Posts made by ROISATUN KHOIRIA

PANCASILA 2022 -> FORUM TUGAS -> TUGAS -> Re: TUGAS

by ROISATUN KHOIRIA -
Nama : Roisatun khoiria
NPm. : 2214211025
kelas ppn A
pendidikan Pancasila


Berikan contoh bagaimana Pancasila sebagai etika

Contohnya :

Saling mendengarkan dan menghargai orang lain untuk mewujudkan terjaganya kerukunan berbangsa.
Menjaga persatuan dan kesatuan antar bangsa.
Saling mengingatkan manusia, agar selalu dekat dengan Sang Maha Kuasa sesuai dengan agama yang dipercayainya.
Saling peduli dan membantu agar terjalin hidup yang damai.

PANCASILA 2022 -> FORUM TUGAS -> TUGAS -> Re: TUGAS

by ROISATUN KHOIRIA -
NAMA : Roisatun khoiria
NMP : 2214211024
KELAS : PPN A
PENDIDIKAN PANCASILA

dengan cara selalu berbuat kegiatan positif , mendekatkan diri kepada Allah taat beribadah karna dengan itu kita dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk , pandai memilih pergaulan dan teman karna teman adalah jalan yang paling besar untuk kita terkena dengan pergaulan yang tidak baik , bisa mengenali lingkungan dengan baik agak selalu berprilaku positif di dalam lingkungan itu , saling mengingatkan sesama teman kalo ada teman kita yang salah Dalam hal apapun karena kita memang sesama muslim di wajibkan untuk saling mengingatkan dan juga kita harus terus ber istighfar sepanjang waktu agar selalu ingat kepada Allah

PANCASILA 2022 -> FORUM TUGAS -> tugas -> Re: tugas

by ROISATUN KHOIRIA -
Nama : Roisatun Khoiria
NPM : 2214211025
Pancasila PPN A

Sebagai mahasiswa ideologi Pancasila sangat penting untuk membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih baik lagi serta pribadi yang kreatip , percaya diri. , inovatif. dan hubungan sosial yang baik dan semangat tinggi , contohnya kita harus bersikap saling toleransi sesama mahasiswa, kita harus mendengarkan pendapat orang lain sering bermusyawarah dan juga saling tolong menolong dalam hal apapun dan di manapun kita berada

PANCASILA 2022 -> FORUM TUGAS -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

by ROISATUN KHOIRIA -

Episteme: Pengetahuan dan Logos : Ilmu

Epistemologi: Ilmu tentang Pengetahuan

• Ada 5 Metode

• 1.Metode Induktif

• 2.Deduktif

• 3.Positivis

• 4.Kontemplatif

• 5.Dialektik

1. Metode Induktif/Rasional

• Pengetahuan yang diperoleh manusia melalui akal, indera, dan lain-lain memiliki metode tersendiri dalam teori pengetahuan, diantaranya adalah :

• Metode Induktif (Proses berfikir dari peristiwa khusus (konkrit) ke Umum. (Khusus ke Umum)

• Menyimpulkan suatu kesimpulan dari kesimpulan-kesimpulan hasil observasi (khusus) pada suatu pernyataan yang lebih umum. Dan menurut suatu pandangan yang luas diterima, ilmu-ilmu rasioanalis ditandai oleh metode disebuttif, suatu inferensi bisa induktif bila bertolak dari pernyataan-pernyataan tunggal, seperti gambaran mengenai hasil pengamatan dan penelitian orang sampai pada pernyataan-pernyataan universal.

• David Hume (1711-1716), telah membangkitkan pertanyaan mengenai induksi yang mencengangkan para filosof dari zamannya sampai sekarang

• Apa Fungsi Induktif

• Dalam induksi, setelah diperoleh, maka akan digunakan hal-hal lain, seperti

• Pengetahuan logam mengajarkan kita bahwa kalau logam dipanasi, ia mengembang, bertolak belakang dari teori ini kita akan tahu bahwa jika dipanasi juga akan mengembang.

• Dari contoh di atas dapat diketahui bahwa induksi tersebut memberikan suatu pengetahuan yang disebut juga dengan pengetahuan (sintetik).

2.Metode Deduktif/Empiris

• Deduksi Proses berfikir dari hal umum ke Khusus (umum ke khusus)

• Atau kesimpulan yang menyimpulkan bahwa data-data empiris diolah lebih lanjut dalam suatu sistem pernyataan yang runtut. Hal-hal yang harus ada dalam metode deduktif yaitu adanya perbandingan logistik antara kesimpulan-kesimpulan itu sendiri. Ada penyelidikan bentuk teori itu dengan tujuan apakah teori tersebut memiliki sifat empiris atau ilmiah, ada perbandingan dengan teori lain dan ada pengujian teori dengan jalan yang diterapkan secara kesimpulan-kesimpulan yang bisa ditarik dari teori tersebut.

• Karl Pope

• Popper tidak pernah menganggap bahwa kita dapat membuktikan kebenaran kebenaran teori dari pernyataan yang bersifat tunggal. Tidak pernah ia menganggap bahwa berkat kesimpulan-kesimpulan yang telah divertifisikasikan, teori-teori dapat dikukuhkan sebagai benar atau bahkan hanya mungkin benar, contoh: jika penawaran besar, harga akan turun. Karena penawaran beras besar, maka harga beras akan turun.

3.Metode Positif

• Metode ini dikeluarkan oleh August Comte (1798-1857),. Metode ini berpangkal dari apa yang telah diketahui, yang faktual, yang positif. Ia mengenyampingkan segala uraian/persoalan di luar yang ada sebagai fakta. Oleh karena itu, ia menolak metafisika.

• Apa yang diketahui secara positif, adalah segala yang tampak dan segala gejala. Dengan demikian metode ini dalam bidang filsafat dan ilmu pengetahuan yang dibatasi pada bidang gejala-gejala saja. (Semua serba serba)

Tiga Tahapan

Menurut Comte, perkembangan pemikiran manusia berlangsung dalam tiga tahap:

1. Teologi,

2. Metafisis, dan

3. Positif.

Pada tahap teologis, orang berkeyakinan bahwa dibalik segala sesuatu pernyataan pernyataan kehendak khusus. (Tuhan, Dewa atau apa saja namanya yang mengendalikan alam) Orang beragama rendah.

• Tahap dua metafisik

• Pada tahap metafisik, kekuatan adikodrati itu diubah menjadi kekuatan yang abstrak, yang kemudian dipersatukan dalam pengertian yang bersifat umum yang disebut alam dan dipandangnya sebagai asal dari segala gejala./ hukum alam

• Ketiga

• Pada tahap ini, usaha pengenalan yang mutlak, baik pengetahuan teologis ataupun metafisis dipandang tak berguna, berguna, berguna melacak asal dan tujuan akhir alam, melacak hakikat yang sejati dari segala sesuatu. Yang penting adalah menemukan hukum-hukum kesamaan dan urutan yang terdapat pada fakta-fakta dengan pengamatan dan penggunaan akal. positif

4. Metode Kontemplatif

• Metode ini mengatakan adanya keterbatan indera dan akal manusia untuk memperoleh pengetahuan, sehingga objek yang dihasilkan pun akan berbeda-beda harusnya dikembangkan suatu kemampuan akal yang disebut dengan intuisi.

• Pengetahuan yang diperoleh lewat intuisi ini dapat diperoleh dengan cara berkontemplasi seperti yang dilakukan oleh Al-Ghazali.

• Intuisi

• Intuisi dalam tasawuf disebut dengan ma'rifah yaitu pengetahuan yang datang dari Tuhan melalui pencerahan dan penyinaran. Al-Ghazali dijelaskan bahwa pengetahuan intuisi atau ma'rifah yang disinarkan oleh Allah secara langsung merupakan pengetahuan yang paling benar.

• Pengetahuan yang diperoleh lewat intuisi ini hanya bersifat individual dan tidak bisa digunakan untuk mencari keuntungan seperti ilmu pengetahuan yang dewasa ini bisa dikomersilkan

5. Metode Dialektis

• Dalam filsafat, dialektika mula-mula berarti metode tanya jawab untuk mencapai kejernihan filsafat. Metode ini diajarkan oleh Socrates. Namun Plato mengartikan diskusi logikanya. Kini dialektika berarti tahap logika, yang mengajarkan kaidah-kaidah dan metode-metode penuturan, juga analisis sistematik tentang ide-ide untuk mencapai apa yang terkandung dalampandangan.

• Dielaktika/Hegel

• Dalam kehidupan sehari-hari dialektika berarti kecakapan untuk melakukan perdebatan. Dalam teori pengetahuan ini m,erupakan bentuk pemikian yang tidak tersusun dari satu pikiran tetapi pemikiran itu speerti dalam percakapan, bertolak paling kurang dua kutub.

• Hegel menggunakan metode dialektis untuk menjelaskan filsafatnya, lebih luas dari itu, meurut Hegel dalam realitas ini berlangsung dialektika. Dan dialektika di sini berarti mengompromikan hal-hal yang berlawanan seperti

• Dialektika Hegel

• Diktator. Di sini manusia diatur dengan baik, tapi mereka tidak punya kebebasan (tesis).

• Keadaan di atas menampilkan lawannya, yaitu negara anarki (anti tesis) dan warga negara mempunyai kebebasan tanpa batas, tetapi hidup dalam kekacauan.

• Tesis dan anti tesis ini disintesiskan yaitu negara demokrasi. Dalam bentuk ini kebebasan warga negara dibatasi oleh undang-undang dan hidup masyarakat tidak kacau. (sintesis