Nama : Dea Nisa Sifana
Npm : 2216031001
Kelas : Reguler A
Analisis Soal
1.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil dari kejadian tersebut?
Jawab : tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah akibat dari unjuk rasa mengenai undang-undang cipta kerja yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa dan kelompok buruh atau serikat pekerja, adalah menjadi wadah penularan virus corona. Hal positif yang saya dapat dari berita diatas adalah hal yang dikatakan oleh Nizam yakni para mahasiswa seharusnya dapat melakukan kajian akademis terhadap UU Cipta Kerja yang disahkan, alih-alih turun ke jalan untuk ikut unjuk rasa menolak UU tersebut.“Kampus kekuatan utamanya kan di intelektualitas, adik-adik mahasiswa itu intelektualitas muda yang mestinya memberikan masukan-masukan dengan kajian-kajian intelektual yang kuat. Dan Insya Allah semua itu pasti juga kita teruskan,” ucapnya. Menurut dia, sejumlah masukan yang diterima Kemendikbud dari berbagai pihak terkait klaster pendidikan di UU itu juga telah disampaikan ke Badan Legislasi DPR.
2.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai tata cara mengemukakan pendapat di tempat umum seperti demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya tetapi merasa tidak bersalah meskipun telah jelas-jelas merusak dan bagaimanakah cara menyalurkan aspirasi lebih baik di tengah pandemi covid-19?
Jawab :
Saya sangat tidak setuju apabila ada peserta demonstrasi yang merusak fasilitas umum. Fasilitas umum dibangun dengan menggunakan uang rakyat dan digunakan untuk membantu keperluan seluruh rakyat. Demonstrasi perlu dilakukan dengan benar sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.Demonstrasi harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan menghindari segala bentuk perilaku anarkis. Perilaku anarkis akan merugikan banyak orang. Salah satu contoh buruk dari perilaku anarkis dan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh peserta demonstrasi adalah merusak fasilitas umum. Perusakan fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Fasilitas umum diperlukan keberadaanya untuk membantu keperluan seluruh warga masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Merusak fasilitas umum dapat mengganggu aktivitas dan roda perekonomian di Indonesia. Cara menyalurkan aspirasi ditengah pandemi covid-19 adalah salah satunya dengan mengadakan rapat atau pertemuan antara dewan anggota dan perwakilan dari mahasiswa ataupun perwakilan kampus dengan harapan mereka dapat berdiskusi dan menemukan solusi yang tepat. Dalam pertemuan atau rapat ini juga harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dan sebagainya sesuai dengan peraturan yang ada.
3.Bagaimanakah solusimu mengenai permasalahan benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh dalam konteks tetap mengedepankan antara hak dan kewajiban yang seimbang?
Jawab: Menurut saya solusi yang dapat diambil dari permasalahan tersebut yaitu yang pertama Membangun komunikasi yang baik antara pengusaha dan buruh. Komunikasi yang baik dapat membantu mengurangi ketidaksepahaman dan meningkatkan pemahaman antara kedua pihak tentang kebutuhan dan harapan masing-masing. Yang kedua Menerapkan prinsip keadilan dalam memberikan hak dan kewajiban bagi pengusaha dan buruh. Pengusaha harus memperhatikan kebutuhan dan hak-hak buruh, seperti upah yang layak, lingkungan kerja yang aman dan sehat, dan hak untuk berserikat. Selain itu juga Menerapkan aturan yang adil dan transparan dalam mengelola perusahaan. Pengusaha harus memastikan bahwa kebijakan dan tindakan yang diambil tidak merugikan hak dan kewajiban buruh. Dalam mengatasi masalah benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh, penting untuk selalu mengedepankan prinsip keadilan dan saling menghormati hak dan kewajiban antara kedua pihak. Dengan begitu, masalah ini dapat diatasi dengan baik dan mencapai keseimbangan yang adil dan baik bagi kedua belah pihak.
4.Jelaskan hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara sehingga mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
Jawab: menurut saya hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara adalah Memperkuat sistem pendidikan dan pembelajaran tentang hak dan kewajiban warga negara. Pendidikan tentang hak dan kewajiban warga negara harus menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan, sehingga setiap warga negara memahami hak dan kewajibannya serta tanggung jawabnya dalam masyarakat. Selain itu juga Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjunjung tinggi hak dan kewajiban. Melalui kampanye dan sosialisasi yang tepat, masyarakat akan lebih memahami pentingnya menjunjung tinggi hak dan kewajiban demi menciptakan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan melakukan perbaikan tersebut diharapkan bahwa hak dan kewajiban antara negara dan warga negara dapat dijunjung tinggi, dan masyarakat dapat hidup dalam keharmonisan dan keselarasan, menciptakan negara yang lebih baik dan sejahtera.