གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Serilda Nazar Putri 2211011094

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

Serilda Nazar Putri 2211011094 གིས-
Nama : Serilda Nazar Putri
Npm : 2211011094
Kelas : S1 Manajemen

a. Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menekankan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat untuk mencederai keyakinan umat beragama.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia.
3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

b. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan. Adalah adanya kebijaksanaan dan kejujuran bagi para pemimpin, warganegara dan ilmuwan dalam melakukan berbagai aktivitasnya. Seperti sebagai pemimpin yaitu harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dengan tidak melakukan korupsi dan lain sebagainya, untuk warganegara diharapkan adanya toleransi di dalam bermasyarakat agar damai dan tentram jauh dari keributan dan untuk para ilmuan agar dalam menciptakan ilmu dan pengetahuan mempertimbangkan segala aspek seperti lingkungan dan masyarakat agar apa yang diciptakan tidaklah merugikan namun membawa dampak positif bagi sekitar.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Serilda Nazar Putri 2211011094 གིས-
Nama : Serilda Nazar Putri
Npm : 2211011094
Kelas : S1 Manajemen

Analisis Jurnal
PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pancasila sebagai filsafat ilmu
mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik (dan
normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan
tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental
kepribadian dan moral manusia (Syam, 2006) Pancasila sebagai filsafat
ilmu memungkinkan masyarakat dapat memikirkan masalah-masalah dasar
hidupnya secara rasional dengan bahasa, wawasan dan argumentasi yang
universal serta untuk mengambil sikap
terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi pemain aktif,
mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia.

implikasi sila-sila dalam pengetahuan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam Pengembangan
ilmu pengetahuan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam
berfikir, karena tidak semua yang ada di alam ini mampu dijangkau oleh
pemikiran manusia, dari keterbatasan kemampuan tersebut manusia harus
mengembalikan kepada sang Pencipta dan penguasa segala sesuatu yang
ada di alam ini, Sehingga dalam pengembangan ilmu pengetahuan, manusia
harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irrasional, antara
rasa dan akal.
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
dalam
pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan
ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk
kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.
3. Persatuan Indonesia
memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia
bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek,
dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara,
persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin
karena tidak lepas dari factor kemajuan iptek.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
mendasari pengembangan Iptek secara demokratis. Artinya,
setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.
Selain itu dalam pengembangan iptek setiap ilmuwan juga harus
menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memilki
sikap yang tebuka artinya terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun
dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam
kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya
dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya (T. Jacob, 1986).

Dapat disimpulkan bahwasannya pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan
pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas
hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman
dan damai.

Manajemen A MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

Serilda Nazar Putri 2211011094 གིས-
Nama : Serilda Nazar Putri
Npm : 2211011094
Kelas : S1 Manajemen

a. Diketahui bahwasanya latar belakang seseorang tidak menjamin seseorang tersebut kebal terhadap hoaks, jadi semua masyarakat biasa saja termakan atau menyebarkan berita hoaks. Dan menurut saya hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi berita hoaks adalah pertama bagi para pembaca berita, para pembaca sebaiknya mempelajari atau mempefilter terlebih dahulu berita yang diterima, jangan menerima mentah-mentah berita yang didengar atau dilihat karena bisa saja berita tersebut tidak sepenuhnya benar dan yang kedua bagi para oknum yang menyebarkan kebohongan atau berita hoaks, sebaiknya mendapatkan diadili atau hukuman karena bisa saja berita yang disebarkan menimbulkan kerugian bagi seseorang atau masyarakat.

b. Pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila contohnya dalam sosial media dimana hal yang diterima tidaklah sepenuhnya positif ada hal-hal negatif di dalamnya seperti adanya video porno, video kekerasan yang bisa saja diakses oleh para penggunanya atau terkadang lewat begitu saja di layar handphone juga adanya berita-berita hoaks yang menimbulkan kerugian. Solusi yang dapat saya sampaikan adalah kita harus lebih belajar lagi cara agar dapat memfilter semua yang bisa menimbulkan kerugian bagi diri kita, kita tau mana yang baik dan mana yang buruk terlebih lagi handphone yang memiliki tombol blokir, jadi jika ada sesuatu yang kita anggap kurang baik, kita bisa langsung memblokirnya. Jadi kembali lagi pada kita, kita harus pintar-pintar dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menggunakan teknologi.

c. Sikap konsumenrisme di Indonesia ini ditimbulkan salah satunya karena kurangnya kecintaan orang Indonesia terhadap produk di dalam negeri, karena masih banyak orang Indonesia yang menganggap jika ia membeli produk di luar negeri maka akan terlihat lebih dibandingkan membeli produk di dalam negeri, padahal dari segi kegunaan terkadang produk yang dibeli di luar negeri memiliki kegunaan yang sama dengan di dalam negeri. Oleh sebab itu kita harus menumbuhkan lagi kecintaan masyarakat dengan produk di dalam negeri seperti dengan memperkenalkan lebih luas lagi produk di dalam negeri dan mengkampanyekan mengenai cintai produk dalam negeri. Lalu masyarakat di Indonesia memiliki sikap konsumenrisme atau lebih suka menggunakan dari pada membuat, hal ini dikarenakan kemampuan atau keterampilan yang dimiliki masyarakat Indonesia masih kurang, oleh sebab itu kita harus mengadakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat atau sumber daya manusia di Indonesia dalam membuat suatu produk.