Nama: Rizka Dian Misary
Npm: 2211031113
Kelas: AKT C
14a. Pentingnya Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK
Pancasila sebagai ideologi bangsa harus menjadi semangat dan pendukung kehidupan masyarakat indonesia, karena di dalam pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang merupakan akulturasi dari berbagai pemikiran baik mengenai agama, pendidikan, budaya, sosial, politik, dan ekonomi.
Pancasila sebagai dasar pengembangan iptek bertujuan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat dan pelindung bangsa dari pengaruh buruk.
Sila ketuhanan yang maha esa
Iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dan diciptakan tapi juga memikirkan tujuan kebermanfaatan dan akibat yang merugikan masyarakat apakah ada atau tidak.
Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Mengimplementasikan dasar-dasar moral dimana manusia dalam mengembangkan dan menggunakan iptek harus bijak dan beradab.
Sila Persatuan Indonesia
Rasa nasionalisme dimana dalam hal ini iptek diharapkan dapat menjadi alat pemersatu bangsa, persahabatan, persaudaraan antar daerah.
Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Mengimplementasikan nilai demokratis. Dimana dalam pengembangan iptek seorang ilmuwan harus menghargai kebebasan pendapat dari orang lain dan siap dikritik atas penemuannya.
Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Keseimbangan keadilan dalam kehidupan. Dimana dalam pengembangan iptek harus memperhatikan keseimbangan hubungan manusia baik dengan diri sendiri, tuhannya, orang lain, alam dan lingkungan, serta bangsa dan negara.
Dalam kehidupan saat ini pengembangan, penggunaan, dan pemanfaatan teknologi menjadi suatu keharusan supaya tidak menjadi individu yang tertinggal. Namun, perlu diwaspadai adanya penyelahgunaan teknologi secara sembarang dan tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, dalam pengembangan dan penggunaannya tidak boleh menyimpang dari nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.
Upaya-upaya yang dapat dikakukan untuk memperkuat pengimplementasian nilai-nilai pancasila yaitu sebagai berikut
- melalu dunia pendidikan, dengan menambahkan mata pelajaran khusus pancasila pada setiap satuan pendidik hingga ke perguruan tinggi.
- penyuluhan tentang pentingnya menerapkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dimana sekarang banyaknya masyarakat yang masih belum mampu memahami nilai-nilai pancasila sehingga dengan adanya sosialiasi akan membantu masyarakat memahami nilai-nilai pancasila untuk kehidupan sehari-hari.
- memperkenalkan nilai-nilai pancasila melalui media massa.
- memberikan saksi kepada pihak-pihak yang melanggar pancasila.
- menolak dengan tegas paham-paham yang menyimpang dari pancasila
- menjadikan pancasila sebagai acuan dalam bertindak dan memanfaatkan teknologi
- kritis dan bijak untuk selalu dapat memilah informasi yang didapat agar tidak menyimpang dari pancasila.
14b. Teori Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
Ketuhanan
mengandung isi mutlak bahwa dalam NRI tidak ada tempat untuk hal pertentangan terhadap tuhan dan paksaan agama.
Kemanusiaan
mengandung cita cita kemanusiaan yang lengkap memenuhi hakekat manusia. Sesuatu hal dikatakan benar apabila sesuatu itu mendorong pada semakin menguatnya nilai-nilai pancasila. Segala upaya mencapai tujuan dengan menghalalkan segala cara tidak mendapatkan tempat dalam pancasila.
Persatuan
Notonagoro menyatakan sifat mutlak kesatuan bangsa, wilayah dan negara indonesia yang terkandung dalam sila ketiga, dengan segala perbedaan dan pertentangan di dalamnya, memenuhi sifat hakekat daripada satu, yaitu mutlak tidak dapat dibagi. Maka kebenaran suatu hal yang satu tidak dapat dibagi-bagi.
Kerakyatan
Kebenaran merupakan persoalan apakah sesuatu itu bermanfaat atau tidak. Sesuatu akan bermanfaat apabila dirumuskan secara bersama-sama dengan keterlibatan bersama dari subjek. Dalam hal ini setiap manusia adalah subjek dan objek dari apa yang dianggap benar.
Keadilan
Hakekat daripada adil menurut pengertian ilmiah, yaitu terpenuhinya segala sesuatu yang telah menjadi suatu hak dalam hidup bersama sebagai sifat hubungan antara satu dengan yang lain, mengakibatkan bahwa memenuhi tiap-tiap hak di dalam hubungan antara satu dengan yang lain adalah wajib.
Teori Kebenaran Pancasila ada 3, yaitu:
- Teori koherensi
- Teori korespondensi
- Teori pragmatik
Ketiga teori tersebut menurut pancasila tidak dipertentangkan tetapi saling melengkapi.
Dengan berorientasi pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.