Nama : Moza Surya Putra
NPM : 2217051014
Kelas : A
Pada tahun 1902 hingga 1947, ejaan yang pertama kali diberlakukan adalah ejaan van ophusyen diambil dari nama penciptanya Ch. A. Van Ophusyen. Ciri - cirinya huruf y ditulis j, u ditulis oe, huruf k diakhir kata atau suku kata ditulis " ' ", j ditulis dj, c ditulis tj, gabungan konsonan kh ditulis ch. Pada 19 Maret 1947 diganti dengan ejaan Soewandi yang diambil dari nama menteri pada masa soekarno. Ada juga ejaan melindo yang disusun pada 1959 tetapi gagal karena ketegangan politik indonesia dan malaysia.
Pada tahun 1967 ejaan LBK yang memiliki ciri yang paling berbeda dari sebelumnya yaitu huruf konsonan a,i,u,e,o dan memiliki kata serapan asing. Dilanjutkan dengan ejaan EYD yang diberlakukan dari 1972 - 2015 ejaan ini menyempurnakan ejaan - ejaan sebelumnya dan bertahan paling lama. Huruf - huruf seperti f, v, q, x, z diresmikan dan pengaturan unsur serapan, tanda baca, pemakaian kata dan pelafalan e. Kemudian pada 2015 diresmikan PUEBI yang menggantikan EYD setelah sekian lama. Ciri - ciri dari PUEBI adalah pemberlakuan huruf diftong ai, au, ei, oi. PUEBI juga membagi lafal e menjadi 3, pemakaian huruf kapital untuk julukan, dll.
NPM : 2217051014
Kelas : A
Pada tahun 1902 hingga 1947, ejaan yang pertama kali diberlakukan adalah ejaan van ophusyen diambil dari nama penciptanya Ch. A. Van Ophusyen. Ciri - cirinya huruf y ditulis j, u ditulis oe, huruf k diakhir kata atau suku kata ditulis " ' ", j ditulis dj, c ditulis tj, gabungan konsonan kh ditulis ch. Pada 19 Maret 1947 diganti dengan ejaan Soewandi yang diambil dari nama menteri pada masa soekarno. Ada juga ejaan melindo yang disusun pada 1959 tetapi gagal karena ketegangan politik indonesia dan malaysia.
Pada tahun 1967 ejaan LBK yang memiliki ciri yang paling berbeda dari sebelumnya yaitu huruf konsonan a,i,u,e,o dan memiliki kata serapan asing. Dilanjutkan dengan ejaan EYD yang diberlakukan dari 1972 - 2015 ejaan ini menyempurnakan ejaan - ejaan sebelumnya dan bertahan paling lama. Huruf - huruf seperti f, v, q, x, z diresmikan dan pengaturan unsur serapan, tanda baca, pemakaian kata dan pelafalan e. Kemudian pada 2015 diresmikan PUEBI yang menggantikan EYD setelah sekian lama. Ciri - ciri dari PUEBI adalah pemberlakuan huruf diftong ai, au, ei, oi. PUEBI juga membagi lafal e menjadi 3, pemakaian huruf kapital untuk julukan, dll.