Nama : Kevin Yuriko Hartanto
NPM : 2216031106
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Komunikasi
Penegakan hukum menjadi hal yang penting bagi negara dan masyarakat. Dalam sebuah negara yang demokratis, penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan merata tanpa memandang siapapun yang melakukan pelanggaran hukum. Penegakan hukum merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh negara atau pihak yang berwenang dalam rangka menegakkan hukum dan aturan yang berlaku dalam suatu negara maupun masyarakat. Penegakan hukum dilakukan untuk memastikan bahwa setiap orang yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Maka dari itu jurnal ini juga membahas terkait penegakan hukum yang benar tentang seorang Gubernur DKI Jakarta yang bernama Basuki T Purnama yang biasa dipanggil Ahok. Gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta ini sangat tegas dan cocok untuk Jakarta. Dengan ketegasannya, Ahok bisa mengimplementasikan sejumlah kebijakan dan mengatasi sejumlah persoalan di DKI Jakarta. Masyarakat DKI Jakarta lebih memilih sosok Ahok karena ketegasannya dalam mengeksekusi berbagai kebijakan dan mengatasi sejumlah persoalan di Jakarta. Seperti yang kita ketahui Jakarta menjadi miniatur Indonesia yang terdiri dari beragam suku, ras dan agama serta pusat berbagai kegiatan dengan berbagai permasalahnya. Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Ahok per April 2016 masih di atas 80 persen (survei Populi Center, Juni 2016). Angka ini merupakan apresiasi dan amanah dari masyarakat DKI Jakarta. Namun yang diharapkan oleh warga jakarta, ketegasan yang dimiliki Ahok ini jangan sampai bercampur dengan arogansi.
Awal mula konflik terjadi dengan ormas yang berada di Jakarta atas tindakan yang dilakukan Ahok pada saat menjabat sebagai wakil gubernur turut mendapatkan reaksi dari FPI, dengan menolak Ahok, karena bukan beragama Islam dan dari keturunan Tionghoa serta aksi damai tanggal 4 november 2016 yang ditindaklanjuti dengan di sangkakan Ahok sebagai orang yang menistakan Agama oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui sidang terbuka terbatas yang dihadiri oleh semua pihak yang terlibat dan disaksikan oleh unsur – unsur independent demi menjaga netralitas dan transparansi tanpa intervensi siapapun.
Maka terkait dengan penegakkan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah benar dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi hak asasi manusia, dan memastikan bahwa setiap orang yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi yang setimpal dengan tindakan yang dilakukan. Selain itu, penegakan hukum juga bertujuan untuk menjaga stabilitas sosial serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan masyarakat. Tetapi Penegakan hukum harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa prinsip, yaitu
1. prinsip kepastian hukum
Yaitu setiap orang harus memahami hukum dan aturan yang berlaku secara jelas dan tegas.
2. prinsip keadilan
yaitu penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa memandang siapapun.
3. Prinsip hak asasi manusia
Yaitu bahwa setiap orang harus dihormati hak-haknya, bahkan ketika sedang dituntut oleh hukum.
Proses penegakan hukum terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyelidikan, penyidikan,penuntutan, dan eksekusi. Setiap tahapan dilakukan dengan ketat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tahapan penyelidikan dilakukan oleh aparat keamanan untuk mengumpulkan bukti dan fakta terkait dengan pelanggaran hukum yang dilakukan. Tahapan penyidikan dilakukan oleh penyidik untuk memeriksa saksi dan meminta keterangan dari tersangka. Tahapan penuntutan dilakukan oleh jaksa untuk menuntut tersangka di depan pengadilan dan tahapan eksekusi dilakukan oleh petugas keamanan untuk menjalankan putusan pengadilan.