Kiriman dibuat oleh Annisa Novirda Safitri

Nama : Annisa Novirda Safitri
NPM : 2216031143
Kelas : Reguler A

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Konflik ini menjadi ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara. Jika dibiarkan, , konflik berupa kejar-kejaran serta saling
lempar batu dan benda tajam merupakan ancaman bagi keselamatan warga Indonesia yang tinggal di wilayah perbatasan tersebut. Semakin sering konflik tersebut terjadi, semakin banyak warga Indonesia yang mungkin menjadi korban, baik meninggal maupun luka-luka. Oleh karena itu, upaya penyelesaian sebagai bagian dari pertahanan negara perlu dilakukan secara efektif dan sesegera mungkin agar ancaman-ancaman tersebut bisa segera dihapuskan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab : Jika negara tidak memiliki wawasan nusantara maka wilayah dan bangsa Indonesia dapat dijajah lagi oleh bangsa lain. Bahkan dapat menjadi Negara yang hancur. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya lagi rasa persatuan dan kesatuan diantara para warga Negara dan tidak adanya rasa untuk melindungi bangsa secara utuh. Sehingga dapat mudah terombang-ambing dan terpengaruh oleh bangsa lain.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab : wawasan nusantra juga berperan dalam mengontrol konflik yang ada di masyarakat. Dengan pemahaman wawasan nusantara mampu mendorong individu dan masyarakat mengetahui, memahami, mengakui perbedaan-perbedaan yang ada di lingkungannya, serta mengetahui bagaimana histori dan keadaan negaranya dalam hal ini Indonesia. Untuk mewujudkan sikap yang cinta tanah air serta mampu berperan aktif dalam hal ketahanan nasional perlu adanya dasar pemikiran yang dapat mendorong seseorang berpikir, bertindak, atas kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Hal ini disebabkan dengan pemahaman wawasan nusantara yang didalamnya juga memahami tentang cita-cita dan tujuan bangsa. Maka dari itu, dengan penerapan pemahaman atas wawasan nusantara ini mampu mengelola dan mengontrol terjadinya konflik di masyarakat. Gejolak yang ada di masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik dapat menggangu integrasi nasional dan juga perwujudan ketahanan nasional.
Nama: Annisa Novirda Safitri
Npm : 2216031143
Kelas : Reguler A

Teori geopolitik pertama kali diperkenalkan oleh IR. Soekarno pada 1 juni 1945 dalam sidang BPUPKI 1. Prinsip geopolitik Indonesia tidak berpusat pada kepentingan wilayah, namun menitikberatkan pada persatuan yang dibangun dalam wilayah tersebut. Geopolitik Indonesia adalah studi tentang bagaimana geografi dan lokasi wilayah Indonesia mempengaruhi kebijakan politik, ekonomi, sosial, dan pertahanan nasional. Konsep geopolitik Indonesia berpusat pada kepentingan nasional yang didasarkan pada Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai dasar hukum.Salah satu prinsip geopolitik Indonesia adalah mengutamakan pembangunan kesatuan bangsa dalam satu wilayah. Hal ini tercermin dalam konsep Wawasan Nusantara yang diambil dari Pancasila dan UUD 1945. Wawasan Nusantara menekankan pada kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia. Negara Indonesia dipandang sebagai kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan yang terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Hindia serta di antara Benua Asia dan Australia.

Beberapa Teori Geopolitik :
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Teori Geopolitik Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional adalah dasar dari pertimbangan dalam politik nasional apabila dihadapkan dengan kondisi dan kedudukan geografis Indonesia. Dalam pengaplikasian nya, terdapat Wawasan Nusantara yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945. Hakikat dari wawasan nusantara adalah kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.
Cara Pandang Bangsa Indonesia ;
1. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik
2. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan Ekonomi
3. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan Budaya
4. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan Pertahanan dan keamanan

Konsep bernegara dalam NKRI telah dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi ; “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik”. Sebagai negara kesatuan republik, kesatuan Indonesia mencakup :
1. politik,
2. ekonomi,
3. pertahanan dan keamanan.
Sebagai negara yang memiliki banyak keberagaman, Indonesia memiliki keunggulan yakni jumlah SDM yang besar dan berpotensi, keberagaman budaya, dan letak wilayah strategis.