M.Effan Ananta
2211011074
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan saya adalah memang terkadang berita hoax lebih mudah tersebar karena orang-orang terlalu mudah percaya dan tidak mencari tau tentang kebenaran atas berita tersebut. Apalagi di zaman sekarang orang-orang lebih menyukai berita hoax dari pada berita valid. Tidak mudah memberi tahu seseorang terkait berita hoaks apabila orang tersebut menyukai kontennya.
Yang saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs adalah dengan cara mencari terlebih dahulu info-info mengenai berita yang dilihat agar ketidaksalahpahaman tidak terjadi, bersikap kritis terhadap berita yang dilihat, menggunakan logika saat mendapat berita yang belum diketahui kebenarannya secara pasti, melaporkan berita tersebut apabila terbukti tidak sesuai fakta alias hoax.
B. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila menyebabkan ketidaksesuaian dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Dimana Pancasila merupakan pedoman dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Contoh sederhana ketika perkembangan IPTEK tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila ialah penyebaran berita hoaxs melalui media sosial (elektronik), hal tersebut memungkinkan perpecahan bagi persatuan Indonesia, yang tentunya hal tersebut bertentangan dengan sila ke-3 Pancasila, yakni sila “Persatuan Indonesia”.
Menurut saya, dalam perkembangan IPTEK khususnya di Indonesia perlu menyertakan nilai-nilai Pancasila agar sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 “untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa” dengan berlandaskan Pancasila.
C.Hal ini juga bisa diambil dampak positifnya bagi negara Indonesia, contohnya: misalnya Indonesia ingin mengambil seseran/pemasukan didalam kegiatan ini, Indonesia dapat memberlakukan kebijakan persyaratan kandungan lokal, yg dimana produk yg di impor tersebut tidak boleh di imporkan secara utuh, sehingga harus dirakit kembali di Indonesia, hal ini dapat meningkatkan peluang kerja di Indonesia.
2211011074
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Tanggapan saya adalah memang terkadang berita hoax lebih mudah tersebar karena orang-orang terlalu mudah percaya dan tidak mencari tau tentang kebenaran atas berita tersebut. Apalagi di zaman sekarang orang-orang lebih menyukai berita hoax dari pada berita valid. Tidak mudah memberi tahu seseorang terkait berita hoaks apabila orang tersebut menyukai kontennya.
Yang saya lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs adalah dengan cara mencari terlebih dahulu info-info mengenai berita yang dilihat agar ketidaksalahpahaman tidak terjadi, bersikap kritis terhadap berita yang dilihat, menggunakan logika saat mendapat berita yang belum diketahui kebenarannya secara pasti, melaporkan berita tersebut apabila terbukti tidak sesuai fakta alias hoax.
B. Perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila menyebabkan ketidaksesuaian dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia. Dimana Pancasila merupakan pedoman dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Contoh sederhana ketika perkembangan IPTEK tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila ialah penyebaran berita hoaxs melalui media sosial (elektronik), hal tersebut memungkinkan perpecahan bagi persatuan Indonesia, yang tentunya hal tersebut bertentangan dengan sila ke-3 Pancasila, yakni sila “Persatuan Indonesia”.
Menurut saya, dalam perkembangan IPTEK khususnya di Indonesia perlu menyertakan nilai-nilai Pancasila agar sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 “untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa” dengan berlandaskan Pancasila.
C.Hal ini juga bisa diambil dampak positifnya bagi negara Indonesia, contohnya: misalnya Indonesia ingin mengambil seseran/pemasukan didalam kegiatan ini, Indonesia dapat memberlakukan kebijakan persyaratan kandungan lokal, yg dimana produk yg di impor tersebut tidak boleh di imporkan secara utuh, sehingga harus dirakit kembali di Indonesia, hal ini dapat meningkatkan peluang kerja di Indonesia.