Posts made by Agung Agung triyanto pratama

PIP AGH 2022 -> FORUM TUGAS -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

by Agung Agung triyanto pratama -
NAMA:Agung Triyanto Pratama
NPM:2254161004
PRODI:AGRONOMI(C)


POLITIK PERTANIAN merupakan SALAH SATU KEGIATAN PEMERINTAH YANG DITUJUKAN UNTUK MENINGKATKAN TARAF HIDUP, KESEMPATAN EKONOMI PETANI, DAN KEHIDUPAN PEDESAAN.

KEBIJAKAN PERTANIAN.

Politik pertanian SEBAGAI ILMU BERTUJUAN UNTUK MENGANALISIS BERBAGAI FAKTOR YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MERUMUSKAN KEBIJAKAN PERTANIAN.
PERKEMBANGAN Politik pertanian DI INDONESIA:
Politik pertanian ZAMAN KERAJAAN KUNO
-PENGATURAN KEGIATAN PERTANIAN
-DILAKUKAN OLEH PEMIMPIN LOKAL.
-TANAH DIKUASAI OLEH KERAJAAN SEHINGGA PENDUDUK DIWAJIBKAN MEMBAYAR PAJAK ATAU SEWA TANAH.
-PENDUDUK WAJIB MEMBERIKAN SEBAGIAN HSL PANENNYA KEPADA PEMIMPIN LOKAL MAUPUN KERAJAAN.

PERKEMBANGAN Politik pertanian DI INDONESIA sebagai berikut:
Politik pertanian ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA
-Adanya kebijakan tanam paksa (1830).
-UU Agraria tahun 1870 yg menjadikan Indonesia terbuka bagi investor asing.
-Hak Erfpacht yaitu persewaan tanah selama 75 tahun dengan kemungkinan diwariskan dan diperpanjang.
-Politik Etik di bidang pertanian melalui pendidikan, pembangunan jaringan irigasi dan transmigrasi.

PERKEMBANGAN Politik pertanian DI INDONESIA sebagai beriokut:
Politik pertanian ZAMAN PENJAJAHAN JEPANG
-Menjadikan Indonesia sbg garis pertahanan pangan & logistik tentara Jepang.
-Lahan-lahan yg dikuasai Belanda dibebaskan & diberikan kepada penduduk untuk ditanami tanaman pangan.
-Lahan-lahan pertanian diubah menjadi lokasi pertahanan Jepang.

PERKEMBANGAN Politik pertanian DI INDONESIA sebagai berikut:
Politik pertanian ZAMAN KEMERDEKAAN (1945-1960)
-Nasionalisasi tanah-tanah yg dikuasai penjajah,terutama Belanda.
-Hak menggunakan tanah diubah menjadi hak kepemilikan tanah (1951).
-Pajak tanah diubah menjadi pajak pendapatan(1951).
Politik pertanian ZAMAN KEMERDEKAAN (1960 - saat ini)
-UU No. 5 tentang Pokok Agraria 1960.
-Rakyat berhak memiliki dan memanfaatkan sumberdaya tanah, air dan udara.
-Produk Hukum Lainnya :
a) TAP MPR No. IX 2001; Tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
b) Kepres No. 34. 2003; Tentang Kebijakan Nasional di Bidang Pertanahan
c) Perpres Tahun 2005; Tentang Pengadaan Tanah

USAHA di bidang PERTANIAN sebagai berikut:
1) Aspek Ekonomi Pertanian
2) Teknologi Pertanian
3) Perkembangan Pertanian

PIP AGH 2022 -> Tugas -> Tugas -> Re: Tugas

by Agung Agung triyanto pratama -
Nama:Agung Triyanto
npm:2254161004
agribisnis adalah sebuah bisnis dengan basis usaha pertanian maupun bidang lain. Tujuan dari agribisnis adalah untuk mendukung pertanian, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Artinya, pandangan pokok di bidang ini mengacu pada rantai sektor pangan atau rantai pasokan makanan. Sehingga, agribisnis juga dapat diartikan sebagai cara pandang ekonomi dalam upaya penyediaan pangan.adapun , mencangkup pada cara pandang ekonomi, agribisnis diartikan sebagai usaha mempelajari strategi guna memperoleh keuntungan berdasarkan pengelolaan pada aspek budidaya dan persiapan bahan baku. Agribisnis juga bertanggung jawab pada kegiatan pasca panen, hingga cara pengolahan hasil panen sampai masuk ke fase pemasaran. Oleh karena itu, bidang ini sering dikaitkan dengan konteks manajemen pada dunia akademik atau biasa dikenal sebagai jurusan agribisnis. Jurusan agribisnis yaitu sebuah ilmu tentang strategi menjalankan rantai produksi dengan seefektif mungkin.
agribisnis memiliki ruang lingkup yang luas. Beberapa di antaranya adalah:

1.Usaha dalam memproduksi benih serta bahan kimia untuk pertanian.
2.Makanan ternak.
3..Alat serta mesin pertanian.
4.Cara memproses bahan pertanian.
5..Produksi biofuel serta wisata pertanian.
Fungsi dan Manfaat Memahami Agribisnis
1.Meningkatkan pendapatan dari produsen.
2.Menambah penyerapan tenaga kerja.
3.Menumbuhkan devisa negara.
4.Meningkatkan jumlah agroindustri.
5.Mendukung tingkat keberhasilan pembangunan di bidang pertanian.

Untuk Indonesia sendiri, agribisnis bisa dilakukan dengan cara meningkatkan penggunaan dari teknologi baru dan canggih, serta memberlakukan efisiensi pada semua bidang guna menekan modal produksi. Dengan begitu, melalui sistem ini, sektor pertanian di Indonesia dapat menghasilkan keuntungan lebih besar. Salah satu caranya adalah dengan memprioritaskan komoditas unggulan yang ada di Indonesia.

PIP AGH 2022 -> Forum Tugas -> Forum Tugas -> Re: Forum Tugas

by Agung Agung triyanto pratama -
Nama: agung Triyanto Pratama
Npm: 2254161004

Pertama, pertanian dengan proses pengambilan hasil yang bersifat ekstraktif yaitu mengambil hasil dari alam dan tanah tanpa usaha untuk mengembalikan sebagian hasil tersebut untuk keperluan pengambilan pada kemudian hari. pertanian yang memerlukan usaha pembibitan untuk pembenihan, pengelolahan, pemeliharaan, pemupukan, dan lain-lain, baik untuk tanaman maupun untuk hewan

Kedua, adalah yang bersifat generatif, yaitu

SAPTA USAHATANI
1. Penggunaan bibit varietas unggul.
2. Mengusahakan kultur teknik Rotasi tanaman tumpang sari,
3. Proteksi tanaman
4. Penggunaan Pupuk
5. Pengairan
6. Panen
7. Pasca panen

Berdasarkan cara orang mengatur pertanamannya ada dua kelompok multiple cropping, Yaitu : penataan berganda secara tunggal (monokultur) dan penataan berganda secara campuran (catch cropping).
Penataan Pertanaman Sela
1. tumpang sari (Intertcropping)
2. tanaman sela (Interplanting)
3.tanaman sela budidaya (Interculture)
4.tanam sisipan (Relay planting)

PERTANIAN DI INDONESIA
Kebijakan Pemerintah Indonesia Di Bidang
Pertanian Mencakup Beberapa Hal:
• Kebijakan Harga

• Kebijakan Perdagangan

• Kebijakan Subsidi

• Kebijakan Struktural Kebijakan Pengaturan

• Kebijakan Fasilitas

• Kebijakan Intervensi

• Kebijakan Pemasaran

PIP AGH 2022 -> FORUM TUGAS -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

by Agung Agung triyanto pratama -
Persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu dilakukan dalam memulai usaha budi daya.Persiapan lahan meliputi Land clearing adalah pembersihan lahan yang akan dijadikan area pertanaman.Land Clearing dengan manual dilakukan dengan tangan manusia langsung dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul, parang, dll. Sedangkan land clearing yang dilakukan dengan mekanis dilakukan dengan menggunakan berbagai macam mesin pertanian. Jaman dahulu membajak sawah masih mengunakan kerbau sekarang sudah memakai tehnologi canggih yaitu teraktor