གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Auni Maliki

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Auni Maliki གིས-
Nama : Auni Maliki
NPM : 2216031144
Kelas : Reguler B
Analisis Soal!
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
-Jawaban
Pada artikel tersebut dijelaskan bahwasanya masih terdapat banyak pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia di samping itu pada tahun 2019 merupakan tahun yang sangat kelam bagi HAM Indonesia karena banyaknya terjadi pelanggaran HAM pada tahun itu dan orang-orang yang menjadi pembela HAM mendapatkan berbagai serangan atas upayanya dalam mempertahankan HAM di Indonesia. Kemunduran HAM di Indonesia terdapat pada banyak sektor salah satu contohnya yaitu pada daerah Papua yang mereka bukan hanya sekedar orang-orang yang ingin Merdeka tetapi orang-orang yang memiliki perbedaan mulai dari gaya hidup tingkat ekonomi dan juga warna kulit. Walaupun rasisme tidak terlalu menjadi masalah di Indonesia tetapi pemerintah masih bungkam tentang adanya rasisme di Indonesia.
Hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut yaitu dengan keadaan HAM yang buruk di indonesia tersebut, Indonesia masih memperjuangkan HAM untuk masyarakatnya dan juga mahasiswa-mahasiswa masih memiliki semangat untuk memperjuangkan hak asasi manusia yang ada di Indonesia.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
-Jawaban
Menurut saya demokrasi Indonesia merupakan sebuah sistem politik yang mengakui dan menerapkan nilai-nilai keberagaman yang kuat dalam masyarakat Indonesia. Keberagaman etnis, agama, budaya, dan bahasa di Indonesia mencerminkan kekayaan adat istiadat yang beragam. Dalam konteks demokrasi, pengakuan terhadap adat istiadat dan budaya ini dapat dilihat sebagai cara untuk menghargai dan memastikan partisipasi seluruh warga negara.
Selain itu, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa juga tercermin dalam nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk yang beragama Islam, namun juga memiliki keragaman agama lainnya seperti Kristen, Hindu, Buddha, dan agama-agama tradisional. Prinsip berke-Tuhanan yang Maha Esa dalam demokrasi Indonesia mengakui pentingnya toleransi agama dan keyakinan yang berbeda, serta menjamin kebebasan beragama bagi semua warga negara.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
-Jawaban
Secara konstitusional, praktik demokrasi di Indonesia diatur oleh Pancasila sebagai dasar negara dan UUD NRI 1945 sebagai konstitusi. Pancasila mengandung nilai-nilai dasar, termasuk ke-Tuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. UUD NRI 1945 menetapkan struktur pemerintahan, hak-hak warga negara, dan mekanisme demokrasi di Indonesia.
Namun, dalam praktiknya, ada ruang untuk penilaian dan perdebatan tentang sejauh mana praktik demokrasi di Indonesia mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia.
Menurut saya interpretasi dan penerapan Pancasila yang konsisten dalam setiap aspek kehidupan politik masih menjadi tantangan, terutama dalam mengatasi korupsi, ketimpangan sosial, dan konflik kepentingan.
Untuk UUD NRI 1945 implementasinya masih mengalami tantangan, terutama dalam hal perlindungan hak asasi manusia secara menyeluruh, khususnya terkait hak-hak minoritas, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Selain itu, perlu diperhatikan juga dalam memastikan kemandirian lembaga-lembaga negara yang mengawal prinsip-prinsip demokrasi.
Dan untuk Hak Asasi Manusia masih terdapat pelanggaran hak asasi manusia, seperti diskriminasi, kekerasan, dan keterbatasan akses terhadap keadilan. Selain itu, peran lembaga penegak hukum dan mekanisme pengawasan terhadap pelanggaran hak asasi manusia juga menjadi perhatian penting.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
-Jawaban
Hal tersebut merupakan merupakan masalah yang cukup umum dalam konteks politik di berbagai negara, termasuk Indonesia. Masalah tersebut dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap para politisi dan proses demokrasi secara keseluruhan.
Menurut saya anggota parlemen seharusnya bertindak sebagai perwakilan rakyat dan mewakili kepentingan masyarakat yang mereka layani. Mereka yang diharapkan oleh kita masyarakat untuk bekerja demi kepentingan publik, menghargai kebebasan berpendapat, dan mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan.
Sikap yang akan saya lakukan adalah saya akan memilih yang terbaik untuk menjadi pemimpin dan saya akan berusaha untuk selalu mengawal keputusan pemimpin tersebut.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
-Jawaban
Menurut saya pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas merupakan tantangan dan masalah yang sangat perlu di awasi dalam era demokrasi dewasa saat ini, dan mereka yang melakukan hal tersebut haruslah mendapatkan hukuman yang setimpal karena telah memanipulasi masyarakat dengan loyalitas nya. Konsep hak asasi manusia dan prinsip-prinsip demokrasi membutuhkan perlindungan yang kuat untuk mencegah pelanggaran dan penyalahgunaan kekuasaan semacam itu. Masyarakat dan lembaga-lembaga negara perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa hak asasi manusia di Indonesia terjamin dan terlaksana dengan baik.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

Auni Maliki གིས-
Nama : Auni Maliki
NPM : 2216031144
Kelas : Reguler B

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Menurut saya artikel tersebut menjelaskan tentang konflik yang terjadi antara Indonesia dan Timor Leste penyebabnya adalah batas negara dan faktor-faktor lainnya hal tersebut mendatangkan suatu konflik yang menyebabkan ketegangan antar kedua negara yang hal tersebut merupakan suatu hal yang negatif antar bernegara. Hal positif yang dapat saya simpulkan yaitu setiap negara haruslah memiliki kesepakatan yang harus ditaati mulai dari kesepakatan bernegara dan kesepakatan lain seperti perbatasan dan lain sebagainya, dengan adanya konflik tersebut menjadi pelajaran lebih lanjut bagi pemerintah agar dapat lebih memperhatikan batas-batas dan masalah-masalah yang terjadi di antara warga negaranya.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab : Konsepsi Wawasan Nusantara adalah pandangan strategis yang mengedepankan pemahaman tentang wilayah kepulauan Indonesia yang luas dan keragaman budaya serta kehidupan masyarakatnya. Konsep ini mengakui pentingnya menyatukan dan mengintegrasikan seluruh wilayah Indonesia, baik secara geografis maupun sosial-budaya, serta mempromosikan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut saya jika Indonesia tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara, beberapa hal yang mungkin terjadi antara lain:

A. Fragmentasi dan Disintegrasi Wilayah: Tanpa konsepsi Wawasan Nusantara, mungkin ada kecenderungan untuk mengabaikan perbedaan geografis dan budaya antara pulau-pulau di Indonesia. Hal ini bisa berdampak pada fragmentasi wilayah, kurangnya koordinasi dan integrasi antara pulau-pulau, serta munculnya ketimpangan pembangunan di beberapa daerah.

B. Ketegangan Antarwilayah: Tanpa kesadaran akan keragaman budaya dan perbedaan sosial antara pulau-pulau, mungkin ada peningkatan ketegangan antarwilayah. Kurangnya pemahaman dan apresiasi terhadap keragaman budaya dan perbedaan sosial dapat memicu konflik dan ketegangan antara masyarakat di berbagai wilayah.

C. Ketidakseimbangan Pembangunan: Konsepsi Wawasan Nusantara mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Tanpa konsep ini, ada risiko ketimpangan pembangunan antarwilayah yang lebih besar. Beberapa pulau atau daerah mungkin akan mendapatkan lebih banyak perhatian dan investasi dibandingkan dengan yang lain, yang dapat menyebabkan disparitas ekonomi dan sosial yang lebih besar.

D. Kerentanan terhadap Ancaman Eksternal: Konsepsi Wawasan Nusantara juga melibatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kedaulatan wilayah Indonesia. Tanpa konsep ini, Indonesia mungkin menjadi lebih rentan terhadap ancaman eksternal, baik itu konflik teritorial, penangkapan ilegal sumber daya alam, atau kegiatan ilegal lainnya di wilayah perairan dan udara Indonesia.

Jadi kesimpulan yang dapat daya ambil adalah konsepsi Wawasan Nusantara memiliki peran penting dalam membangun persatuan, kesatuan, dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Tanpa konsep ini, mungkin akan terjadi fragmentasi wilayah, ketegangan antarwilayah, ketidakseimbangan pembangunan, dan kerentanan terhadap ancaman eksternal. Konsepsi Wawasan Nusantara membantu mewujudkan pemahaman yang lebih baik tentang kekayaan dan potensi yang dimiliki oleh Indonesia sebagai negara kepulauan, serta mempromosikan koordinasi dan kerjasama antara pulau-pulau dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab : Menurut saya konsepsi Wawasan Nusantara memiliki peran penting dalam mencegah timbulnya konflik seperti konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dengan cara berikut:

A. Pemahaman dan Penghormatan terhadap Keragaman Budaya: Konsepsi Wawasan Nusantara mendorong pemahaman yang mendalam tentang keragaman budaya di Indonesia, termasuk di wilayah perbatasan. Dengan memahami dan menghormati keragaman budaya, kesalahpahaman dan prasangka negatif dapat diminimalisir, sehingga mencegah munculnya konflik.

B. Promosi Persatuan dan Kesatuan: Konsepsi Wawasan Nusantara mendorong promosi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Melalui pendekatan ini, pentingnya menjaga kesatuan dan membangun hubungan yang harmonis antara berbagai kelompok etnis dan agama di wilayah perbatasan menjadi perhatian utama. Dengan adanya kesadaran akan persatuan, potensi konflik dapat diredam dan masyarakat di perbatasan dapat bekerja sama untuk mencapai pembangunan yang lebih baik.

C. Pemberdayaan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan: Konsepsi Wawasan Nusantara juga mengakui pentingnya pemberdayaan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah perbatasan. Dengan adanya akses yang lebih baik terhadap sumber daya dan peluang ekonomi, serta pembangunan infrastruktur yang merata, ketimpangan sosial dan ekonomi dapat dikurangi. Hal ini dapat mengurangi frustrasi dan ketegangan yang sering menjadi pemicu konflik.

D. Diplomasi dan Kerjasama Regional: Konsepsi Wawasan Nusantara mendorong kerjasama regional dan diplomasi dalam menangani isu-isu perbatasan. Dengan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara tetangga, termasuk Timor Leste, Indonesia dapat membangun hubungan yang baik, mengatasi perbedaan, dan menyelesaikan sengketa dengan cara damai. Pendekatan ini dapat membantu mencegah konflik yang mungkin timbul di perbatasan.

E. Pengawasan dan Penegakan Hukum: Konsepsi Wawasan Nusantara juga melibatkan pengawasan dan penegakan hukum yang kuat di wilayah perbatasan. Dengan memastikan keberadaan kepolisian dan aparat penegak hukum yang efektif, tindakan kekerasan dan pelanggaran hukum dapat dicegah dan ditindak dengan cepat. Ini dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan mengurangi potensi konflik.

Kesimpulan yang saya dapat adalah melalui pendekatan-pendekatan tersebut, konsepsi Wawasan Nusantara dapat berperan dalam mencegah dan menyelesaikan konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Dengan memahami dan menghormati keragaman budaya, mempromosikan persatuan dan kesatuan, memperkuat ekonomi dan pembangunan, berupaya melalui diplomasi antar negara.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

Auni Maliki གིས-
Nama : Auni Maliki
NPM : 2216031144
Kelas : Reguler B
Prodi : S1 Ilmu Komunikasi

Video tersebut menjelaskan tentang Geopolitik yang memiliki pengertian geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa.
Pada video tersebut ditampilkan beberapa teori dari Teori Geopolitik.
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchell, Saversky, dan JFC Fuller

Teori Geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila adalah ideologi nasional yang dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika berhadapan dengan kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia.
Teori Geopolitik pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945.
Pada video tersebut diberikan perinsip Geopolitik Indonesia yang tidak mengendap dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Video tersebut juga menjelaskan tentang konsep wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia yang bersumber dari Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia, hakikat dari wawasan Nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan.
Cara Pandang Bangsa Indonesia
A. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik.
B. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
C. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya.
D. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan pertahanan pertahanan.

Dalam video tersebut juga menjelaskan tentang kehidupan bernegara dalam Konsep NKRI yaitu Konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD Negara RI 1945 yang isinya : "Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik".
Sebagai NKRI, kesatuan republik Indonesia mencakup :
1. Kesatuan politik
2. Kesatuan hukum
3. Kesatuan sosial budaya
4. Kesatuan pertahanan dan keamanan
Kesimpulan dari video tersebut ialah Negara Indonesia ialah negara yang berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia serta diantara benua Asia dan benua Australia.
Video tersebut juga menjelaskan keunggulan dari bangsa Indonesia yaitu :
1. Jumlah dan potensi penduduknya cukup besar.
2. Memiliki pepohonan dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya.
3. Letak wilayah yang strategis dan masih banyak lagi.