Nam: Rizky Novaldi
NPM: 2213032023
Kajian pustaka disusun dengan maksud untuk melakukan peninjauan komprehensif terhadap berbagai literatur yang telah ada dan relevan dengan topik penelitian yang akan diangkat. Proses ini memungkinkan peneliti untuk memahami lebih dalam mengenai topik tersebut, mengenali kecenderungan dan teori yang signifikan, mengevaluasi secara kritis temuan-temuan penelitian sebelumnya, serta menghubungkan berbagai aspek yang berkaitan dengan topik. Lebih lanjut, kajian pustaka berperan penting dalam mengidentifikasi celah penelitian yang berpotensi untuk diisi melalui studi yang akan dilakukan. Dengan demikian, kajian pustaka dalam sebuah penelitian berkontribusi dalam memperkuat dasar teoritis, memperjelas rumusan masalah penelitian, dan memberikan panduan yang terstruktur dalam merancang metodologi penelitian.
Dalam konteks penelitian Strategi Pelestarian Budaya Sakura di Pekon Way Empulau Ulu di Era Globalisasi, penyusunan kajian pustaka menjadi langkah penting untuk memahami bagaimana budaya lokal dapat bertahan di tengah arus modernisasi. Melalui kajian pustaka, peneliti dapat menelusuri berbagai penelitian sebelumnya terkait pelestarian budaya, baik dari aspek strategi, tantangan, maupun peran masyarakat dalam menjaga warisan budaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat menemukan kesenjangan (research gap) yang belum banyak dikaji, misalnya mengenai bagaimana komunitas lokal di Pekon Way Empulau Ulu menghadapi perubahan sosial akibat globalisasi.
Selain itu, kajian pustaka dalam penelitian ini juga berperan dalam membangun kerangka teoritis yang kuat, seperti teori globalisasi dan identitas budaya, yang dapat digunakan untuk menganalisis bagaimana budaya Sakura tetap lestari meskipun terpapar pengaruh budaya luar. Dengan memahami metode yang telah digunakan dalam penelitian serupa, peneliti dapat menentukan strategi yang paling efektif dalam menjaga keberlanjutan budaya ini, baik melalui pendidikan, komunitas, ataupun kebijakan pemerintah.
Pada akhirnya, kajian pustaka akan membantu dalam membandingkan hasil penelitian dengan studi sebelumnya serta memberikan wawasan yang lebih luas mengenai efektivitas strategi pelestarian budaya yang telah diterapkan di berbagai tempat. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam merancang strategi pelestarian budaya yang adaptif di era globalisasi.