Nama : Agnes Cindy Arianty
NPM : 2217011114
Kelas : B
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk individu yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. PKn bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kesetiaan, serta keberanian dalam membela negara, sekaligus mendorong pola pikir kritis, analitis, dan demokratis berdasarkan Pancasila. Secara ideal, PKn berlandaskan pada Pancasila sebagai dasar negara, yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan persatuan dalam membangun karakter serta identitas bangsa. Dari aspek hukum, pendidikan kewarganegaraan diatur dalam berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan pentingnya PKn dalam kurikulum pendidikan.
Secara historis, PKn berakar pada perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat. Nilai-nilai dari sejarah perjuangan tersebut menjadi inspirasi dalam pembelajaran kewarganegaraan. Dari sudut pandang sosiologis, PKn berfungsi untuk membangun kesadaran sosial serta solidaritas di antara warga negara, membantu mahasiswa memahami dinamika sosial, serta tantangan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, dari aspek politik, PKn berperan dalam memberikan pemahaman mengenai sistem pemerintahan, hak asasi manusia, dan partisipasi politik, sehingga mahasiswa lebih memahami prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan.
PKn mencakup beberapa dimensi utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dimensi kognitif berkaitan dengan pemahaman konsep-konsep dasar kewarganegaraan, hak dan kewajiban, serta sistem pemerintahan. Dimensi afektif menanamkan sikap positif terhadap nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air, sedangkan dimensi psikomotorik mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan politik. Esensi utama dari PKn adalah membangun karakter serta identitas bangsa, tidak hanya dengan meningkatkan kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan kesadaran sosial dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Urgensi PKn terletak pada perannya dalam membangun kesadaran berbangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta memperkuat identitas nasional. Selain itu, PKn juga berperan dalam mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab dan berintegritas. Lebih jauh, pendidikan kewarganegaraan membantu mahasiswa memahami serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat, sehingga mereka dapat turut serta dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.