གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Tribuana Ningrum_2211011039

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Tribuana Ningrum_2211011039 གིས-
NAMA : TRIBUANA NINGRUM
NPM : 2211011039
KELAS : S1 MANAJEMEN A

Hakikat dan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi menurut saya antara lain membahas pengertian landasan idiil dan hukum sumber historis, sumber sosiologis, sumber politik, dinamika esensi dan urgensi pendidikan kewarganegaraan.

Selain itu pendidikan kewarganegaraan adalah usaha sadar menyiapkan peserta didik agar cinta setiap berani berkorban membela bangsa dan negara selain itu melatih peserta didik berpikir kritis analitis bersikap demokratis.

Menurut saya berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan landasan hukum adalah Pancasila sebagai dasar negara dan Pancasila sebagai pandangan hidup

Sumber historis, sosiologis, dan politik pendidikan kewarganegaraan sumber historis substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka. Sumber sosiologis masyarakat memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk menjaga memelihara dan mempertahankan eksistensi negara bangsa sumber politik.

Urgensi pendidikan kewarganegaraan perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara masa depan Pendidikan Kewarganegaraan ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.

Manajemen A MKU PKN Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POSTTEST

Tribuana Ningrum_2211011039 གིས-
NAMA : TRIBUANA NINGRUM
NPM : 2211011039
KELAS : S1 MANAJEMEN A

Menurut analisis saya pada saat yang sama masyarakat masih cenderung melakukan penyelesaian konflik melalui cara-cara yang tidak demokratis, main hakim sendiri, memaksakan kehendak, dan praktik money politics sebagai cermin dari perilaku dan sikap yang bertolak belakang dengan demokrasi yang diperjuangkan oleh kalangan reformis selama ini.

Di dalam mewujudkan demokrasi yang berkeadaban maka peranan pendidikan kewarganegaraan (Civic Education) dirasa sangat urgen dan mendesak sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia. Pendidikan kewarganegaraan di Perguruan Tinggi saat ini telah diwujudkan dalam bentuk mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi No.

Tujuan pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya adalah menjadikan warga negara yang cerdas dan baik serta mampu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Upaya mewarganegarakan individu atau orang orang yang hidup dalam suatu negara menjadi tugas dan tanggung jawab pokok yang diemban oleh Negara.

Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter (Character Building) bangsa Indonesia yang antara lain:
a) membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
b) menjadikan warga negara Indonesia yang cerdas, aktif, kritis dan demokratis, namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa.
c) mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggung jawab.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

Tribuana Ningrum_2211011039 གིས-
Tribuana Ningrum
2211011039
Manajemen
Soal 1

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab:
Menurut saya tidak mudah memberi tahu seseorang terkait berita hoaks apabila orang tersebut menyukai kontennya. Oleh karena itu, hoaks semakin sulit dibedakan karena telah menyusup kehidupan seseorang. Elit politik harus sadar bahwa kemenangan yang diraih dengan menghalalkan penyebaran berita hoaks adalah kekalahan bangsa.

Cara untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs adalah:
1. Hindari Judul yang Provokatif
2. Periksa sumber berita
3. Periksa alamat situs web
4. Berpikir logis dan kritis
5. Konfirmasi dahulu sebelum di share


B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab:
Untuk mengatasi pengaruh negatif akan pengembangan IPTEK, sudah seharusnya IPTEK selaras dengan nilai" yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945, menjadi manusia yang beradab dalam pengembangan IPTEK,dan ikut membantu pemerintah dalam pengembangan IPTEK lebih baik lagi dengan cara bijak dalam bersosial media.


C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab:
1)Perencanaan. Dalam mengambil kebijakan harus merencanakanya terlebih dahulu, sehingga konsumsi yang akan kita lakukan bisa dibatasi
2) Pengorganisasian. Setelah perencanaan, kita tidak lupa untuk melihat seberapa banyak sumber daya yang kita punya
3) Memimpin. Untuk mencapai tujuan yang kita inginkan kita harus memotivsai diri, jangan sampai motivasi terkait pembatasan konsumsi yang kita lakukan tidak tercapai
4) Mengendalikan. Selalu memantau seluruh tahapan yang telah dibuat.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

Tribuana Ningrum_2211011039 གིས-
Tribuana Ningrum
2211011039
Manajemen A
Soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawab :
• Sila pertama
Bahwa perkembangan IPTEK diartikan sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat tanpa tidak memikirkan dampak yang terjadi.
•Sila kedua
Dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara yang sesuai dengan nilai kemanusiaan dan memiliki adab agar tidak merugikan manusia yang bertujuan untuk menyejahterakan manusia.
•Sila ketiga
Dalam pengembangan IPTEK ilmuwan harus berjiwa nasionalisme,
sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
•Sila keempat
Sila ini memberikan penekankan akan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
•Sila kelima
Dengan menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan dalam hubungan dengan dirinya sendiri manusia dan tuhannya serta sesama manusia lainnya.

2.Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasialis di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawab:
Pemimpin yang dibutuhkan Bangsa Indonesia adalah pemimpin yang berjiwa Pancasila. Mengapa harus berjiwa Pancasila. Pemimpin harus memiliki lima karakteristik sebagaimana yang terkandung dalam Lima sila yang terdapat dalam Pancasila.
Antara lain:
Pemimpin yang beriman cenderung akan memiliki perilaku yang baik karena ia akan melibatkan Tuhan dalam setiap tindakannya.
Pemimpin harus memiliki kesadaran tinggi atas hak dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin.
Pemimpin akan memiliki loyalitas atau pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya.
Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.
Pemimpin yang adil akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi rakyatnya.