Rangkuman PPT
Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menciptakan atau mengungkapkan pikiran pendengar atau pembaca dengan cara yang sama seperti yang dipikirkan oleh pembicara atau penulis. Argumen yang efektif memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Kelogisan
Kalimat dianggap logis jika logika mendukung bentuk kalimat. Sebuah kalimat dengan struktur, ejaan, kata atau frase yang benar bisa salah jika maknanya lemah menurut logika bahasa.
- Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan yang padu antara kata atau kelompok kata dalam sebuah kalimat, sehingga memiliki makna yang tunggal dan koherensi yang baik.
- Kesejajaran
Kesejajaran adalah kalimat yang memiliki bentuk, makna, dan detail yang sama agar lebih mudah dipahami.
- berhemat
Berhemat adalah penggunaan kata-kata yang berhati-hati dan menghindari penggunaan kata-kata yang tidak perlu. - Fleksibilitas
Saat menulis makalah penelitian, variasi kalimat harus dipertimbangkan dalam kaitannya dengan kalimat yang digunakan. Variasi ini memberikan efek yang berbeda. menekankan bahwa variasi tidak lebih dari diversifikasi bentuk bahasa untuk menjaga minat dan perhatian orang.
Klausa variabel muncul ketika satu klausa dibandingkan dengan klausa lain.
- Kefokusan
Kefokusan adalah memfokuskan perhatian pada bagian tertentu dari sebuah kalimat. Kata yang biasanya ditempatkan di awal kalimat adalah kata yang penting. Penyempurnaan kalimat dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu prioritas, repetisi, dan kontradiksi.
Rangkuman
Video
Kalimat efektif adalah kalimat yang menyampaikan pesan, gagasan, pikiran, perasaan kepada pembaca atau pendengar dengan sangat tepat. Dengan kata lain, kalimat efektif adalah unit linguistik yang dikomunikasikan oleh penulis atau pembicara kepada pendengar atau pembaca, dan pembaca atau pendengar memahami bahwa penulis atau pembicara komunikatif menafsirkan apa yang dia komunikasikan. Singkatnya, kalimat efektif adalah kalimat yang mudah kita pahami ketika kita mendengar atau membacanya. Ada beberapa aspek yang harus kita kuasai untuk membentuk kalimat yang efektif.
1. Keutuhan
Totalitas adalah korespondensi struktur dan makna dalam setiap unsur kalimat.
2. Kesejajaran
Paralelisme adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat. Kemiripan kata yang digunakan pada contoh kalimat: “Perusahaan harus mengendalikan kebijakan dalam mengambil keputusan untuk kesejahteraan karyawan” pada kalimat ini kata “mengendalikan” kemudian “mengambil” dan “menyejahterakan” kata tersebut harus disamakan dst. .
3. Kefokusan
Kesimpulan berfokus pada penegasan atau penekanan gagasan utama suatu kalimat.
4. Kehematan
Kerendahan hati kucing adalah penanggalan kata-kata yang tidak perlu dalam kalimat. Harus kita ingat bahwa kata keterangan disini berarti kata-kata yang jika tidak kita gunakan tidak mempengaruhi nilai makna kalimat tersebut.
5. Kecermatan
Akurasi berarti bahwa kalimat tidak ambigu atau terbuka untuk multitafsir.
Hal ini dapat kita lakukan dengan mengubah struktur kalimat atau susunan kata dalam kalimat agar kalimat tersebut menjadi efektif.
7. Kelogisan
Ini berbicara tentang bagaimana sebuah kalimat harus masuk akal atau dapat diterima akal sehat.