NPM: 2217011092
NPM: 2217011092
Vika oktaria
2217011092
resume
.
Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, bukan hanya sekumpulan nilai semata, tetapi juga
merupakan sebuah sistem filsafat yang mendalam. Filsafat ini lahir dari perenungan mendalam para
pendiri bangsa terhadap permasalahan mendasar manusia dalam hubungannya dengan Tuhan,
sesama manusia.
Pancasila disebut sistem filsafat karena:
* Hasil Perenungan Mendalam: Pancasila bukan sekadar hasil pemikiran spontan, melainkan buah
dari perenungan panjang dan mendalam tentang hakikat manusia dan kehidupan bermasyarakat.
* Sistematis dan Runtut: Kelima sila Pancasila tersusun secara sistematis dan saling berkaitan,
membentuk sebuah sistem yang utuh dan koheren.
* Menjawab Pertanyaan Mendasar: Pancasila memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan
mendasar tentang kehidupan, seperti tujuan hidup, hubungan antar manusia, dan bentuk negara
yang ideal.
* Pandangan Hidup: Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, menjadi pedoman dalam
bertindak dan mengambil keputusan.
Ciri-ciri Pancasila sebagai Sistem Filsafat:
* Ontologis: Menjelaskan tentang hakikat keberadaan manusia dan alam semesta.
* Epistemologis: Menjelaskan tentang cara manusia memperoleh pengetahuan tentang dunia.
* Aksiologis: Menjelaskan tentang nilai-nilai yang baik dan buruk, serta tujuan hidup man
Nama: Vika Oktaria
Npm: 2217011092
menurut saya mengenai Artikel 1 ini membahas tentang dinamika dan tantangan dalam
pendidikan Pancasila di era globalisasi. Fokus utama pada artikel ini adalah bagaimana
pendidikan Pancasila harus menghadapi perubahan sosial, teknologi, dan budaya di tengah arus
globalisasi, sambil tetap menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila kepada generasi muda
Indonesia. Artikel ini menyatakan bahwa pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai
mata pelajaran, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter bangsa yang adil,
demokratis, dan beradab.
Penelitian ini membahas beberapa hal antara lain:
* Pemahaman tentang dinamika dan tantangan pendidikan Pancasila.
Pendidikan Pancasila menghadapi berbagai dinamika dan tantangan, terutama di era globalisasi
dan perubahan sosial yang cepat. Beberapa tantangan utama meliputi:
-Perubahan Kurikulum
- Keragaman Budaya dan Agama (Indonesia sebagai negara multikultural)
- Pengaruh teknologi (dapat digunakan sebagai alat yang efektif apabila digunakan dengan bijak)
Refleksi dan Peningkatan Pendidikan Pancasila
Dalam refleksi ini, perlu dilihat apa yang telah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki.
Peningkatan pendidikan Pancasila memerlukan solusi yang inovatif seperti, mengintegrasikan
pendidikan Pancasila dengan berbagai mata pelajaran, seperti sejarah, sosiologi, bahasa, dan seni
yang dapat membantu peserta didik dalam memahami nilai-nilai Pancasila dalam konteks yang
lebih luas. Mengembangkan program pelatihan khusus yang berfokus pada pengajaran nilai-nilai
Pancasila, pendekatan yang kreatif, dan penanganan situasi kontroversial dapat meningkatkan
kualitas Pendidikan Pancasila di semua tingkat pendidikan. Merumus