Posts made by Tibra Sausan Hisanah

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Soal-2

by Tibra Sausan Hisanah -
Nama: Tibra Sausan Hisanah
NPM: 2255011023

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Paradigma adalah sumber keberadaan dan perkembangan ilmu pengetahuan, titik tolaknya. Pancasila sebagai paradigma pengetahuan dalam setiap sila Pancasila:

1. Sila Pertama
Perintah pertama ini berarti adanya konsep keberadaan Tuhan yang terus menciptakan hubungan dan kesatuan dengan manusia dan alam semesta beserta isinya.
2. Sila Kedua
Perintah kedua ini jelas mengandung konsep manusia sempurna. Keseluruhannya adalah mental dan fisik. Sebagai entitas mental, keberadaan hati nurani tidak sepenting akal.
3. Sila ketiga
Kebutuhan untuk menetapkan orde pertama dan kedua sebagai jiwa persatuan Indonesia menunjukkan hakikat ilmu dan
nasionalisme Indonesia.
4. Sila Keempat
Perintah ini mengandung gagasan bahwa rakyat atau wakil rakyat harus menjalankan kekuasaannya dengan bijaksana,
penuh tanggung jawab baik secara vertikal kepada Tuhan maupun secara horizontal kepada seluruh rakyat Indonesia.
5. Sila Kelima
Keadilan bukanlah keadilan formal, keadilan yang dihasilkan dari peraturan perundang-undangan, tetapi keadilan yang didasarkan pada lingkungan sosialnya, yaitu karakteristik masyarakat Indonesia.


B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Tokoh pancasila, warga negara dan cendekiawan diharapkan menjadi panutan untuk mengikuti pancasila. Pemimpin spiritual pancasila adalah pemimpin yang benar-benar memahami hakikat pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia. Dengan demikian, segala kebijakan yang diterapkannya berpedoman pada ideologi bangsa. Semua model yang diharapkan harus memiliki 5 karakteristik diantaranya:
1. Pemimpin yang beriman.
2. Menjunjung tinggi HAM
3. Memiliki rasa nasionalisme
4. Bersikap adil
5. Berpendidikan

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Soal-1

by Tibra Sausan Hisanah -
Nama: Tibra Sausan Hisanah
NPM: 2255011023

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah saya sangat setuju dengan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) dimana dikatakan bahwa Latar Belakang seseorang tidak menjamin seseorang kebal terhadap hoaks, itu benar adanya. Terlalu banyaknya berita hoax yang beredar di media massa membuat orang pintar sekali pun tidak bisa membedakan mana berita yang valid dan yang tidak. Menurut saya, cara mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs itu adalah dari kita sendiri. Ketika kita mendapat atau mendengar suatu berita, janganlah kita mengambil semua cerita itu dengan 100% percaya dan langsung disampaikan kepada orang lain. cobalah untuk mencari tau lebih dalam lagi tentang berita tersebut, apakah sudah benar dan valid atau belum. jikalau sudah pasti maka barulah sebarluaskan kepada orang orang sekitar begitu pula sebaliknya, jika belum pasti maka cukup sampai di diri sendiri saja dan janganlah disebar ke orang lain sebab berita tersebut belum jelas kebenarannya.


B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan  solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Pengaruh perkenbangan iptek yang tidak sessuai debgan nilai nilai pancasila di media sosial memiliki dampak yang buruk bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. salah satunya adalah meningkatnya sifat individualisme antar satu dengan yang lain dengan media sosial juga dapat mempengarugi pola pikir masyarakat karena tidak semua pengguna internet dapat tau dan paham bagaimana cara menyaring yang baik dan membuang yang buruk. Solusinya adalah perlunya pembatasan sosial media untuk anak anak di bawah 17 tahun, disebutkan begitu sebab anak anak dk usia 17 tahun cenderung belum bisa membedakan apa yang baik untuk disaring dari internet dan mana yang tidak.


C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

solusi yabg dapat diambil sesuai dengan program studi saya yaitu teknik sipil adalah dengan meningkatkan kembali pembangunan infrastuktur sebab pembangunan infrastruktur adalah salah satu pilar penggerak perekonomian dan kehidupan pasar bagu produk teknologi maupun non teknologi yang sangat berpengaruh di Indonesia. Selain itu juga, pembangunan infrastuktur bisa menjadi salah satu wadah untuk para masyarakat mencari pekerjaan, hal itu juga termasuk kedalam hal hal yang mendukung perekonomian indonesia

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Video-2

by Tibra Sausan Hisanah -
Nama: Tibra Sausan Hisanah
NPM: 2255011023

"Detik Detik Hiroshima dan Nagasaki di Bom"

2 Peristiwa tersebut adalah dua peristiwa penting yang melatarbelakangi proklamasi kemerdekaan di Indonesia. Kejadian pengeboman ini tepat terjadi 2 hari sebelum hari kemerdekaan republik Indonesia.
Pada tanggal 7 Desember 1945 tentara sekutu membentuk kerjasama dengan amerika serikat dan sepakat untuk menyerang jepang pada waktu itu. Dimana perang tersebut akhirnya dimenangkan oleh sekutu yang ditandai dengan dijatuhkannya bom atom hiroshima dan nagasaki. seminggu setelah pengeboman, jepang menyatakan resmi bahwa ia menyerah kepada sekutu yang dengan pernyataan resmi itulah menandai berakhirnya perang dunia II. Pada saat itu, Indonesia sedang berada dalam situasi kosong kemimpinan (tidak ada penjajah) dimana kesempatan ini dijadikan peluang emas bagi pejuang pejuang kemerdekaan (golongan muda dan tua) untuk segera mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia sehingga jatuhlah tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari kemerdekaan republik Indonesia

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

by Tibra Sausan Hisanah -
Nama : Tibra Sausan Hisanah
NPM : 2255011023

"Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"

Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap manusia untuk meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Bangsa Indonesia yang majemuk secara sosiologis membutuhkan ideologi pemersatu Pancasila. Oleh karena itu nilaiPancasila harus dilestarikan dari generasi ke generasi untuk menjaga integritas masyarakat.

Dasar Yuridis
Pancasila sebagai norma dasar negara. Sila-sila Pancasila yang terkandung dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 secara filosofis-sosiologis berkedudukan sebagai Norma Dasar Indonesia dan dalam konteks politis-yuridis sebagai Dasar Negara Indonesia. Akibat Pancasila tercantum secara legal dan konstitusional dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, secara yuridis konstitusional mempunyai kekuatan hukum yang sah, kekuatan hukum yang berlaku, dan kekuatan hukum mengikat. Dengan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat menjadi instrumen bagi para mahasiswa untuk secara akademik mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dalam perspektif nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia.

Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk :
1. Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
2. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia.
3. Membimbing untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
4. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai Pancasila.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

by Tibra Sausan Hisanah -
Nama: Tibra Sausan Hisanah
NPM: 2255011023

Analisis jurnal yang berjudul "Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"

Matakuliah Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran yang membimbing setiap orang untuk mengkaji, menganalisis dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dari perspektif nilai-nilai inti Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bangsa Indonesia yang majemuk secara sosiologis membutuhkan ideologi pemersatu Pancasila. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus dilestarikan dari generasi ke generasi untuk menjaga keutuhan masyarakat. Pelestarian nilai-nilai pancasila berlangsung melalui proses pendidikan formal, karena melalui pendidikan berbagai nilai pancasila dapat dikembangkan secara terencana dan menyeluruh.

Tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi pancasila adalah untuk memantapkan pancasila sebagai landasan falsafah dan ideologi negara bangsa, dengan menghidupkan kembali nilai-nilai inti pancasila sebagai landasan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menanamkan pemahaman dan penghayatan terhadap jiwa dan nilai-nilai inti Pancasila kepada siswa sebagai warga negara Republik Indonesia dan membimbing mereka untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta membentuk sikap spiritual peserta didik yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan persatuan bangsa, serta memantapkan masyarakat madani yang demokratis, adil dan bermartabat berdasarkan Pancasila dan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan cinta tanah air. Persatuan Nasional. berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat Indonesia.

Sikap adalah seperangkat respons yang konsisten terhadap objek sosial. Dalam buku Notoatmodjo (2003, hlm. 124) dikemukakan bahwa sikap masih merupakan reaksi tertutup seseorang terhadap suatu objek. Jelas dari definisi di atas bahwa sikap secara umum terdiri dari komponen kognitif (pemikiran yang sering dikaitkan dengan bahasa dan pembelajaran), komponen perilaku (yang cenderung mempengaruhi respons yang tepat dan tidak tepat), dan komponen emosional (reaksi sebab-akibat yang diakibatkannya).