Kiriman dibuat oleh 2255012012 Adine Gloria Kalalo

NAMA : ADINE GLORIA KALALO
NPM : 2255012012
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR

WAWASAN NUSANTARA

Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mencakup berbagai aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Memahami wawasan nusantara akan mendorong jiwa nasionalisme pada warga negara Indonesia.

Wawasan nusantara memiliki peran penting dalam menciptakan persepsi yang sama di antara seluruh warga negara Indonesia dan menghindari tindakan anarkis yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa. Ini juga menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan bagi pemerintah pusat dan daerah serta seluruh rakyat Indonesia.

Tujuan wawasan nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi dengan mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, suku, bangsa, atau daerah. Perbedaan persepsi dan pendapat dalam konteks sosial-politik dan demokrasi dianggap normal dan diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang dinamis dan kreatif.

Sejarah wawasan nusantara berhubungan dengan perjuangan Indonesia untuk mendapatkan pengakuan internasional atas wilayah laut yang luas, seperti yang terjadi dalam Konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982. Wawasan nusantara juga menganggap wilayah Indonesia sebagai kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan.

Wawasan nusantara penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta melindungi semua warga negara dan tumpah darah Indonesia. Konsepsi ini mengajak seluruh warga negara untuk melihat keluasan wilayah dan keragaman di dalamnya sebagai satu kesatuan, serta mendorong sikap bela negara dan cinta tanah air.
NAMA : ADINE GLORIA KALALO
NPM : 2255012012
KELAS : B
PRODI : S1 ARSITEKTUR

A. Isi artikel tersebut mencakup berbagai isu HAM yang dihadapi oleh Indonesia pada tahun tersebut, termasuk pelanggaran hak sipil dan politik, hak ekonomi dan sosial, serta kebebasan berekspresi dan pers. Dalam analisisnya, artikel ini menyatakan bahwa situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019 mengalami penurunan dan menyoroti kebutuhan untuk penegakan yang lebih kuat terhadap HAM. Beberapa hal positif yang dapat diambil adalah kesadaran tentang tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan dan melindungi HAM di Indonesia. Artikel ini dapat memicu pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu HAM dan mengilhami upaya untuk meningkatkan perlindungan dan penegakan HAM di masa depan.

B. Demokrasi Indonesia merupakan sebuah sistem pemerintahan yang mencerminkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia dalam konteks modern. Secara keseluruhan, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan semangat inklusifitas, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman yang merupakan karakteristik budaya dan masyarakat Indonesia. Hal ini memberikan landasan yang kuat untuk membangun sistem politik yang demokratis di negara ini, dengan menempatkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli sebagai landasan yang penting dalam menjalankan demokrasi yang bermakna dan berkelanjutan.

C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini memiliki tantangan dan kompleksitas tertentu dalam menjalankan prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NKRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Berikut adalah analisis singkat mengenai hal tersebut 1. Prinsip Pancasila Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mencakup lima sila, antara lain kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Meskipun Pancasila secara formal diakui, interpretasi dan implementasinya dalam praktik demokrasi masih menjadi perdebatan. Terdapat tantangan dalam mengintegrasikan sila-sila Pancasila ke dalam sistem politik dan pemerintahan secara konsisten. 2. UUD NRI 1945 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 merupakan landasan hukum bagi demokrasi Indonesia. Namun, implementasinya sering kali mengalami kendala, terutama dalam hal pemisahan kekuasaan, perlindungan hak asasi manusia, dan pemberantasan korupsi. Meskipun UUD NRI 1945 telah mengalami beberapa perubahan dan amendemen untuk memperkuat demokrasi, tantangan dalam menerapkan prinsip-prinsip konstitusi tersebut masih ada. 3.Hak Asasi Manusia, Indonesia telah mengadopsi berbagai instrumen internasional yang menegaskan pentingnya hak asasi manusia. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa tantangan dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia di Indonesia. Beberapa masalah yang masih dihadapi termasuk penegakan hukum yang tidak adil, keterbatasan kebebasan berekspresi, penindasan terhadap aktivis, dan perlakuan tidak adil terhadap kelompok minoritas.
Dalam prakteknya, demokrasi Indonesia mengalami tantangan dan perlu upaya lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian dengan Pancasila, UUD NRI 1945, dan nilai-nilai hak asasi manusia. Diperlukan reformasi yang lebih dalam dalam sistem politik dan pemerintahan, penegakan hukum yang adil, perlindungan hak asasi manusia yang lebih baik, serta partisipasi yang lebih luas dari masyarakat dalam pengambilan keputusan politik. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa Indonesia juga telah mengalami kemajuan dalam beberapa aspek demokrasi, seperti pemilihan umum yang teratur, kebebasan media yang relatif, dan aktifitas organisasi masyarakat sipil yang kuat.

D. Menurut saya terkait situasi yang ada pada soal, praktik dimana anggota parlemen menggunakan posisi mereka untuk melaksanakan agenda politik pribadi yang bertentangan dengan kepentingan nyata masyarakat adalah perilaku yang tidak diinginkan dalam sistem demokrasi yang sehat. Anggota parlemen seharusnya mewakili suara rakyat dan bertanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan publik, mempromosikan kesejahteraan masyarakat, dan membuat keputusan yang memihak kepada rakyat. Sikap seperti itu dapat merusak integritas demokrasi dan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi parlemen dan politik secara keseluruhan. Ini juga bisa menghasilkan keputusan yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat dan melanggar prinsip akuntabilitas dan transparansi. penting juga bagi masyarakat untuk memonitor dan mengevaluasi kinerja parlemen, serta melakukan partisipasi aktif dalam proses politik untuk memastikan bahwa kepentingan mereka diwakili dengan baik. Adanya tanggung jawab dari pemilih untuk memilih calon yang berkualitas dan berintegritas serta mengawasi kinerja mereka menjadi penting dalam menjaga sistem demokrasi yang sehat.

E. Penting untuk membedakan antara penggunaan kekuatan kharismatik yang positif, yang mengilhami partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, dengan penggunaan yang merugikan hak-hak individu dan kelompok tertentu. Dalam demokrasi yang sehat, penting untuk menanamkan prinsip-prinsip hak asasi manusia, seperti kebebasan berpendapat, kebebasan berekspresi, perlindungan terhadap ancaman, dan hak-hak dasar individu. Pengawasan dan keseimbangan kekuatan juga penting dalam menghindari kekuatan oleh individu atau kelompok yang memiliki kekuatan kharismatik.