Nama: Ilham Abi Yansyah
NPM: 2211031175
Kelas: S1 Akuntansi D
Menurut saya, setiap negara pasti memiliki ideologi sebagai pedoman masyarakat dalam menjalani kehidupannya di suatu negara. Indonesia, memiliki ideologi negara yaitu Pancasila dengan berlambangkan burung garuda.
Pancasila sendiri telah ada sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit yang dibuktikan oleh buku Kertagama karya Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karya Mpu Tantular, dimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan kemasyarakatan pada waktu itu. Pancasila adalah representatif dari cita-cita bangsa. Lahirnya Pancasila diawali oleh semangat juang bangsa Indonesia untuk merdeka setelah diberikan janji kemerdekaan oleh Jepang.
Adapun tantangan yang harus dihadapi sebelum Pancasila resmi diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yaitu penolakan terhadap sila pertama pada saat Pancasila masih berbentuk rumusan oleh masyarakat bagian timur Indonesia. Masyarakat bagian timur merasa penggunaan kata “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” setelah kata ketuhanan tidak sesuai, karena tidak seluruh masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Sehingga kata-kata tersebut diganti dengan “Yang Maha Esa”.
Hal tersebut, membuktikan bahwa Pancasila sebagai dasar negara tidak mementingkan golongan tertentu saja, melainkan mengedepankan kepentingan bersama guna untuk mencapai cita-cita bangsa yaitu persatuan. Setelah Pancasila diresmikan, terdapat tantangan lain yang harus di hadapi bangsa Indonesia, yaitu upaya mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi komunis oleh PKI (Partai Komunis Indonesia).
Pada saat ini tantangan-tantangan terhadap Pancasila semakin beragam, mulai dari tantangan yang berasal dari luar maupun dari dalam. Meskipun terdapat tantangan-tantangan terhadap Pancasila, Pancasila dapat bertahan hingga saat ini. Hal tersebut disebabkan karena Pancasila tidak lepas dari konsep dasar Pancasila, yaitu Pancasila sebagai representatif dari cita-cita bangsa yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Pancasila memiliki peran sebagai ideologi terbuka yang memiliki arti Pancasila bersifat fleksibel, yaitu mampu menghadapi perkembangan zaman. Selain itu, Pancasila sebagai dasar negara (fundamen) digunakan untuk mengatur pemerintahan negara, atau pun sebagai dasar untuk mengatur seluruh penyelenggaraan negara. Sebagai dasar hukum, baik itu yang tertulis atau pun tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Indonesia sudah seharusnya bersumber dan ada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental.