Kiriman dibuat oleh Rintan Roro Mufidah

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Video-1

oleh Rintan Roro Mufidah -
Nama : Rintan Roro Mufidah
Npm : 2215011120
Video tersebut berisi informasi tentang masyarakat kulit berwarna yang tinggal di sekitar pabrik yang menolak penutupan pabrik karena limbah dari pabrik tidak berada di bawah kendali pemilik dan dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan. Tentunya hal ini terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempengaruhi cara berpikir dan sikap masyarakat. Dalam hal ini, warna memprotes limbah karena warna sudah tahu dari pengetahuan mereka tentang dampaknya terhadap lingkungan. Sementara itu, pemilik pabrik tidak mengetahui bagaimana cara mengolah limbah pabrik agar dapat dimanfaatkan atau didaur ulang tanpa mencemari lingkungan. Pemilik pabrik harus mampu menyiasati pembuangan limbah dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dapat melanjutkan usahanya tanpa mencemari lingkungan dan mengganggu warga sekitar. Jadi dalam hal ini sangat jelas bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Rintan Roro Mufidah -
Nama : Rintan Roro Mufidah
Npm : 2215011120

Analisis majalah “URGENCIO DE PENEGASAN PANCASILA
DASAR NILAI PENGEMBANGAN ILMU DAN TEKNOLOGI”.

1. Konsep dasar Pancasila dinilai sebagai pengembangan ilmu pengetahuan.
Pancasila sebagai acuan sistem nilai, ekspresi pemikiran atau sistem nilai. Dengan demikian Pancasila menjadi pedoman dalam pembangunan perundang-undangan nasional. Artinya, nilai-nilai inti Pancasila menjadi landasan normatif bagi perspektif pembangunan nasional yang diterapkan di Indonesia. Hal ini sebagai akibat pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional.

Nilai-nilai pancasila antara lain:

1. Nilai-nilai inti, yang merupakan poin-poin abstrak yang tidak terikat waktu dan tempat, meliputi cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar.
2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai-nilai inti ke dalam arah tindakan untuk waktu dan keadaan tertentu, lebih bersifat kontekstual dan disesuaikan dengan kebutuhan zaman.
3. Gunakan nilai, yaitu. interaksi nilai-nilai instrumental dan situasi konkret di tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis dan memastikan nilai-nilai dasar tetap penting dalam masalah sentral masyarakat.

Mengenai Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan, dapat dipahami bahwa tidak ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua, bahwa semua pengembangan iptek harus dilandasi nilai-nilai Pancasila sebagai faktor pembangunan internal. Ketiga, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai tanda normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Keempat, bahwa semua pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.

2. Pancasila sebagai sumber nilai dan moralitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tujuan dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah untuk memudahkan kehidupan manusia dan meningkatkan harkat dan martabat manusia, sehingga penguasaan tersebut harus disertai dengan pemanfaatan yang rasional. Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sila-sila Pancasila yang merupakan sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam peraturan-peraturan Pancasila, suatu sistem etika, antara lain:

a) Perintah keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dapat mewujudkan ilmu rasional antara akal, perasaan dan kehendak dalam perintah ini.
b. Dalam petunjuk tersebut, tuntutan kemanusiaan yang adil dan beradab memberikan landasan moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. c. Prinsip Persatuan Indonesia menanamkan kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia.
yaitu Orde Kerakyatan Nasehat/representasi yang dipandu oleh kearifan pada dasarnya adalah tentang fakta bahwa pengembangan iptek didasarkan pada kepentingan demokrasi, umpan balik, kritik dan saran yang konstruktif.
e. Pedoman keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mampu menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan masyarakat.

3. Sumber sejarah, sosiologis, dan politik Pancasila sebagai dasar nilai-nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sumber sejarah Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan iptek Indonesia dapat ditelusuri kembali pada pembukaan UUD 1945. Dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945.
Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri dalam topik-topik berikut.
1. Kehati-hatian nilai-nilai yang berkembang di masyarakat Indonesia dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah menyebabkan perubahan pandangan hidup masyarakat.
2. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada tatanan saat ini telah membawa dampak negatif dan berada pada titik yang berbahaya bagi keberadaan manusia di masa mendatang.
Ketiga, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai negara-negara Barat mengancam nilai-nilai khas bangsa Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan penyaringan pengaruh dunia mendunia yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diringkas sebagai berikut:

1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus dilandasi dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Semua iptek yang dikembangkan di Indonesia harus memasukkan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal dalam pengembangan iptek.
3. Pancasila digunakan sebagai tanda normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar mampu mengendalikan diri dan tidak menyimpang dari cara berpikir masyarakat Indonesia.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Rintan Roro Mufidah -
Nama : Rintan Roro Mufidah
NPM : 2215011120

Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap manusia untuk meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Bangsa Indonesia yang majemuk secara sosiologis membutuhkan ideologi pemersatu Pancasila. Oleh karena itu nilai Pancasila harus dilestarikan dari generasi ke generasi untuk menjaga integritas masyarakat. Pelestarian nilai nilai Pancasila dilakukan lewat proses pendidikan formal, karena lewat pendidikan berbagai butir nilai Pancasila tersebut dapat dikembangkan secara terencana dan terpadu.Tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi pancasila adalah untuk memantapkan pancasila sebagai landasan falsafah dan ideologi negara bangsa, dengan menghidupkan kembali nilai-nilai inti pancasila sebagai pedoman hidup yang mendasar dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menanamkan pemahaman dan penghayatan terhadap jiwa dan nilai-nilai inti Pancasila kepada siswa sebagai warga negara Republik Indonesia dan membimbing mereka untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta membentuk sikap spiritual peserta didik yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan persatuan bangsa, serta memantapkan masyarakat madani yang demokratis, adil dan bermartabat berdasarkan Pancasila dan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan cinta tanah air.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Video

oleh Rintan Roro Mufidah -
Nama : Rintan Roro Mufidah
NPM : 2215011120

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia. Dalam menggunakan iptek, semua tergantung pada masing-masing individu apakah menggunakan perkembangan iptek secara positif atau negatif. Kaitan antara iptek dan pancasila adalah nilai-nilai pancasila sangat penting bagi perkembangan iptek saat ini agar tidak melenceng ke arah yang negatif terhadap penggunaannya di masa yang akan datang.
Nilai dalam sila Pancasila yang menjadi dasar pengembangan IPTEK :

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengkomplementasikan ilmu pengetahuan untuk menciptakan keseimbangan antara rasional dan rasional akal dan kehendak. Tidak hanya menciptakan, tetapi mempertimbangkan maksud dan akibatnya.
2.. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, memberikan dasar-dasar moralitas. manusia dalam mengembangkan sesuai harus bersikap beradab karena iptek merupakan hasil karya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila Persatuan Indonesia, mengembangkan rasa nasionalisme kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia.
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, pengembangan IPTEK secara demokratis, harus bisa menerima pendapat orang lain dan bisa untuk memimpin maupun dipimpin.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, perkembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat, maupun manusia dengan alam lingkungannya.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Soal

oleh Rintan Roro Mufidah -
Nama : Rintan Roro Mufidah
NPM : 2215011120

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai pancasila?Jelaskan!
Jawab:
Etika perilaku politik saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai pancasila karena masih banyaknya penyimpangan dan ketidaksesuaian terhadap nilai-nilai pancasila yang dilakukan oleh para elite politik itu sendiri. Contohnya saja seperti banyak elite politik yang melakukan tindak pidana korupsi, banyak jajaran birokrasi yang tidak memperlakukan pelayanan dengan adil dan merata, tidak mendengarkan dan menerima aspirasi masyarakat, tidak adanya transparansi antara masyarakat dan elite politik terkait penggunaan anggaran negara serta dalam pembuatan kebijakan yang tidak memperhatikan keadaan masyarakat. Hal ini menyebabkan tingginya angka ketidakpercayaan masyarakat terhadap jajaran pemerintah yang mengindikasikan adanya kesalahan dalam melaksanakan paradigma pemerintah. Hal inilah yang menyebabkan sistem etika politik saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Masalah ini tenti menjadi isu krusial yang harus dibenahi oleh pemerintah dengan upaya pembenahan pengembalian fungsi dan tujuan birokrasi pemerintah.
Hal tersebut jauh dari nilai nilai pancasila, yaitu :
1. Nilai Ketuhanan
2. Nilai Kemanusiaan
3. Nilai Persatuan
4. Nilai Kerakyatan
5. Nilai Keadilan
Dari kelima nilai pancasila dapat ditarik kesimpulan bahwa politik akan berjalan dengan baik dan menghasilkan kerja baik jika mengacu pada nilai nilai pancasila.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada disekitar tempat tinggalmu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang terjadi saat ini!

jawab :

Etika generasi muda disekitar tempat tinggal saya mengarah kepada nilai positif yaitu sebagian besar mencerminkan nilai dan etika yang dianut bangsa indonesia, hal ini karena para pemuda di sekitar tempat tinggal saya selalu menerapkan sikap gotong royong, peka terhadap apa yang terjadi disekitar tempat tinggal dan sikap individualistiknya terbilang cukup rendah. Selain itu juga para pemuda di lingkungan tempat tinggal saya rutin mengadakan acara-acara dalam rangka memeriahkan hari besar nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap bangsa dan sebagai bentuk rasa cinta terhadap tanah air.

Solusi mengenai permasalahan dekadensi ini adalah setiap dari kita sebagai generasi muda perlu menanamkan sikap nasionalis, menyampingkan sikap individualis dan mulai peduli terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Semua berawal dari hal yang paling kecil yaitu diri kita sendiri karena kemajuan sebuah bangsa tergantung bagaimana perilaku generasi mudanya saat ini. Baik buruknya generasi muda mencerminkan nasib bangsa di masa yang akan datang. Upaya mengatasi dekadensi moral pada remaja yaitu:
1.Pengawasan dan juga perhatian orangtua
2.Memberikan pendidikan karakter
3.Penegakan hukum
4.Meningkatkan pendidikan moral dan agama