Kiriman dibuat oleh Yohan anugrah s Yohan anugrah simamora

Nama:yohan anugrah s
Npm:2207051011
Kelas:d3mi
1.Konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Timor Leste memperoleh kemerdekaannya dari Indonesia pada tahun 1999. Konflik ini berawal dari perbedaan etnis dan agama yang menjadi pemicu terjadinya konflik antara masyarakat di kedua negara
2.Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, ada beberapa kemungkinan dampak yang bisa terjadi:
Potensi konflik antarsuku: Indonesia terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dengan keanekaragaman suku bangsa yang besar. Tanpa prinsip-prinsip Wawasan Nusantara, ada kemungkinan meningkatnya konflik antarsuku bangsa yang dapat mengganggu stabilitas dan persatuan nasional.
Ketegangan regional: Konsepsi Wawasan Nusantara juga berfokus pada kerjasama dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Tanpa pendekatan ini, hubungan dengan negara-negara tetangga mungkin menjadi tegang, yang dapat berdampak negatif terhadap keamanan dan pembangunan ekonomi regional.
Tidak adanya integrasi nasional: Wawasan Nusantara juga mencerminkan upaya integrasi nasional dengan mengakui keberagaman budaya dan suku bangsa di Indonesia. Tanpa konsepsi ini, potensi munculnya sentimen separatisme atau ketidakharmonisan antara kelompok-kelompok sosial yang berbeda bisa menjadi lebih tinggi.
3.Persatuan dan kesatuan: Wawasan Nusantara menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Konsepsi ini memandang Indonesia sebagai satu kesatuan yang terdiri dari berbagai entitas wilayah dan kelompok sosial. Dalam hal ini, penting untuk mempromosikan semangat nasionalisme dan rasa memiliki terhadap negara, sehingga kepentingan bersama dapat lebih diutamakan daripada perbedaan yang memecah-belah.
Nama:yohan anugrah simamora
Npm:2207051011
Kelas:d3 mi
Letak geografis yang strategis: Indonesia memiliki letak geografis yang strategis di persimpangan antara Samudra Hindia dan Pasifik. Kehadiran selat-selat penting seperti Selat Malaka dan Selat Sunda memberikan akses maritim yang vital bagi lalu lintas perdagangan global. Keberadaan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia juga memberikan keunggulan strategis dalam hal sumber daya alam, seperti perikanan dan minyak bumi.
Kekuatan ekonomi regional: Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu anggota G20. Pertumbuhan ekonominya yang stabil dan populasi yang besar menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menarik bagi investor. Namun, masih ada tantangan dalam mengatasi kesenjangan ekonomi dan mencapai pertumbuhan yang inklusif di seluruh wilayah.
Peran maritim: Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki kepentingan yang besar dalam mengamankan perairan dan wilayah maritimnya. Hal ini terkait dengan kegiatan penegakan hukum laut, keamanan maritim, dan perlindungan sumber daya alam. Indonesia telah aktif dalam menjalin kerja sama regional, termasuk dalam kerangka ASEAN, untuk mengatasi masalah keamanan maritim, penangkapan ikan ilegal, dan perubahan iklim yang berdampak pada kelangsungan hidup pulau-pulau kecil