Nama:yohan anugrah simamora
Npm:2207051011
Kelas:D3 mi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Pada tahun 2019, lembaga-lembaga mencatat penurunan kualitas kinerja HAM di Indonesia, karena demokrasi mundur dan adanya ancaman rezim otoritarian yang mengurangi kebebasan sipil. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah untuk memperbaiki kualitas kinerja di Indonesia. Pemerintah juga melakukan upaya positif seperti memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab : Menurut saya, demokrasi di Indonesia didasarkan pada nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia, seperti musyawarah, gotong royong, dan kearifan lokal. Ketiga nilai ini mengedepankan persatuan yang memperkuat landasan budaya dan adat istiadat.
Saya meyakini bahwa prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa tercermin dalam Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia. Prinsip ini menunjukkan pengakuan terhadap pentingnya agama dan spiritualitas dalam kehidupan bersama sebagai bangsa. Demokrasi di Indonesia tidak menghalangi partisipasi atau kesetaraan warga negara dengan keyakinan agama yang berbeda.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab : praktik nya Indonesia yaitu dengan memiliki lembaga-lembaga demokratis seperti;pemilihan umum, lembaga legislatif, dan pemisahan kekuasaan antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab : Sebagai wakil rakyat,
tugas utama anggota parlemen adalah mewakili kepentingan dan keinginan rakyat yang mereka layani. Jika mereka melakukan tindakan yang tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat, hal ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem politik dan merugikan proses demokrasi. Oleh karena itu, penting bagi anggota parlemen untuk mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab ; Pihak-pihak tertentu memiliki kekuasaan yang bersumber dari tradisi atau agama, yang secara signifikan mempengaruhi loyalitas dan emosi rakyat. Hal ini dapat memengaruhi tindakan dan kesetiaan mereka terhadap tujuan yang diusung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan kekuasaan dan melindungi hak asasi manusia. Masyarakat perlu menyadari hak-hak mereka, sementara pemimpin harus bertanggung jawab dalam melaksanakan
tugas mereka dengan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia