Kiriman dibuat oleh Kyla Nisrina

1. Dalam penelitian ini digunakan teknik random sampling agar data penelitian menjadi lebih akurat dan sah.

2. Sejak usia enam tahun, Lutfi sudah menghafal berbagai lagu anak-anak, Pancasila, dan ayat-ayat pendek.

3.Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh ketika kembali dari rumah anak perempuannya.

4. Tolong beritahu saya kapan dia akan kembali dari Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.

5. Mahasiswa yang ingin menonton konser tersebut diminta menghubungi Ibu Prof. Dr. Sakhira, M.Si.

6. Jika harga bensin naik lagi, banyak rakyat miskin yang akan merasa kesulitan dan dirugikan, apalagi mahasiswa yang kos.

7. Bunga-bunga anggrek, terompet, sedap malam, mawar, anyelir, dan melati tumbuh subur di depan rumah Reihana.

8. Saya akan mempertimbangkan saran yang diberikan dengan baik.

9. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Prof. Dr. Nadya Amalia karena bimbingannya kami dapat menyelesaikan skripsi ini.

10. Berdasarkan berbagai pendapat, peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan adalah sesuatu yang sangat penting.
RANGKUMAN PPT

Kalimat efektif adalah kalimat yang menjelaskan suatu gagasan secara jelas dan tepat yang bertujuan agar pembaca dapat cepat memahami arti dari kalimat yang ditulis.
Adapun ciri-ciri dari kalimat efektif, yaitu:
1. Kelogisan
Salah satu ciri-ciri kalimat efektif adalah memiliki makna yang dapat diterima oleh akal manusia dan penulisannya sesuai dengan kaidah yang berlaku.
2. Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan yang padu dalam kalimat antara kata atau kelompok kata, sehingga sebuah kalimat tersebut saling memiliki keterkaitan makna.
3. Kesejajaran
Kesejajaran adalah kalimat yang memiliki kesamaan bentuk, makna, dan perincian sehingga memudahkan pemahaman sebuah kalimat.
3. Kehematan
Kehematan adalah pemakaian kata yang cermat dan menghindari penggunaan kata mubazir.
4. Kevariasian
Kalimat yang menggunakan kevariasian ini akan memiliki keanekaragaman bentuk bahasa agar minat pembaca tetap tinggi. Kevariasian memiliki beberapa macam, diantaranya: variasi sinonim kata, variasi aktif pasif, variasi panjang pendek kalimat, variasi jenis kalimat, dan variasi pola kalimat.
5. Kefokusan
Kefokusan adalah pemusatan perhatian pada bagian kalimat tertentu. Kefokusan kalimat dapat dilakukan melalui tiga cara, yaitu pengedepanan, pengulangan, dan pertentangan.


RANGKUMAN VIDEO
Kalimat efektif merupakan sebuah kalimat yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam hal penyampaian pesan, gagasan, pikiran, perasaan kepada pembaca atau pendengar. Dengan kata lain kalimat efektif merupakan satuan lingual yang diutarakan seorang penulis atau pembicara kepada pendengar atau pembacanya, dan si pembaca atau si pendengar dapat mengerti dapat memahami apa yang disampaikan sebagaimana si penulis atau si pembicara memaknai apa yang ia sampaikan.
Singkatnya kalimat efektif adalah kalimat yang jika kita dengar atau kita baca kita dapat memahaminya dengan mudah.
Ada beberapa aspek yang perlu kita kuasai terkait penyusunan kalimat efektif.

1. Keutuhan
Keutuhan adalah kesepadanan struktur dan makna dalam kalimat setiap unsur.
2. Kesejajaran
Kesejajaran adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat. Kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat contoh: "Perusahaan harus mengkaji kebijakan dalam pengambilan keputusan untuk kesejahteraan karyawan” pada kalimat ini terdapat kata-kata ‘mengkaji’ kemudian ‘pengambilan’ dan ‘kesejahteraan’ kata-kata tersebut harus dijadikan sejajar atau sepadan.
3. Kefokusan
Kefokusan keputusan merupakan penegasan atau penekanan kepada ide pokok di dalam sebuah kalimat.
4. Kehematan
Kehematan adalah penanggalan kata-kata mubazir dalam kalimat. Perlu kita ingat bahwa kata-kata mubazir disini berarti kata-kata yang jika kita tidak gunakan maka tidak akan mempengaruhi nilai makna dari sebuah kalimat.
5. Kecermatan
Kecermatan berarti kalimat tidak bersifat ambigu atau tidak menimbulkan tafsir ganda.
6. Kevariasian
Dapat kita lakukan dengan mengubah struktur kalimat atau diksi yang terdapat di dalam kalimat tersebut sehingga kalimat menjadi efektif.
7. Kelogisan
Hal ini berbicara tentang bagaimana sebuah kalimat harus masuk akal atau harus diterima dengan akal yang sehat.
Nama: Kyla Nisrina Anggrahini
Kelas: A
NPM: 2267051002

Pendidikan kewarganegaraan adalah misi yang membawa pendidikan pada moral bangsa, yang dapat membentuk warga negara yang cerdas,demokratis dan juga berakhlak mulia.

Pendidikan kewarganegaraan juga dapat mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan dalam kemampuan individu maupun menjadikan negara yang cerdas, partisipatif dan bertanggung jawab.