TIPS PENULISAN ARTIKEL BAGI PEMULA
Pengertian artikel untuk jurnal ilmiah
Artikel adalah sebuah karangan yang membahas tentang tema tertentu .
Artikel dapat mengenai hasil penelitian atau studi kepustakaan.
Penulisan artikel ditujukan untuk menyampaikan pikiran penulis terhadap realita, fakta dan konsep yang ditemui penulis di lapangan.
Panjang artikel antara 3.500 hingga 7.000 kata (sudah termasuk abstrak dan daftar pustaka)
Tujuan penulisan artikel
Sebuah artikel ditulis untuk beberapa tujuan, diantaranya:
1. Untuk menyampaikan gagasan, dan diajukan ke penerbit jurnal.
2. Untuk didiskusikan dalam sebuah pertemuan ilmiah (Seminar atau Workshop).
3. Untuk laporan hasil suatu penelitian.
4. Untuk memenuhi
tugas akhir mata kuliah.
5. Untuk mengikuti perlombaan.
Langkah-langkah Penulisan Artikel Ilmiah
1. Tentukan tema yang akan anda tulis.
2. Carilah permasalahan atau keunikan dari tema yang telah anda pilih.
3. Tuliskan tujuan penulisan artikel tersebut.
4. Rumuskan beberapa ide pokok artikel anda dalam bentuk rumusan masalah.
5. Carilah referensi dari jurnal jurnal mutakhir ( Maksimal 5 tahun terakhir).
6. Pengembangan tema dikuatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Lakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang anda tuliskan.
8. Buatlah kesimpulan dari artikel yang anda tuliskan.
Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
1. Identitas Artikel dan Penulis
Identitas artikel dan penulis terdiri dari:
a. Judul (5 s.d 12 kata), dan buatlah judul yang menarik dan atraktif.
b. Nama penulis tanpa gelar akademis.
c. Afiliasi atau lembaga penulis.
d. Alamat surat elektronik atau email.
2. Abstrak dan kata kunci
a. Abstrak sebuah artikel ilmiah harus memuat seluruh inti permasalahan yang akan dikemukakan oleh penulis, urgensi penulisan artikel, metode pemecahan masalah, hasil temuan serta kesimpulan dan saran dari artikel yang telah dikemukakan.
b. Abstrak menggunakan bahasa yang singkat, padat dan to the point.
c. Standar panjang abstrak antara 100-250 kata.
d. Jarak baris 1 spasi.
e. Saran, tulislah abstrak di sesi paling akhir setelah artikel anda sudah jadi. Sehingga, anda tidak akan kesulitan membuat abstrak tersebut.
f. Kata kunci terdiri dari 3 s.d 5 kata atau frasa.
3. Pendahuluan
a. Pendahuluan artikel ilmiah setidaknya mencakup latar belakang secara khusus sesuai tema yang diangkat.
b. Kajian literatur terdahulu yang memiliki keterkaitan (relevansi) dengan tema yang disajikan dalam bentuk deskripsi untuk menunjukkan kebaruan tulisan yang disajikan.
c. Permasalahan yang dikemukakan, serta hipotesis dari tulisan tersebut.
d. Penulisan pendahuluan sewajarnya tidak terlalu Panjang, tapi mampu mengantarkan pembaca kepada tulisan yang akan disajikan.
e. Alur berfikir dalam pendahuluan adalah dari umum ke khusus atau lebih spesifik.
f. Di akhir pendahuluan seharusnya dicantumkan tujuan penulisan artikel. Tujuan penulisan ditulis dengan bahasa yang jelas, dan menggunakan kata kerja. Serta mampu menjelaskan apa yang akan dihasilkan dari artikel tersebut.
4. Metodologi
a. Dalam menulis artikel ilmiah, pasti menggunakan metode tertentu. Khususnya dalam mendapatkan data permukaan guna memecahkan permasalahan yang disajikan penulis.
b. Metode yang digunakan mungkin kualitatif, kuantitatif, survei atau kajian pustaka dsb.
c. Secara rinci metodologi tersebut digunakan untuk :
1. Menjadi panduan dalam mencapai tujuan penelitian, sehingga dapat menjawab pertanyaan penelitian yang disajikan.
2. Memaparkan cara yang dilakukan dalam mengumpulkan data, melakukan teknik sampling, serta penentuan instrumen untuk pengumpulan data.
3. Untuk menguji keabsahan sumber data baik kali di tas maupun realitas nya. Guna menghindari munculnya multi-Tafsir atas data yang disajikan.
4. Metodologi ini mewakili gambaran proses pengolahan dan analisis data sehingga tampak kriteria dan indikator dari data yang disajikan dalam artikel.
5. Kajian teori
a. Teori merupakan suatu perangkat pernyataan yang bertalian satu sama lain yang susun sedemikian rupa sehingga memberikan makna yang Fungsional terhadap serangkaian kejadian khususnya teori yang terkait dengan tema yang disajikan penulis.
b. Fungsi teori yaitu membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan singkat atau sinopsis, sehingga dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk mencoba hal yang baru.
c. Selain itu, elaborasi peneliti terhadap teori yang disampaikan dapat melahirkan teori yang baru sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan penulis.
6. Hasil dan Pembahasan
a. Pada bagian ini dituliskan hasil temuan data dari lapangan, kemudian lanjutkan dengan analisis dan pembahasan terhadap temuan data tersebut. Hasil diperoleh harus mampu menjawab pertanyaan dari rumusan masalah serta hipotesis yang telah dituliskan pada bagian pendahuluan.
b. Secara rinci hasil dan pembahasan artikel beberapa hal berikut :
1. Sistematika penulisan disesuaikan dengan tujuan penulis yang telah disajikan.
2. Pembahasan biasanya dilengkapi dengan tabel atau gambar.
3. Setiap data yang dipaparkan, dianalisis oleh penulis pada bab ini.
- Cara membahas temuan data menggunakan sistem alur berfikir dari spesifik umum (dari khusus ke umum), kebalikan dari alur pendahuluan.
- Sampaikan adanya keterbatasan dari peneliti dalam melakukan pengumpulan data dan analisis data jika dihubungkan dengan literature lainnya.
7. Penutup (Kesimpulan dan Saran)
a. Bagian penutupan terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan hendaknya mampu menjawab hipotesis masalah yang telah disajikan penulis.
b. Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan. Sehingga, kesimpulan berisi ringkasan hasil temuan penulis yang mampu menjawab hipotesis penelitian. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan saran dari penulis.
c. Kriteria kesimpulan yang baik adalah :
1. Bukan sekeda ringkasan artikel, tetapi jawaban hipotesa yang disajikan.
2. Mencantumkan temuan penting yang dapat ditonjolkan.
3. Mampu meyakinkan pembaca, akan hasil temuan.
4. Hasil temuan dapat dinyatakan secara kuantitatif atau prosentase.
8. Daftar Pustaka
a. Semua artikel ilmiah harus melampirkan daftar rujukan di daftar pusaka.
b. Seluruh daftar pustaka yang dicantumkan, hendaknya berasal dari sumber primer.
c. Kriteria sumber primer adalah :
1. Jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruhan daftar pustaka.
2. Jurnal dan buku terbitan 10 tahun terakhir.
3. Setiap artikel minimal berisi 10 daftar pustaka acuan.