Kiriman dibuat oleh DEA NISA SIFANA

Nama : Dea Nisa Sifana
Kelas : Reguler A
Npm : 2216031001
Prodi :Ilmu Komunikasi
Analisis Video
Pada video tersebut membahas mengenai geoplitik Indonesia yang dimana geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Geopolitik mempunyai macam-macam teori yang diperkenalkan pertama kali oleh ir Soekarno pada siding BPUPKI pada tanggal 1 juni 1945 yaitu : Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, itik Alfred Thayer Mahan, Guillo Douhet, William Mitchel, saversk dan JFC fuller. Prinsip geopolitik Indonesia tidak berpusat pada kepentingan wilayah, namun menitikberatkan pada persatuan yang dibangun dalam wilayah tersebut. Dalam pengaplikasian nya, terdapat Wawasan Nusantara yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945.
Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. Cara Pandang Bangsa Indonesia yaitu dengan Perwujudan kepulauan nusantara sebagai suatu kesatuan politik, satu kesatuan ekonomi, satu kesatuan sosial budaya dan sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan. Kehidupan bernegara terdapat dalam konsep NKRI yang tercantum pada pasal 1 ayat 1 UUD NRI 1945 yang berbunyi "Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik". Kesatuan wilayah Indonesia itu mencakup politik, hukum, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan Adapun keunggulan negara Indonesia yaitu jumlah penduduknya cukup besar, memiliki keanekaragaman budaya, letak wilayah yang strategis dan lainnya.
Nama : Dea Nisa Sifana
Npm : 2216031001
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi
Analisis Soal
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab
Tanggapan saya mengenai isi artikel tersebut ialah di didalam artikel tersebut membahas tentang konflik komunal di perbatasan Indonesia Timor Leste dan upaya penyelasaiannya yang dimana kedua negara saling serang dengan melempar batu dan kayu di perbatasan Kabupaten Timor Tengah Utara (Indonesia) dengan Distrik Oecussi (Timor Leste). Konflik ini menimbulkan ketegangan hubungan antarwarga hingga berhari-hari berikutnya (Tempo,15 Oktober 2013). Konflik tersebut bukan pertama kali terjadi, karena pada akhir Juli 2012 konflik serupa juga terjadi di kabupaten yang sama, tetapi melibatkan warga dari desa yang berbeda. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah pentingnya kerjasama antar negara untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan perbatasan serta perlunya antisipasi pemerintah agar tidak terjadi konflik serupa di masa mendatang. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya pemahaman dan penegakan hukum yang mengatur perbatasan antar negara untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara negara tetangga.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab :
Menurut pendapat saya Tanpa adanya wawasan nusantara, banyak dampak negatif yang akan terjadi bagi bangsa Indonesia. Pertama, hilangnya identitas bangsa. Identitas bangsa adalah suatu hal yang sangat penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam sebuah negara. Jika kita tidak memiliki wawasan nusantara yang memadai, maka identitas bangsa kita akan semakin pudar dan hilang. Selain itu juga tanpa wawasan nusantara yang cukup, kita tidak dapat berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Kita mungkin tidak memahami kebutuhan masyarakat Indonesia dan kebijakan pemerintah yang diperlukan untuk memajukan bangsa. Sebagai akibatnya, kita tidak akan mampu memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi negara dan masyarakat. Karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk memiliki wawasan nusantara yang cukup. Melalui pendidikan, membaca, travelling, dan berinteraksi dengan masyarakat Indonesia, kita dapat memperluas pengetahuan kita tentang Indonesia dan memperkuat identitas kita sebagai bangsa Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab :
Konsepsi Wawasan Nusantara menekankan pentingnya dialog antaretnis dan antaragama dalam membangun kerjasama dan persatuan. Mempromosikan dialog tersebut bertujuan untuk mempromosikan saling pengertian dan mencegah konflik etnis dan agama di sepanjang perbatasan Indonesia-Timor Timur. Konsep nusantara menekankan pentingnya menjaga keutuhan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan. Menjaga keutuhan wilayah Indonesia bertujuan untuk mencegah konflik terkait klaim teritorial di perbatasan Indonesia-Timor Leste.