Kiriman dibuat oleh Muhammad Rafi Zaidan Ariq 2211011076

Nama : Muhammad Rafi Zaidan Ariq
NPM : 2211011076
S1 Manajemen (B)

Pendidikan kewarganegaraan ditujukan untuk mahasiswa agar menjadi pribadi yang memiliki jiwa patriotik guna membela bangsa dan negara, dan juga selalu melakukan kegiatan yang berdasarkan pada pancasila. Pendidikan Kewarganegaraan mempunyai landasan yaitu dasar dasar negara Indonesia.
Jadi dengan mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi, kita diharapkan untuk mampu memanfaatkan pengaruh positif pada perkembangan iptek guna membangun bangsa Indonesia.
Nama : Muhammad Rafi Zaidan Ariq
NPM : 2211011076
S1 Manajemen

Jadi, Pancasila haruslah kita jadikan sebagai pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangkat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman dan damai
Contohnya adalah:
Sila 1: Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Sila 2: Bangsa indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
Sila 3: Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).
Sila 4: Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat
Sila 5: Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan spiritual bagi seluruh rakyat indonesia.
Nama : Muhammad Rafi Zaidan Ariq
NPM : 2211011076
S1 Manajemen

1. - Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional dalam bidang ekonomi memiliki maksud bahwa setiap pengembangan ekonomi negara harus mendasarkan pada moralitas sila-sila Pancasila, yaitu dengan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang humanistik dan bertujuan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
+ Sila ke 1
bahwa perkembangan IPTEK diartikan sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat tanpa tidak memikirkan dampak yang terjadi.
+ Sila ke 2
dalam perkembangan IPTEK harus dengan cara yang sesuai dengan nilai kemanusiaan dan tidak merugikan manusia yang bertujuan untuk menyejahterakan manusia.
+ Sila ke 3
Perkembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
+ Sila ke 4
Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
+ Sila ke 5
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

2. Pemimpin yang Pancasilais yaitu pemimpin tersebut adil, menegakkan hukum, dan berorientasi pada kemakmuran rakyat.
Warga negara yang Pancasilais yaitu yang saling menghormati perbedaan, menjalankan agama dengan sungguh-sungguh.
Seorang ilmuwan yang Pancasilais yaitu yang jujur, tekun dan memajukan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa dan negara..
+Harapan saya adalah agar kelak nanti dimulai dari warga negara kita, ilmuwan yang ada di negara kita dan para pemimpin kita merupakan orang yang Pancasilais yang mencerminkan nilai pancasila dimanapun dia berada, menjadikan pancasila sebagai pedoman hidup.