NAMA : SETIAWAN
NPM : 2216031005
KELAS : REGULER A
Jurnal "KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA"
Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Bagi sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa.
Berpegang pada prinsip bahwa tidak ada masyarakat dan kebudayaan yang statis, maka dari segi kebudayaan masyarakat dan kebudayaan setempat pada umumnya berkembang secara dinamis. Dalam pengertian ini, antara lain, sangat penting untuk memahami budaya etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan membahas persoalan kesadaran kolektif lokal, yang mencerminkan identitas suatu suku bangsa atau suatu bangsa. Perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun nyatanya, di tengah gelombang perubahan yang diakibatkan oleh kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antara budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindari, meskipun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta budaya yang tak terbantahkan. Atas dasar itu, kearifan lokal dapat dimaknai sebagai manusia dan politik masyarakat, dengan menggunakan filosofi, nilai, etika, adat istiadat dan perilaku yang terlembagakan yang secara tradisional telah mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia dan sumber daya alam. Konservasi sumber daya alam yang kaya ini untuk kelangsungan hidup yang berkelanjutan.
NPM : 2216031005
KELAS : REGULER A
Jurnal "KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA"
Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Bagi sebuah negara modern seperti Indonesia, bukan hanya berwujud sebuah unit geopolitik semata, namun dalam kenyataannya senantiasa mengandung keragaman kelompok sosial dan sistem budaya yang tercermin pada keanekaragaman kebudayaan suku bangsa.
Berpegang pada prinsip bahwa tidak ada masyarakat dan kebudayaan yang statis, maka dari segi kebudayaan masyarakat dan kebudayaan setempat pada umumnya berkembang secara dinamis. Dalam pengertian ini, antara lain, sangat penting untuk memahami budaya etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dan membahas persoalan kesadaran kolektif lokal, yang mencerminkan identitas suatu suku bangsa atau suatu bangsa. Perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun nyatanya, di tengah gelombang perubahan yang diakibatkan oleh kapitalisme, modernisme, dan globalisme, konflik antara budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindari, meskipun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta budaya yang tak terbantahkan. Atas dasar itu, kearifan lokal dapat dimaknai sebagai manusia dan politik masyarakat, dengan menggunakan filosofi, nilai, etika, adat istiadat dan perilaku yang terlembagakan yang secara tradisional telah mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia dan sumber daya alam. Konservasi sumber daya alam yang kaya ini untuk kelangsungan hidup yang berkelanjutan.