Kiriman dibuat oleh YOGA FIRNANDO RAHMAD_2211011061 YOGA

Nama:Yoga Firnando Rahmad
Npm:2211011061
Kelas :PKN B

Identitas adalah representasi diri seseorang atau masyarakat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial-budaya.Identitas bukanlah suatu yang selesai dan final, tetapi merupakan suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali, sifat yang selalu diperbaharui, dan keadaan yang dinegosiasi terus-menerus, sehingga wujudnya akan selalu tergantung dari proses yang membentuknya.

Sebagai contoh, penyatuan identitas yang dikonstruksi media massa-terutama industri penyiaran televisi. Orang bisa berbeda etnis, profesi, latar belakang pendidikan, dan asal-asul daerah, namun mereka mempunyai kepentingan yang sama dalam bersikap dengan mengembangkan
gaya hidup, lantaran dikostruksi tayangan televisi.

Dengan demikian, integrasi nasional sebagai suatu kesadaran dan bentuk
pergaulan yang menyebabkan berbagai
kelompok dengan identitas masing-masing merasa dirinya sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia.
Nama:Yoga Firnando Rahmad
Npm:2211011061
Kelas : PKN B

Identitas nasional merupakan suatu ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa, yang mana secara fisiologi yang membedakan bangsa tersebut dengan bangsa yang lainnya. Yang mana juga setiap bangsa memiliki keunikan, sifat, ciri2 serta karakter tersendiri.
Seperti yang diterangkan dalam video tersebut, unsur-unsur identitas dibagi menjadi 4 yaitu:
1. Unsur agama
2. Unsur suku bangsa
3. Unsur bahasa
4. Unsur kebudayaan
Nama: Yoga Firnando Rahmad
Npm:2211011061
Kelas: PKN B

KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA

Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pertanyaan yang muncul adalah apakah nilai-nilai budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa masih relevan untuk direvitalisasi dalam menghadapi berbagai permasalahan di era kesejagatan ini.
Pada era globalisasi dewasa ini muncul upaya-upaya untuk membangkitkan kembali atau pemberdayaan, pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan peran dari
lembaga-lembaga adat. Menggunakan nilai-
nilai budaya lokal untuk menjawab berbagai
tantangan inilah sebagai wujud nyata
revitalisasi budaya lokal itu.Bahkan tidak
hanya mampu menjawab berbagai tantangan
ke depan, namun kearifan lokal itu dapat
dijadikan sebagai perekat sekaligus memperkokoh identitas bangsa.
Merujuk uraian yang telah
dikemukakan tampaknya bangsa Indonesia
memang ditakdirkan sebagai bangsa yang
multikultur, atas dasar itulah semua
komponen bangsa ini berkewajiban
memelihara dan mendidik masyarakat untuk
mampu hidup bersama dalam
keanekaragaman tanpa kehilangan identitas
budaya masing-masing dan mampu memberi
jaminan hidup budaya orang/etnis lain. Oleh sebab itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan yang banyak terjadi dikikis
dengan budaya damai.