Posts made by Rezan Putra Pratama

Kalimat efektif adalah kalimat yang secara akurat mengungkapkan pemikiran pengguna dan juga dapat dipahami secara akurat. Jadi, sebuah kalimat dapat dikatakan efektif jika mampu menciptakan di benak pendengar dan pembaca pemikiran yang serupa dengan apa yang dipikirkan oleh pembaca atau penulis. Atau dapat dikatakan bahwa kalimat efektif adalah kalimat yang tidak panjang dan mampu menyampaikan gagasan secara tepat dan mudah dipahami oleh pembaca.

Ringkasan materi video "Kalimat Efektif"
Kalimat efektif adalah kalimat yang ketepatannya menyampaikan pesan kepada pembaca atau pendengar yang berisi pikiran, gagasan atau perasaan. Dengan kata lain, kalimat efektif adalah satuan manual yang disampaikan oleh penulis atau pembicara kepada pendengar atau pembaca, dan pembaca atau pendengar dapat memahami apa yang disampaikan jika penulis atau pembicara menginterpretasikan apa yang disampaikannya. Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dirancang dengan baik, digunakan secara tepat untuk menyatakan maksud yang jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar.

Ciri-ciri kalimat efektif antara lain :

a. Kelogisan
Kalimat dapat dikatakan logis apabila logika mendukung wujud kalimat tersebut. Sebuah kalimat yang sudah benar strukturnya, ejaannya, kata atau frasenya dapat menjadi salah apabila maknanya lemah dari segi logika berbahasa.

b. Kepaduan
Kepaduan adalah hubungan yang padu dalam kalimat antara kata atau kelompok kata sehingga memiliki kesatuan pikiran dan koherasi yang baik.

c. Kesejajaran
Kesejajaran atau paralelisme adalah kalimat yang mempunyai kesamaan bentuk, makna dan perincian sehingga dapat memudahkan pembaca untuk memahami kalimat.

d. Kehematan
Kehematan adalah pemakaian kata yang cermat dan menghindari penggunakan kata mubadzir atau pemborosan kata.

e. Kevariasian
Kevariasian adalah upaya penulis menggunakan berbagai pola kalimat dan jenis kalimat untuk menghindari kejenuhan atau kemalasan pembaca terhadap teks karangan teks.

f. Kefokusan
Kefokusan adalah pemusatan perhatian pada bagian kalimat terlentu. Sebuah kata yang biasanya diletakan pada awal kalimat adalah kata yang dipentingkan.

Kalimat efektif mencakup beberapa aspek, yaitu:
1. Aspek keutuhan, yaitu kesepadanan struktur dan makna dalam kalimat. Setiap unsur kalimat harus memiliki satu kesatuan.
2. Aspek kesejajaran, yaitu kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat.
3. Aspek kefokusan, yaitu penegasan atau penekanan kepada ide pokok kalimat.
4. Aspek kehematan, yaitu penanggalan kata kata mubazir dalam kalimat.
5. Aspek kecermatan, yaitu kecermatan berati kalimat tidak bersifat ambigu.
6. Aspek kevariasian, yaitu variasi dapat dilakukan dengan mengubah struktur kalimat, diksi atau gaya bahasa.
7. Aspek kelogisan, yaitu kelogisan beratu kalimat harus dapat diterima oleh akal.
Nama : Rezan Putra Pratama
Kelas : A
NPM : 2217051155

Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah bentuk untuk menciptakan sebuah rasa bela negara dan cinta terhadap tanah air bagi warga negara tersebut (Patriotisme)

Salah satu bentuk manfaat Pendidikan Kewarganegaraan adalah mempertahankan budaya - budaya nenek moyang, nilai Moral serta menciptakan keberadaan Tanah Air untuk warga negara Indonesia

Beberapa bentuk landasan idiil dan landasan hukum Pendidikan Kewarganegaraan antara lain :
1. Pancasila
2. UU Nomor 20 Tahun 1982 & 2003
Nama : Rezan Putra Pratama
Kelas : A
NPM: 2217051155

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan sebuah upaya untuk pelestarian budaya.
Pendidikan Kewarganegaraan sangat berpengaruh positif bagi warga negara untuk perkembangan iptek dan diperlukan untuk memelihara perkembangan bangsa.

Pendidikan Kewarganegaraan ini bertujuan untuk membuat warga negara mampu mendukung kehidupan kebangsaan negara supaya Warga negara Indonesia dapat menyadari pentingnya sebuah Pendidikan agar dapat menerapkan demokrasi dan HAM. Selain itu juga Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk mendidik generasi muda untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab serta membuat mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pendidikan Kewarganegaraan dapat membuat warga negara Indonesia menjadi bersifat Demokrasi. Demokrasi adalah proses di mana masyarakat dan negara berperan di dalam membangun kultur dan sistem kehidupan yang baik.