dengan berperilaku adil dalam bidang kehidupan terutama politik ekonomi sosial dan budaya. Dalam menjawab tantangan era globalisasi yaitu dengan menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan dalam hubungan dengan dirinya sendiri manusia dan tuhannya serta sesama manusia lainnya.

2.Harapan saya mengenai Model Pemimpin, Warganegara dan Ilmuwan yang Pancasialis di masa sekarang dan masa mendatang adalah orang orang yang mempenyuai paham dan penerapan nilai nilai pancasila yang terealisasikan secara menyeluruh dan baik bagi kehidupan masyarakat serta memahami nilai nilai pancasila dalam dirinya sendiri yang bertujuan untuk diimplementasikan keseluruh kalangan masyarakat.
NAMA : DINDA RARA ARUM
NPM : 2211011103
MATKUL: PKN MANAJEMEN KELAS A


JUDUL : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
PENULIS : Syarifuddin
NAMA JURNAL : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
VOL JURNAL : Volume 2 Nomor 2 Desember 2018
PENDAHULUAN : Panjangnya perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia, sudah seharusnya kita mempertahankan kemerdekaan bangsa ini dengan mengisinya dengan pembangunan. Para pengada negara Indonesia telah merumuskan dasar-dasar ideologi bangsa dengan jalan musyawah dan mufakat. Perumusan dasar negara telah digali oleh para pengada negara Indonesia dari berbagai macam unsur yang ada di nusantara. Berbagai macam unsur tersebut tersarikan dalam wujud Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia telah bersifat final, sehari setelah Proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno dan Hatta. Pancasila harus menjadi dasar dalam pengembangan ilmu dan teknologi.

ISI : Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang terlampau deras terlalu menyebabkan mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga Negara menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila sebagai dasar negara bangsa Indonesia telah bersifat final, sehari setelah Proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno dan Hatta. Konsep Dasar Pancasila Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Menurut Muhammad Yamin bahwa Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti kirim, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik, sedangkan pendapatnya Notonegoro bahwa pancasila adalah dasar falsafah negara indonesia, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia (Burhanudin S, 1988).
Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turuntemurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Berdasarkan berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara indonesia. Pancasila sebagai Filsafat Ilmu Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa pancasila merupakan pedoman atau petunjuk dalam hidup berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai filsafat ilmu didalam mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan keahlian, tidak sekedar memenuhi aspirasi ingin tahu dari manusia yang tidak habis-habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila yang dipublikasikan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidunya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasanar teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai kepribadian mental dan moral manusia.
KESIMPULAN : Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia yang terumuskan dari proses akulturasi budaya nusantara yang berlangsung berabad-abad. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Dinda Rara Arum 2211011103 -
Nama: Dinda Rara Arum
NPM  : 2211011103
TANGGAPAN ARTIKEL
ARTIKEL 14.a
Indonesia kini telah memasuki zaman modern dimana kemajuan pesat terjadi dalam ilmu pengetahuan dan juga teknologi hal ini menyebabkan peradaban manusia mengalami perubahan yang sangat signifikan. Saat ini semua negara di belahan dunia terasa seperti dalam radius yang sangat dekat, hal ini disebabkan oleh adanya perkembangan teknologi sehingga memudahkan semua orang di belahan dunia untuk bisa berkomunikasi walau terhalang jarak yang jauh.Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini selain dapat memberikan dampak positif dan berbagai kemudahan untuk kehidupan manusia, tak bisa kita pungkiri juga perkembangan IPTEK ini juga dapat mendatangkan berbagai hal-hal yang negatif. Oleh karena itu IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangnya baik dari aspek nilai agama maupun budaya semua haruslah relevan dan senantiasa mengacu pada nilai-nilai luhur bangsa agar tidak merugikan manusia dan merusak sendisendi kehidupan bangsa. Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur yang dipercaya sebagai perisai pelindung bangsa tentunya juga harus ikut berperan dalam menghadapi kemajuan IPTEK ini, dan sebaliknya IPTEK juga harus senantiasa berdasar pada nilai-nilai pancasila, karena pancasila sejatinya adalah media akulturasi dari berbagai pemikiran mengenai agama, pendidikan, politik, sosial, budaya, dan juga ekonomi yang mengkoordinir berbagai aktivitas kehidupan dalam masyarakat.
Jika IPTEK dianggap tidak berhubungan dengan nilai budaya ataupun agama hal ini akan menyebabkan tidak adanya nilai human-religius.
•Perkembangan IPTEK di Indonesia
Perkembangan IPTEK yang ada di Indonesia haruslah senantiasa dikawal dengan nilai-nilai agama dan budaya yang terkandung dalam ideologi bangsa yaitu pancasila agar kehidupan bangsa tidak rusak karena pengaruh buruk IPTEK yang tidak sesuai dengan jati diri masyarakat Indonesia. Pancasila adalah paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia, oleh karena itu ilmuwan harus mengembangkan ilmunya dengan pertimbangan apakah tujuannya sudah sesuai dan tidak merugikan manusia, serta harus diimbangi juga dengan pelestarian alam dan budaya.Ilmu pengetahuan dan teknologi atau yang biasa dikenal dengan singkatan IPTEK adalah suatu sumber yang mana seseorang bisa mengelola dan juga menggunakannya dalam kehidupannya baik dari penemuan baru tentang suatu ilmu atau teknologi dan juga perkembangan dari ilmu dan teknologi itu sendiri.IPTEK ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di berbagai bidang kehidupan. Perkembngan IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit yaitu di Indnesia misalnya ada satelit Palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik seperti televisi, radio, telepon dan yang lainnya, adanya smartphone dan gadget beserta berbagai aplikasi yang ada dengan adanya jaringan internet juga merupakan contoh kemajuan IPTEK dimana semua hal dapat dilakukan melalui alat canggih tersebut baik komunikasi, mencari informasi, menjual barang, membeli barang, belajar dan masih banyak lagi.
•Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Iptek

Perkembangan IPTEK dapat memberikan dampat positif bagi kehidupan manusia diantaranya yaitu
1. Menunjang kegiatan produksi, dengan adanya kemajuan IPTEK terciptalah berbagai mesin-mesin canggih yang dapat digunakan untuk menunjang dihasilkannya suatu barang atau jasa tentunya dengan hasil yang lebih baik, waktu yang lebih cepat, dan hasil yang lebih banyak. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya pabrik yang menggunakan mesin-mesin modern dalam memproduksi produk mereka, selain itu juga kemajuan IPTEK bisa membantu memasarkan produk melalui sosial media dan juga berbagai online shope yang tersedia.
2.Memudahkan komunikasi dengan orang lain, contohnya yaitu dengan adanya handphone dan berbagai sosial mediakita semua bisa berkomunikasi dengan siapa saja dengan mudah walau terpisah jarak yang jauh.
3.Memudahkan proses pembelajaran, dimana guru dan siswa dapat mencari lebih banyak informasi dan materi pembelajaran di internet serta pada pandemi seperti ini memudahkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh dengan sistem daring.
Selanjutnya yaitu dampak negatif dari perkembangan IPTEK bagi kehidupan manusia, diantaranya yaitu
1. Carding, yaitu pembobolan kartu kredit melalui internet untuk mendapatkan kode kartu, penipuan melalui pesan singat, pembajakan akun dan masih banyak lagi. 2.Membuat ketergantungan dan rasa malas, karena terlalu nyaman dan dimudahkan oleh teknologi orang-orang bisa saja timbul rasa malas dan sangat tergantung pada teknologi.
3.Mengandung unsur kekerasan bahkan pornografi, yaitu dari tayangan yang ada di internet yang bisa diakses siapa saja dan hal ini dapat merusak karakter anak bangsa.
Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan IPTEK sangatlah penting dimana Pancasila dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan dan juga pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia yang luhur dan mulia. Pengembangan IPTEK juga harus senantiasa berakar pada budaya bangsa, serta IPTEK harus senantiasa menghormati dan terbuka dengan segala kritik yang ada dari masyarakat yang tentunya untuk arah yang lebih baik.

ARTIKEL 14.b
Ringkas Sekarang

Summarized Text

RingkasanTampilkan PeluruJalur Terbaik

1. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
• tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
• aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
• suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
• kemanfaatan pada semua pihak, dan
• terpenuhinya hakekat keadilan adil.
3.Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu
yang dikembangkan di Indonesia tidak
akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan
sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia
Nama:Dinda Rara Arum
NPM  : 2211011103
S1 MANAJEMEN KELAS A
Analisis Jurnal
JUDUL : URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
PENULIS : Ika Setyorini
NAMA/VOL JURNAL : jurnal syariati (al-qur’an dan hukum) / Vol. IV No. 02, November 2018
ABSTRAK  : Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai budaya, agama bangsa Indonesia .
PENDAHULUAN : Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia berdasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambrambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
KATA KUNCI : Indonesia, Nilai, Pancasila, Teknologi.
ISI: Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai ilmu paradigma bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang wajib. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas....
Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Berdasarkan uraian diatas maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur penyelesaian aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa; (ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arah kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman meliputi kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan (iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu,
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat Vol. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus dilandasi dengan nilai pancasila sebagai faktor pengembangan internal. Ketiga, nailainilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. dalam kondisi seperti di atas maka diperlukanlah suatu platform yang mampu dijadikan sebagai ruhnya dagi perkembangan iptek di indonesia.
KESIMPULAN : Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberiksn kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatihjan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutmya. Dan bahkan akan berdampak enyentuh pada nilai kemanusian secara universal. Nila kemnusiaan itu akan bukan milik sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.