Posts made by Shavira Nabila

Nama : Shavira Nabila
npm :2216031037
kelas : Regular A
prodi : Ilmu komunikasi

1. Artikel tentang konflik
masyarakat di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste melaporkan bahwa konflik antara Indonesia dan Timor Leste masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Konflik ini dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial dan politik, yang dapat menghambat kemajuan kedua negara. Namun, artikel tersebut juga mencatat bahwa pemerintah Indonesia dan Timor-Leste telah mencoba untuk menyelesaikan konflik ini antara lain melalui dialog, pemetaan regional yang jelas, dan kerja sama orang-ke-orang.
Positifnya dapat diambil dari artikel ini pengetahuan bahwa masalah konflik komunal harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan kerugian bagi kedua negara. Selain itu, upaya pemerintah Indonesia dan Timor-Leste untuk menyelesaikan konflik ini menunjukkan keinginan dan tekad kedua negara untuk mencapai perdamaian dan kerja sama yang lebih baik. Oleh karena itu, artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi negara lain dalam penyelesaian konflik yang ada secara damai dan konstruktif.

2. Namun jika dilihat dari perspektif sejarah dan geopolitik, perspektif nusantara menjadi pandangan yang sangat penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau.
Visi Nusantara sendiri mengacu pada visi strategis yang mengusung ideologi bangsa dan budaya untuk mengintegrasikan wilayah ribuan pulau Indonesia dengan mengutamakan kepentingan nasional lintas wilayah. Konsep ini juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dan kesinambungan antar daerah, budaya dan masyarakat Indonesia.
Jika Indonesia tidak memiliki konsep negara kepulauan, maka besar kemungkinan Indonesia mengalami masalah dalam mengintegrasikan wilayah dan budaya di dalamnya. Hal ini dapat memicu konflik internal dan ketidakstabilan politik di seluruh Indonesia, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara.
Selain itu, Indonesia juga dapat menghadapi tekanan dan pengaruh eksternal dari negara tetangga yang dapat merugikan kepentingan nasional Indonesia. Konsep insular landscape dapat membantu Indonesia memperkuat kedaulatan dan keamanannya di seluruh wilayah Indonesia. Kesimpulannya, memahami perspektif kepulauan sangat penting bagi Indonesia untuk memperkokoh persatuan dan keamanan nasional di seluruh wilayah Indonesia. Tanpa konsep itu, Indonesia dapat mengalami masalah dalam mengintegrasikan wilayah dan budaya yang ada, serta terbuka terhadap tekanan dan pengaruh eksternal yang dapat merusak kepentingan nasional Indonesia.

3. Konsep Archipelago Review merupakan visi strategis yang berlandaskan pada kekayaan dan keragaman budaya dan geografi Indonesia. Konsep ini bertujuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam dinamika geopolitik global. Salah satu kelebihan dari konsep ini adalah dapat membantu menghindari konflik, baik internal maupun eksternal.
Berikut adalah beberapa cara konsep nusantara membantu mencegah konflik:

Menghormati keragaman dan keragaman budaya: Konsep pulau melihat keragaman sebagai sumber kekuatan bangsa dan budaya. Dengan menghargai dan merayakan perbedaan, masyarakat Indonesia dapat terhindar dari polarisasi dan konflik yang dapat muncul dari perbedaan identitas budaya, etnis, atau agama.
Mengembangkan toleransi: Pandangan nusantara memandang toleransi sebagai nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Konsep ini mendorong masyarakat Indonesia untuk berpikir dan bertindak inklusif, memperlakukan setiap orang secara adil dan menghargai perbedaan. Mendorong kerjasama dan kolaborasi: Konsep Nusantara menekankan pentingnya kerjasama dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan nasional dan internasional. Dengan bekerja sama, masyarakat Indonesia dapat menciptakan solusi yang lebih baik untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi untuk menghindari konflik.
Membangun solidaritas: Perspektif nusantara mendorong masyarakat Indonesia untuk membangun solidaritas satu sama lain. Konsep ini melihat bahwa kekompakan dan persatuan dapat memperkokoh bangsa dan menghindari konflik karena perbedaan atau perbedaan pendapat.
Penguatan identitas nasional: Pandangan nusantara memandang penguatan identitas nasional sebagai landasan penting untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan memperkuat jati diri bangsa, bangsa Indonesia dapat terhindar dari konflik yang timbul akibat perbedaan pemahaman atau penafsiran terhadap nilai dan norma yang ada.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip konsep nusantara, masyarakat Indonesia dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan stabil. Konsep ini membantu mencegah konflik dan menciptakan negara yang lebih kuat dan bersatu.
Nama : Shavira Nabila
Npm : 2216031037
Kelas : Regular A
Prodi : Ilmu Komunikasi

Geopolitik Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan besar di Asia Tenggara yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan berpenduduk sekitar 270 juta jiwa. Secara geopolitik, Indonesia menempati posisi strategis di persimpangan jalur laut utama yang menghubungkan Samudera Hindia dan Pasifik, menjadikannya pemain utama dalam politik regional dan global.
Kebijakan luar negeri Indonesia didasarkan pada kemerdekaan, partisipasi aktif dalam hubungan internasional, hidup berdampingan secara damai dan menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah negara lain. Indonesia juga menjadi anggota beberapa organisasi internasional, antara lain PBB, ASEAN (Association of Southeast Asian Nations), G20 dan WTO (World Trade Organization).
Dalam geopolitik kawasan, Indonesia berperan penting dalam mendorong kerja sama dan integrasi kawasan di Asia Tenggara. Sebagai anggota pendiri ASEAN, Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam membentuk arsitektur keamanan kawasan, mendorong integrasi ekonomi, dan mendorong kerja sama budaya dan sosial di antara negara-negara anggota ASEAN.
Indonesia juga memiliki sengketa wilayah dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina atas batas maritim di Laut China Selatan. Wilayah yang disengketakan diyakini kaya akan sumber daya alam, termasuk cadangan minyak dan gas, menjadikan sengketa tersebut sebagai isu geopolitik utama.
Selain itu, karena kondisi geografisnya yang unik dan pengaruh perubahan iklim terhadap masyarakat dan ekonomi, Indonesia juga terlibat aktif dalam kebijakan lingkungan global. Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 41% pada tahun 2030, dan Indonesia juga berperan penting dalam mempromosikan upaya internasional untuk memerangi perubahan iklim. Secara keseluruhan, posisi geopolitik Indonesia sangat kompleks dan dinamis, yang mencerminkan kekayaan sejarah Indonesia, keragaman budaya, dan kepentingan strategis di kawasan ini dan sekitarnya.