Kiriman dibuat oleh Mufida Lailatuzzahra

Nama : Mufida Lailatuzzahra
NPM: 2213041022

Menurut pandangan saya, peranan konvensi dalam sastra dan karya sastra itu sangat penting, karena sering kali konvensi itu menjadi tembok dalam pencipptaan karya sastra. Tetapi karya sastra yang lahir tanpa memedulikan konvensi tidak dapat dikatakan sebuah pelanggaran karena bukan suatu hal yang salah jika membuat karya sastra yang keluar dari konvensi sastra yang ada, tetapi mungkin hal tersebut kurang sesuai dalam penciptaan karya sastra. Jadi, konvensi merupakan suatu kesepakatan yang sudah diterima orang banyak dan sudah menjadi tradisi. Sedangkan konvensi sastra dapat diartikan sebagai aturan dalam bidang sastra yang sudah diterima orang banyak dan sudah menjadi tradisi.

Sedangkan inovasi dalam penciptaan karya sastra adalah pemasukan atau pengenalan hal hal yang baru, atau pembaharuan dalam karya sastra sesuai dengan perkembangan zaman. Berkembangnya konvensi sastra disebabkan oleh inovasi yang dibuat oleh para pengarang. Berdasarkan pembahasan dapat diketahui bahwa sastra tidak dapat dibatasi begitu saja karena pengarang memiliki inovasi. Konvensi dan inovasi tidak dapat dipisahkan karena jika karya sastra terlalu terpaku dengan konvensi tanpa memikirkan inovasi, maka sastra tidak akan berkembang.

Nama: Mufida Lailatuzzahra

NPM: 2213041022

Kelas :1A

izin menjawab pak,

Hakikat karya sastra adalah rekaan atau yang lebih sering disebut imajinasi. Imajinasi dalam karya sastra adalah imajinasi yang berdasaarkan kenyataan

Hubungan sastra dengan studi sastra yaitu Ruang lingkup sastra adalah Sastra, dengan demikian berfokus pada kreativitas, sedangkan studi sastra berfokus pada ilmu.Contoh karya sastra misalnya puisi, novel, roman, cerita pendek, dan naskah drama.Contoh studi sastra adalah logika ilmiah