Posts made by Yeswita Yeswita Rosalina Samosir

Nama: Yeswita Rosalina Samosir
NPM: 2256031017
Kelas: Paralel (Man A)

Identitas Nasioanal

Identitas Nasional sangat penting karena berguna untuk menjaga keutuhan bangsa karena menjadi jati diri dari suatu bangsa. Identitas nasional memilik empat unsur yaitu
1. Suku Bangsa ( golongan sosial yang sifatnya ada sejak lahir. Di Indonesia sendiri setengah dari penduduknya bersuku Jawa)
2. Agama ( ada lima agama yang terdapat di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Itu sebabnya Indonesia juga dikenal sebagai negara yang agamis)
3. Kebudayaan ( pedoman-pedoman atau tindakan yang dilakukan sesuai dengan lingkungan yang dihadapi)
4. Bahasa ( unsur pendukung identitas suatu bangsa dan sarana interaksi\pemersatu sesama manusia baik secara lisan, tulisan, Gerakan, dan isyarat. Tercantum dalam UUD 1945 Pasal 35 dan 36C) Identitas Nasional yang menunjukan jati diri Indonesia adalah Bahasa Indonesia, Bendera Merah Putih, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Pancasila, Semboyan Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, NKRI, Wawasan Nusantara, Kebudayaan Nasional,
Nama: Yeswita Rosalina Samosir
NPM: 2256031017
Kelas: Paralel (Man A)

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Di era modern saat ini, pendidikan kewarganegaraan atau biasa disebut dengan civic education merupakan bentuk pendidikan yang sangat penting yang mengajarkan karakter bangsa Indonesia agar menjadi warga dunia yang kritis, aktif, demokratis, dan beradab. sadar akan hak dan tanggung jawabnya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta siap bergabung dengan warga dunia (masyarakat global).

Kedua, Indonesia memerlukan sintesa kreatif sebagai demokrasi baru yang berlandaskan Pancasila, dan Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi jalan untuk mempertemukan berbagai nilai dan prinsip di luar dengan khazanah pemikiran dan nilai Indonesia. Demokrasi Indonesia dapat berjalan seiring dengan koridor penguatan wawasan kebangsaan, yang berlandaskan pada empat konsensus dasar bangsa: Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan UUD 1945. Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatif diharapkan menjadi laboratorium bagi penyebarluasan prinsip-prinsip demokrasi yang diintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila, yang diharapkan menjadi komponen kunci dalam pembentukan karakter bangsa Indonesia.

Nama    : Yeswita Rosalina. S

NPM      :2256031017

Kelas     : Paralel (Man A)

Hakikat dan pentingnya PKN di Perguruan Tinggi yang di dalamnya terdapat materi

1. pengertian PKn ( berasal dari warganegara yang berkaitan dengan usaha menyiapkan peserta didik yang berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila)

2. Landasan Ideal dan Hukum (Pancasila sebagai padangan hidup serta ideologi, Pembukaan UUD 1945, Batang Tubuh UUD 1945, UU No.20 Tahun 1982, UU No.20 Tahun 2003, dan SK Dirjen DIKTI No. 43 Tahun 2006)

3. Sumber Historis ( dimulai sejak Indonesia belum merdeka, berguna untuk menjaga, memelihara, serta mempertahankan eksistensi negara-bangsa, dokumen kurikulum: kewarganegaraan (1957), Civics (1962), kewarganegaraan negara (1968)

4. Sumber Sosiologis

5. Sumber Politik

6. Dinamika Esensi dan Urgensi ( PKn diharapkan dapat mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun bangsa.