Nama : Muhammad Ferdiansyah
NPM : 2217051126
Kelas : B
Analisis Kasus
1.Artikel tersebut membahas tentang konflik komunal yang terjadi di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, terutama di wilayah Oecusse, dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk menyelesaikan konflik tersebut. Artikel tersebut juga menyoroti berbagai faktor yang memicu konflik, termasuk perbedaan agama, budaya, dan kepentingan ekonomi. Salah satu hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah upaya yang dilakukan oleh kedua pemerintah untuk menyelesaikan konflik secara damai. Artikel tersebut mengungkapkan bahwa kedua pemerintah telah melakukan dialog dan mengadakan pertemuan untuk mencari solusi bersama. Selain itu, artikel tersebut juga menyoroti peran masyarakat sipil dalam memediasi konflik dan membangun perdamaian di wilayah tersebut.
2.Wawasan nusantara adalah konsep yang menggarisbawahi pentingnya menjaga kesatuan dan integritas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan etnis yang beragam. Konsep ini memandang Indonesia sebagai sebuah negara maritim yang memiliki peran strategis di kawasan Asia Tenggara. Tanpa konsepsi wawasan nusantara, maka Indonesia dapat mengalami disintegrasi dan kekacauan dalam berbagai aspek, termasuk politik, ekonomi, dan sosial. Kesatuan wilayah Indonesia yang luas dan beragam membutuhkan adanya sebuah visi dan strategi yang menyeluruh untuk menjaga integritas dan persatuan bangsa.
3. Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti Indonesia-Timor Leste adalah dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks perbatasan Indonesia-Timor Leste, hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan kerjasama bilateral yang saling menguntungkan antara kedua negara dan memperkuat pengawasan perbatasan agar tidak ada masuknya orang atau barang yang tidak diinginkan.
NPM : 2217051126
Kelas : B
Analisis Kasus
1.Artikel tersebut membahas tentang konflik komunal yang terjadi di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, terutama di wilayah Oecusse, dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan Timor Leste untuk menyelesaikan konflik tersebut. Artikel tersebut juga menyoroti berbagai faktor yang memicu konflik, termasuk perbedaan agama, budaya, dan kepentingan ekonomi. Salah satu hal positif yang dapat diambil dari artikel ini adalah upaya yang dilakukan oleh kedua pemerintah untuk menyelesaikan konflik secara damai. Artikel tersebut mengungkapkan bahwa kedua pemerintah telah melakukan dialog dan mengadakan pertemuan untuk mencari solusi bersama. Selain itu, artikel tersebut juga menyoroti peran masyarakat sipil dalam memediasi konflik dan membangun perdamaian di wilayah tersebut.
2.Wawasan nusantara adalah konsep yang menggarisbawahi pentingnya menjaga kesatuan dan integritas wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan etnis yang beragam. Konsep ini memandang Indonesia sebagai sebuah negara maritim yang memiliki peran strategis di kawasan Asia Tenggara. Tanpa konsepsi wawasan nusantara, maka Indonesia dapat mengalami disintegrasi dan kekacauan dalam berbagai aspek, termasuk politik, ekonomi, dan sosial. Kesatuan wilayah Indonesia yang luas dan beragam membutuhkan adanya sebuah visi dan strategi yang menyeluruh untuk menjaga integritas dan persatuan bangsa.
3. Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti Indonesia-Timor Leste adalah dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks perbatasan Indonesia-Timor Leste, hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan kerjasama bilateral yang saling menguntungkan antara kedua negara dan memperkuat pengawasan perbatasan agar tidak ada masuknya orang atau barang yang tidak diinginkan.