Kiriman dibuat oleh Mukti Prabowo

NAMA : Mukti Prabowo
NPM : 2217051055
KELAS: A
PRODI: S1 Ilmu Komputer

Ketahanan Nasional  adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ketahanan nasional ini merupakan tolak ukur yang menggambarkan kekuatan nasional terhadap ancaman yang ada.

Ancaman tadi dapat dibedakan mencadi 4, yaitu ancaman langsung yang bisa berupa serangan militer, perang, atau invasi yang dilakukan negara lain untuk menjatuhkan suatu negara. Selanjutnya adalah ancaman dari dalam yang bisa berupa kelompok separatis atau bersenjata yang muncul di suatu negara dan ingin merdeka sendiri, sampai isu SARA yang dapat memecah bangsa. Selain itu, ancaman dari luar yang bisa berupa paham atau ideologi lain yang mencoba masuk untuk mengganti Pancasila. Ancaman yang terakhir adalah secara tidak langsung, yang bisa berupa KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang merajalela.

Ancaman lainnya:

Ancaman Unsur Trigatra

a.     Lokasi dan posisi geografis

b.     Keadaan dan kekayaan alam

c.     Kemampuan Penduduk.

Ancaman unsur pancagatra

a.     Ideologi

b.     Politik

c.     Ekonomi

d.     Sosbud

e.     Hankam

Pada intinya semua ancaman ini ingin menyerang integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional dari suatu bangsa.

Nama: Mukti Prabowo

NPM : 2217051055

Kelas: A

Gadget menjadi ancaman bagi generasi muda terutama anak-anak. Tidak perlu diragukan lagi bahwa gadget dewasa ini sudah menjadi konsumsi bagi semua kalangan dari anak-anak hingga orang tua sekali pun. Tetapi, jika sudah dibiasakan bermain gadget sedari kecil, maka gadget dan segala keburukan serta dampak atau ancaman yang mungkin terjadi karenanya dapat memengaruhi anak itu sendiri. Dampak atau ancaman yang mungkin timbul tadi berupa terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak, ketergantungan berlebih pada teknologi, anak yang suka menyendiri, rusaknya mata anak karena radiasi gadget, sampai anak yang bisa terkena ancaman cyberbullying di internet.

Perkuliahan selama pandemi covid membuat mahasiswa memilik banyak hikmah. Selama pandemi covid, mayoritas kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring. Hal ini membuat perasaan mahasiswa campur aduk. Di satu sisi, sistem perkuliahan secara daring ini memaksa mahasiswa untuk beradaptasi dengan cara berkomunikasi baru dalam kegiatan pembelajaran tanpa bertemu secara langsung dengan mahasiswa lain. Di sisi lain, jika ditilik lebih dalam lagi, sistem ini juga secara tidak langsung memberikan banyak hikmah bagi mahasiswa yang mengikutinya, seperti mahasiswa yang disadarkan oleh keadaan bahwa mensyukuri hal-hal kecil itu penting, mahasiswa yang dapat lebih sering berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga, sampai mahasiswa yang menjadi lebih dekat dengan Tuhan, serta beribadah lebih rajin dari sebelumnya.


Nama : Mukti Prabowo

NPM : 2217051055

Kelas : A

Prodi : S1 Ilmu Komputer

Wawasan Nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan Wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia, yang meliputi darat, laut , udara, diatasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia. Manfaat wawasan nusantara adalah sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat, daerah, maupun masyarakat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tujuan wawasan nusantara adalah untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan Individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah. Indonesia adalah negara yang luas, sehingga tantangan nya juga ikut besar pula dalam mengelolanya. Oleh karena itu, untuk mengelolanya, wawasan nusantara diperlukan dalam mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia agar nantinya dapat timbul rasa cinta tanah air dan terhindar dari perpecahan.


Nama : Mukti Prabowo

NPM : 2217051055

Kelas : A

Prodi : S1 Ilmu Komputer

1. Penegakkan Hak Asasi Manusia di Negara Indonesia masih buruk hingga saat ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kasus pelanggaran HAM berat masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam (SDA) yang sampai sekarang belum tertuntaskan. Selain itu, persoalan di Papua juga membuka mata kita bahwa sampai Sekarang masih terdapat rasisme di sekitar kita, yang mana jika ditilik lebih jauh lagi seolah persoalan ini seolah ditutup dan dianggap tidak pernah terjadi atau bahkan dianggap tidak ada di Indonesia. Hal positif yang didapatkan setelah membaca artikel tersebut adalah Indonesia yang terus melakukan beberapa Langkah reformasi kunci guna memasitkan perlindungan HAM  yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan public.

2. Demokrasi di Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia seperti musyawarah, gotong royong, dan keadilan. Hal ini lah yang membentuk karakter demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu untuk memperkuat demokrasi di Indonesia, penting untuk terus mempromosikan dan mempraktikkan nilai-nilai adat istiadat/budaya yang positif. Sambil memperbaiki sistem politik dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang demokrasi. Menurut saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa adalah ciri khas yang membedakan Negara Indonesia dengan negara lainnya di Dunia. Juga  karena adanya Pancasila sebagai dasar demokrasi di Indonesia, maka hal ini menunjukkan bahwa Indonesia punya pendiriannya sendiri terhadap demokrasi yang mana ini merupakan hal bagus.

3. Praktik demokrasi menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia di Indonesia saat ini belum  sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta. Hal ini dikarenakan, di dunia nyata masih banyak sekali pelanggaran HAM yang terjadi hingga saat ini seperti rasisme yang menjadi isu di Papua dan seolah dilupakan begitu saja. Selain itu, banyaknya kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang seolah tidak ditanggapi dengan serius menambah bukti bahwa praktik demokraasi di Indonesia saat ini belum sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945.

4. SIkap saya mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat adalah mengecam perilaku tersebut dan berusaha untuk menuntut pegantian oknum anggota parlemen tersebut.

5. Menurut saya dalam era demokrasi dewasa ini, di mana Hak Asasi Manusia dan nilai-nilai demokrasi menjadi landasan penting dalam masyarakat, pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas adalah tidak dapat diterima, harus ditentang, dan ditangani secara tegas. Masyarakat juga perlu untuk bekerja sama untuk membangun sistem politik yang transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia, sehingga penyalahgunaan kekuasaan tidak terjadi dan masyarakat tidak dirugikan.