NAMA : M.AL FAJRI YUSUF ALAMSYAH
NPM : 2215012036
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR
Wujud dari Ketahanan Nasional adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan untuk mengembangkan potensi nasional dalam menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar.
Terdapat sejumlah permasalahan yang dapat mengancam pertahanan nasional. Dalam aspek militer, contohnya permasalahan perbatasan, seperti penyelundupan senjata dan narkotika. Kemudian Sengketa wilayah dengan negara tetangga juga dapat menyebabkan ketegangan dan potensi konflik militer. Ancaman terorisme juga masih signifikan di Indonesia, memerlukan upaya pencegahan dan penindakan yang efektif. Selain itu, dalam aspek non-militer, terorisme dan radikalisasi ideologi menjadi permasalahan yang memerlukan penanganan serius. Kejahatan transnasional, seperti perdagangan narkotika dan manusia, serta perdagangan ilegal satwa, juga mempengaruhi keamanan nasional. Perubahan iklim dan bencana alam merupakan ancaman jangka panjang yang memerlukan mitigasi dan penanganan yang tepat.
Negara yang kuat di landasi oleh integritas, identitas, kelangsungan hidup, untuk mencapai tujuan nasional. Semua itu harus dipertahankan, yang wajib di kembangkan dan dikuatkan serta dijaga agar tidak runtuh.
Berdasarkan potensi bahaya terhadap negara terdapat 2 ancaman, yaitu ancaman unsur Trigata (lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, kemampuan penduduk) dan ancaman unsur Panca Gatra (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan ketahanan). Untuk menjaga pertahanan nasional, Perlu dilakukan langkah-langkah dalam mengamankan perbatasan, memperkuat kekuatan militer, mencegah terorisme dan radikalisasi, menangani kejahatan transnasional, serta menjaga keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.