Posts made by Muhammad Hafizh Zhafir Rhamadan

Nama: Muhammad Hafizh Zhafir Rhamadan
NPM: 2215011074

Analisis Jurnal: URGENSI
PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK.

Seperti yang kita ketahui, Pancasila adalah dasar negara atau prinsip dasar negara menurut pembukaan UUD 1945. Nilai-nilai Pancasila meliputi 3 hal yaitu:
Nilai inti, nilai instrumental dan nilai praktis.

Sumber sejarah, sosiologis dan politik Pancasila sebagai dasar nilai-nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sumber sejarah Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia dapat ditelusuri kembali pada pembukaan UUD 1945. Dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945.
Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri dalam topik-topik berikut.
1. Kehati-hatian nilai-nilai yang berkembang di masyarakat Indonesia dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah menyebabkan perubahan pandangan hidup masyarakat.
2. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada tatanan saat ini telah membawa dampak negatif dan berada pada titik yang berbahaya bagi keberadaan manusia di masa mendatang.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai negara-negara Barat mengancam nilai-nilai khas bangsa Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan penyaringan terhadap pengaruh dunia yang mendunia yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
NAMA: MUHAMMAD HAFIZH ZHAFIR RHAMADAN
NPM: 2215011074

Analisis Jurnal

“Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Diri Pancasila Terhadap Respons Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”.

Pada dasarnya, tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui dampak mata kuliah pengembangan kepribadian pancasila terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dewasa ini perkembangan teknologi begitu pesat sehingga setiap informasi dalam berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh penjuru dunia. Globalisasi mendorong munculnya berbagai peluang terkait dengan perubahan yang terjadi di dunia. Perkembangan teknologi ini telah menyebabkan perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya, terutama yang berkaitan dengan pendidikan. Hal ini membuat segala informasi yang bernilai positif maupun negatif dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. Indonesia menganut Pancasila. Maka inti permasalahannya adalah apakah perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi nilai-nilai Pancasila yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.
Matakuliah Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran yang membimbing setiap orang untuk mengkaji, menganalisis dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dari perspektif nilai-nilai inti Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. berdasarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memiliki dasar-dasar dalam pelaksanaannya yaitu (Kemendikbud, 2013):
Landasan filosofis, landasan sosiologis, dan landasan hukum

Tujuan penyelenggaraan pendidikan tinggi pancasila adalah untuk memantapkan pancasila sebagai landasan falsafah dan ideologi negara bangsa, dengan menghidupkan kembali nilai-nilai inti pancasila sebagai pedoman hidup yang mendasar dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menanamkan pemahaman dan penghayatan terhadap jiwa dan nilai-nilai inti Pancasila kepada siswa sebagai warga negara Republik Indonesia dan membimbing mereka untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serta membentuk sikap spiritual peserta didik yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan persatuan bangsa, serta memantapkan masyarakat madani yang demokratis, adil dan bermartabat berdasarkan Pancasila dan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, cinta tanah air, dan cinta tanah air. Persatuan Nasional. berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat Indonesia.

Sikap terdiri dari komponen kognitif (pemikiran yang biasanya diasosiasikan dengan bahasa dan dipelajari), komponen perilaku (yang biasanya mempengaruhi respon yang sesuai dan tidak sesuai), dan komponen emosional (yang membangkitkan respon yang konsisten).
Menurut buku Wawan dan Embun (2010) Notoadmodjo (2003), sikap terdiri dari beberapa tingkatan yaitu menerima, menanggapi, menghargai dan bertanggung jawab.
Menurut Katz (1964) dalam buku Wawan dan Dew (2010, hlm. 23), sikap memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi instrumental atau fungsi adaptif atau fungsi utilitas, fungsi pertahanan diri, fungsi ekspresi nilai dan fungsi pengetahuan. . Sains dan Teknologi (Sains dan Teknologi)
Sains dan pengetahuan merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, namun tidak selalu diketahui bahwa pengetahuan adalah sains, melainkan pengetahuan yang diperoleh dengan cara tertentu berdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Sains sebagai pengetahuan (knowledge) merupakan tujuan sains secara umum. Ilmu dikatakan sebagai perbuatan (aktivitas), sekumpulan perbuatan atau kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Ilmu pengetahuan adalah sekumpulan kegiatan manusia yang rasional dan kognitif yang dilakukan dengan berbagai cara berupa metode untuk menghasilkan pengetahuan yang sistematis tentang fenomena alam, sosial, atau manusia untuk memperoleh, memahami, menjelaskan, atau mengenali kebenaran. Singkatnya, sains adalah seperangkat kegiatan berpikir yang sistematis, objektif, dan metodis agar juga menghasilkan pengetahuan yang objektif. Teknologi adalah penerapan kreativitas manusia pada alat dan bahan, dan memanifestasikan dirinya sebagai bahan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
NAMA: MUHAMMAD HAFIZH ZHAFIR RHAMADAN
NPM: 2215011074

Analisis Video

Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah pekerjaan manusia, pada dasarnya untuk membantu manusia melakukan semua pekerjaan dan menyelesaikan segala kesulitan dalam hidup mereka. Dalam menggunakan iptek, semua tergantung pada masing-masing individu apakah menggunakan perkembangan iptek secara positif atau negatif. Pancasila merupakan pedoman dasar bagi perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kaitan antara iptek dan pancasila adalah bahwa nilai-nilai pancasila sangat penting bagi perkembangan iptek saat ini dan yang akan datang. Nilai-nilai tawaran pancasila antara lain

1. Sila-sila Ketuhanan Yang Maha Esa melengkapi ilmu pengetahuan untuk membangun keseimbangan antara akal dan kehendak yang rasional dan rasional. Jangan hanya berkreasi, tapi pikirkan juga makna dan konsekuensinya.
2. Perintah kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi dasar moralitas. Orang harus mengembangkan kegiatan yang tepat dengan cara yang beradab, karena ilmu pengetahuan dan teknologi adalah karya orang yang beradab dan bermoral.
3. Diktat persatuan Indonesia mengembangkan nasionalisme, kebesaran bangsa dan keluhuran bangsa sebagai bagian dari kemanusiaan.
4. Perintah kerakyatan yang dipandu oleh kebijaksanaan Kebijaksanaan dalam diskusi perwakilan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demokratis, harus menerima pendapat orang lain dan memimpin atau dapat dipimpin.
5. Keharusan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjaga keseimbangan keadilan antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat, dan manusia dengan lingkungan alamnya.
NAMA: MUHAMMAD HAFIZH ZHAFIR RHAMADAN
NPM: 2215011074

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai pancasila?Jelaskan!
Jawab:
Etika perilaku politik saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai pancasila karena masih banyaknya penyimpangan dan ketidaksesuaian terhadap nilai-nilai pancasila yang dilakukan oleh para elite politik itu sendiri. Contohnya saja seperti banyak elite politik yang melakukan tindak pidana korupsi, banyak jajaran birokrasi yang tidak memperlakukan pelayanan dengan adil dan merata, tidak mendengarkan dan menerima aspirasi masyarakat, tidak adanya transparansi antara masyarakat dan elite politik terkait penggunaan anggaran negara serta dalam pembuatan kebijakan yang tidak memperhatikan keadaan masyarakat. Hal ini menyebabkan tingginya angka ketidakpercayaan masyarakat terhadap jajaran pemerintah yang mengindikasikan adanya kesalahan dalam melaksanakan paradigma pemerintah. Hal inilah yang menyebabkan sistem etika politik saat ini belum sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Masalah ini tenti menjadi isu krusial yang harus dibenahi oleh pemerintah dengan upaya pembenahan pengembalian fungsi dan tujuan birokrasi pemerintah.
Hal tersebut jauh dari nilai nilai pancasila, yaitu :
1. Nilai Ketuhanan
2. Nilai Kemanusiaan
3. Nilai Persatuan
4. Nilai Kerakyatan
5. Nilai Keadilan
Dari kelima nilai pancasila dapat ditarik kesimpulan bahwa politik akan berjalan dengan baik dan menghasilkan kerja baik jika mengacu pada nilai nilai pancasila.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada disekitar tempat tinggalmu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang terjadi saat ini!
Jawab:
Etika generasi muda disekitar tempat tinggal saya cenderung berbeda beda bebrapa dari mereka memiliki sikap yang kurang baik namun tidak sedikit pula yang memiliki sikap yang baik dan sesuai dengan etika bangsa indonesia, sikap saling tolong menolong, nasionalis dan sopan santun masih sangat amat terlihat jelas di lingkungan sekitar saya, namun karena beberapa oknum memang masih bertindak tidak sebagaimana mestinya dikhawatirkan dapat menimbulkan stigma buruk masyarakat luar terhadap lingkungan saya, oleh karena itu hal tersebut perlu dan harus untuk ditanggulangi.
beberapa hal yang perlu dilakukan adalah
1. meyadarkan oknum, karena melakukan tindakan sedemikian rupa dan terkonsep tidak akan berhasil apabila pada "oknum" ini tidak sadar akan tindakan yang mereka lakukan, hal terpenting dalam mengubah seseorang adalah dirinya sendiri
2. mencoba untuk memahami kenapa beberapa orang ini melakukan sikap tersebut
3. mencoba untuk mendorong mereka untuk mengamalkan nilai nilai pancasila sebagaimana mestinya
4. pemberian sanksi, hal ini juga bisa menjadi efektif apabila penerapanya dapat dilakukan dengan baik dan benar
Nama: MUHAMMAD HAFIZH ZHAFIR RHAMADAN
NPM: 2215011074

Dalam bidang hukum pidana, media mendukung kebijakan peradilan pidana dengan bertindak dalam pencegahan kejahatan. Pencegahan media sangat dianjurkan karena kebijakan peradilan pidana tidak selalu menjadi alat utama untuk pencegahan kejahatan. Namun peran tersebut harus dibarengi dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam rasa diri setiap orang Indonesia. Survei dilakukan secara normatif, berdasarkan kajian terhadap standar sistem hukum yang berlaku saat ini. Hukum diperiksa menurut prinsip-prinsipnya sebagaimana diterjemahkan oleh ketentuan media massa. Standar terkait media massa ditetapkan untuk dianalisis dalam prinsip dan doktrin kontrol sosial media massa berdasarkan pengenalan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila tidak diterapkan dalam peran media massa dalam penyampaian informasi. Masih banyak berita yang belum dikonfirmasi yang merusak tatanan sosial. Media massa memuat berita hanya sebagai kepuasan informasi, tanpa mengutamakan pembentukan kepribadian sosial yang berjiwa Pancasila

Saat ini kita semua hidup di era globalisasi dimana informasi dengan mudah kita dapatkan melalui media massa ataupun media elektronik. Media massa memberikan dampak yang begitu besar dalam menyebarkan arus informasi karena setiap kalangan masyarakat telah menggunakan media massa. Tanpa disadari, media massa dapat membentuk karakter suatu bangsa. Masyarakat mengalami perkembangan dan perubahan baik sikap maupun tata pergaulan, bahkan tata nilai yang ada. Oleh karena itu, perlu adanya pengendalian sosial.

Media massa adalah sarana dan
saluran resmi sebagai alat komunikasi
untuk menyebarkan berita dan pesan
kepada masyarakat luas. Terdapat hubungan antara tatanan sosial dan tatanan politik disambung oleh media massa artinya media massa saling mengisi dan melengkapi dalam bentuk komunikasi. Dengan adanya media massa masyarakat akan mengetahui hukum dengan membaca maupun mendengar informasinya. Media massa mempunyai peran yang strategis dalam kontrol sosial. Melalui pemberitaan, media massa dapat melakukan kontrol atau pengawasan terhadap hukum.

Nilai-nilai pancasila terbagi menjadi 3 yaitu
1. Nilai materi: yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
2. Nilai vital: yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas
3. Nilai kerohanian: yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
nilai-nilai pancasila tersebut merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma pancasila dapat ditemukan melakui hakekat isi pancasila yaitu hakekat Tuhan, hakekat manusia, hakekat satu, hakekat rakyat, hakekat adil dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut maka segala kegiatan dapat dikatakan beretika pancasila.