Kiriman dibuat oleh Adha Al Fatah_2211011023

Adha Al Fatah
2211011023

Video tersebut menunjukkan adanya aksi kontra oleh sejumlah warga terhadap perusahaan yang membuang limbah industri ke sungai dekat pemukiman warga. Akibatnya, warga merasa terganggu akan bau yang ditimbulkannya. Dari informasi yang didapatkan, limbah tersebut berasal dari pabrik/industri pakaian dari 6 perusahaan yang tidak bertanggung jawab mengatasi pengolahan limbahnya. Diketahui, aksi tersebut terjadi di Pekalongan, Jawa Tengah.
Masyarakat desa di Jawa tengah melakukan aksi demo kepada pabrik pakaian diakrenakan pabrik tersebut
melakukan pembuangan limbah dengan tidak efektif, seharusnya limbah diolah menjadi
limbah yang ramah lingkungan terlebih dahulu kemudian bisa dialirkan atau dibuang ke lingkungan
sekitar.

Warga juga melakukan demo karena perusahaan telah lama melakukan kesalahan tersebut,
yaitu selama duapuluh lima tahun perusahaan meakukan kesalahan. Warga juga resah dengan kesalahan yang dilakukan oleh perusahaan.
Kasus ini sesuai dengan sila ke-2. Nilai Kemanusiaan Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu artinya kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani masing-masing, dengan memperlakukan sesuatu hal dengan sebagaimana semestinya.

a. Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan, ilmu dikembalikan pada fungsinya semula yaitu kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok atau lapisan tertentu.

b. Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab, membangan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha yaitu untuk mencapai kesejateraan umat manusia.
Adha Al Fatah
2211011023

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa indonesia. (Hernowo, 2006 : 3).


[  ] Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari bangsa Indonesia.

[  ] Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.

nilai-nilai dasar Pancasila secara
normatif menjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolak ukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan
di Indonesia.

[  ] Nilai-nilai Pancasila Pancasila
meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
fathers;

(ii) nilai instrumental
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan oleh lembaga
penyelenggara negara;

(iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya.



2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika, diantaranya (Kaelan,
2000: 45).
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak.
b. Sila Kemanusiaan  Yang
Adil dan Beradab,
pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan
iptek. Iptek adalah salah satu perkembangan dalam budaya hidup
manusia, yang pada hakekatnya
bertujuan demi kesejahteraan
bersama.



c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbangsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara, persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan,
hal ini mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengen
menghormati dan mengharai
kebebsana orang lain dalam bersikap
serta terbuka untuk mendapatkan
masukan, kritik dan saran yang
membangun.
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumbah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamain abadi dan
keadilan sosial, maka disusunlah
kemerdekaan Kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Diskusi

oleh Adha Al Fatah_2211011023 -
Adha Al Fatah
2211011023

14a. Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK

Memasuki zaman yang semakin modern di dalam kehidupan kini kita mengacu pada dunia digital yang semakin maju, begitu pula dengan IPTEK. Perkembangan IPTEK saat ini selain memberikan dampak yang positif di dalam kehidupan tidak dapat di pungkiri kalau perkembangan IPTEK juga memberikan dampak negative.

Oleh karena itu, di dalam mengembangkan atau menciptakan IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila atau nilai ideologi yang ada, baik dari aspek agama ataupun aspek budaya agar tidak merusak nilai-nilai luhur bangsa dan tidak merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.

14b. Ketuhanan
Menurut Notonagoro, sila ke-Tuhanan Yang Maha Esa mengandung isi arti mutlak, bahwa dalam Negara Republik Indonesia tidak ada tempat bagi pertentangan dalam hal ke-Tuhanan atau keagamaan, bagi sikap dan perbuatan anti-Ketuhanan atau anti keagamaan dan bagi paksaan agama.

Kemanusiaan
Kebenaran adalah aktualisasi atau
perwujudan dan terpenuhinya hakekat
manusia. Notonagoro menyatakan, sila kedua dari Pancasila mengandung cita-cita kemanusiaan, yang lengkap sempurna memenuhi hakekat manusia. (Notonagoro, 1995: 93) Hakekat yang dimaksud dalam hal ini meliputi: bhinneka-tunggal dan majemuk-tunggal atau monopluralis.

Persatuan
Notonagoro menyatakan, sifat mutlak
kesatuan bangsa, wilayah dan Negara
Indonesia yang terkandung dalam sila ketiga, dengan segala perbedaan dan pertentangan di dalamnya, memenuhi sifat hakekat daripada satu, yaitu mutlak tidak dapat dibagi. Segala perbedaan dan pertentangan adalah hal yang biasa yang justru pasti dapat disalurkan untuk memelihara dan mengembangkan kesatuan kebangsaan. (Notonagoro, 1995: 120)

Kerakyatan
Menurut Notonagoro, sila keempat terdiri atas dua cita-cita kefilsafatan, yaitu: 1. Kerakyatan yang mengandung cita-cita bahwa negara adalah alat bagi keperluan seluruh rakyat serta pula cita-cita demokrasi sosial-ekonomi. 2. Musyawarah atau demokrasi politik yang dijelmakan dalam asas politik negara, ialah Negara Berkedaulatan Rakyat.

Keadilan
Kebenaran adalah terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Inilah makna kebenaran dalam Pancasila yang bersumber dari sila kelima. Hakekat daripada adil menurut pengertian ilmiah, yaitu terpenuhinya segala sesuatu yang telah merupakan suatu hak dalam hidup bersama sebagai sifat hubungan antara satu dengan yang lain, mengakibatkan bahwa memenuhi tiap-tiap hak di dalam hubungan antara satu dengan yang lain adalah wajib. Sehingga, kebenaran dalam konteks Pancasila merupakan kebenaran

Teori kebenaran
Dalam lingkup perbincangan
kefilsafatan, sistem filsafat Pancasila harus memenuhi tiga teori kebenaran, yakni teori kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Sehingga sistem filsafat Pancasila menjadi tangguh di hadapan sistem filsafat yang lain.
1.Teori kohersi
Hubungan logis sebagai pengakuan
atau cerminan teori koherensi terlihat pada susunan Pancasila yang menurut Notonagoro bersifat hirarkhis dan berbentuk piramidal (Suhadi, 1980: 14). Artinya, kelima sila Pancasila itu menunjukkan satu rangkaian
yang bertingkat, sehingga tidak boleh
dibolak-balik tata urutannya.
2. Teori korespondensi
Menurut teori korespondensi ini, satu
pernyataan benar jika materi pengetahuan yang dikandung pernyataan itu berhubungan
dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori pragmatik
Pancasila sebagai pemersatu bangsa
Indonesia. Hal ini memang menunjukkan bahwa sistem filsafat Pancasila berfungsi secara praktis.

Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-silanya harus merupakan sumber nilai, kerangka berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Oleh karena itu sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek yakni :
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa,
mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan
kehendak.
Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral.
Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsaasyarakat internasional.
Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmah kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis.
Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia, kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan,
Nama : Adha Al Fatah
NPM : 2211011023

Diera globalisasi perkembangan IPTEK sangatlah pesat dan cepat. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa yang hidup di era teknologi 4.0 dan di era society 5.0 harus mengikuti dan menyeimbangkan arus informasi dan teknologi yang bisa berdampak positif dan negatif bagi kehidupan kita. Kita harus menerima IPTEK dengan keterbukaan diri kita dan juga menerima IPTEK dgn penuh keahlian yang kita miliki agar kita tidak ketinggalan dari informasi teknologi.

Hubungan Pancasila dengan IPTEK sangatlah erat terhadap nilai-nilai yang ada di dalam pancasila itu tersendiri.
-Nilai ketuhanan yang maha esa yang dimana kita harus berfikir secara rasional karena mengapa ? Ideologi kepercayaan di Indonesia bertolak belakang dgn ideologi barat karena ideologi barat TDK percaya bahwa Tuhan tu ada, mereka harus membuktikan Tuhan tu ada dengan IPTEK mereka sendiri.
-kemanusian yang adil dan beradab bahwa IPTEK tercipta dari sebuah budaya manusia yang bermoral dan beradab.
-persatuan dan kesatuan bahwa IPTEK harus mengembangkan nilai nasionalisme terhdp setiap manusia yang berada di negara di dunia ini.
-kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan yang di mana bahwa sebuah ilmuwan menciptakan sebuah karya ilmiah harus didasari dengan rasa menghormati, menghargai akan sebuah kritik yang dia terima dari ilmuwan buat , oleh karena itu tercipta sebuah musyawarah mufakat secara online.
-keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bahwasanya iptek harus mengembangkan rasa keadilan terhadap pengguna iptek itu tersendiri tanpa memandang kasta tinggi dan kasta rendah seperti contoh pengguna iPhone tidak selevel dengan pengguna android, itu tidak boleh.

Sekian terimakasih banyak