གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ragil Saputri

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Tanggapan Artikel Pertemuan 7

Ragil Saputri གིས-
Nama : Ragil Saputri
NPM : 2215061022
Kelas : PSTI B
Tugas : Memberi Tanggapan dari Artikel "Implementasi Pancasila sebagai Dasar Negara"

Dasar negara merupakan landasan
dalam suatu negara guna menjalankan dan
melaksanakan kehidupan masyarakat di
berbagai bidang. Dasar Negara juga
mempunyai makna sebagai pedoman dasar
dan cita cita bangsa dalam mengatur
kehidupan ketatanegaraan yang mencakup
segala kehidupan bermasyarakat.

Dasar kehidupan bersama di Indonesia adalah Pancasila. Kita selalu melandaskan Pancasila dalam melandaskan segala apapun. Tetapi, apakah kalian pernah berpikir untuk mengganti Pancasila dengan yang lain? Apakah Pancasila penting bagi kehidupan kita? Apa yang terjadi bila Pancasila tidak pernah dirumuskan oleh Ir. Soekarno? Apa yang terjadi jika kita tidak menjadikan Pancasila sebagai landasan kita untuk hidup berbangsa dan bernegara?

Masyarakat Indonesia sadar bahwa Pancasila itu sangat penting. Mereka mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam kehidupan sekarang, setiap masyarakat Indonesia dijamin kebebasan dalam menjalani kepercayaannya masing-masing. Masyarakat kini dapat menjalani kepercayannya dengan tenang tanpa gangguan intoleransi. Di sila ini, masyarakat juga diminta agar tidak menistakan agama lain dan harus menjunjung tinggi kerukunan umat beragama antara satu dengan yang lain.

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Di sila ini, semua warga negara Indonesia memiliki hak yang setara dalam pemenuhan kesejahteraan. Selain itu, juga kesetaraan dalam kehidupan yang layak, hak politik, hokum, dan semua hal yang telah diatur di undang-undang tanpa melihat suku dan ras warga negara Indonesia tersebut.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia. Di sila ketiga ini, semua warga negara Indonesia tidak boleh melakukan aksi-aksi yang dapat merenggangkan persatuan dan kesatuan negara kita, seperti melakukan tindakan terorisme, intoleransi, gerakan separatism, dan hal-hal yang serupa. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus tetap menjaga keutuhan negara kita. Kita harus menghindari tindakan-tindakan yang dapat memecah belah negara kita.

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Dapat dilihat, bahwa banyak sekali kasus ataupun masalah yang terjadi di negara kita yang menunjukkan penurunan sila keempat ini. Contoh: masih ada korupsi.

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Di sila kelima ini, dapat dilihat bahwa tujuannya adalah agar seluruh warga negara Indonesia mendapat kesejahteraan dan keadilan yang merata. Seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan penghidupan yang layak, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia, perlindungan keamanan dan hukum yang seutuhnya, dan semua hal yang berkaitan dengan kesejahteraan warga negara.

Sebagai nila-nilai dasar dan nilai-nilai moral yang diterima sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, implementasi Pancasila sangat relevan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan keamanan melalui kepekaan dan kepedulian kesadaran masyarakat.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Video

Ragil Saputri གིས-
Nama : Ragil Saputri
NPM : 2215061022
Kelas : PSTI B
Tugas : Menganalisis Video "Apa itu Pancasila?"

Pancasila sebagai buku manual pedoman bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat yang adil & makmur. Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang menunjukkan Indonesia adalah negara yang luas. Setiap pulau di diami oleh berbagai kelompok masyarakat yang beraneka ragam baik adat istiadat budaya maupun kepercayaan. Keberagaman ini adalah suatu kekayaan dan suatu ciptaan dari Tuhan. Di suatu negara yang beragam diperlukan unsur perekat yang universal. Unsur yang di maksud perekat ini adalah kepercayaan akan adanya Tuhan, jika kita meyakini adanya Tuhan, kita akan menghormati keberagaman karena Tuhan yang menciptakannya keberagaman. Walau berbeda suku, agama, ras, dan antar golongan kita tetap satu yaitu Manusia. Ketika bisa menghormati manusia maka kita akan menjadi manusia yang adil dan beradab. Pada kenyataan sekarang masih ada tragedi pembakaran rumah ibadah dan tawuran karena perbedaan suku, agama atau golongan masih sering terjadi. Oleh karena itu jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup diartikan sebagai landasan bagi masyarakat Indonesia dalam berperilaku atau berkegiatan sehari-hari.

Teknik Informatika B-2022 -> Forum Analisis Jurnal 1 & 2

Ragil Saputri གིས-
Nama : Ragil Saputri
NPM : 2215061022
Kelas : PSTI B
Tugas : Analisis Jurnal

Judul Analisis Jurnal :
Meneguhkan Pancasila sebagai Ideologi Bernegara dan Implementasi Nilai-Nilai Keseimbangan dalam Upaya Pembangunan Hukum di Indonesia

Rangkuman Isi Jurnal :
1. Sejarah lahirnya Pancasila: sebuah ide bangsa
Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit. Lahirnya Pancasila di era modern berawal dari pemberian janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang (Kunaiku Koiso) pada 7 September 1944. Dari janji tersebut, Pemerintah Jepang kemudian membentuk apa yang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai atau dalam istilah Indonesia sering digunakan istilah BPUPKI. Ada tiga tokoh yang mengemukakan pandangannya tentang dasar negara, yaitu Muhammad Yamin, Soepomo dan Soekarno. BPUPKI selama tugas mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, mangadakan sidang umum sebanyak dua kali, yaitu sidang umum pertama diselenggarakan pada tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945. Sedangkan sidang
umum kedua diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 1945 – 11 Juli 1945.
Sidang berjalan sekitar hampir 5 hari, kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menambahkan ide serta gagasannya terkait dasar negara Indonesia, yang diberi nama “Pancasila”. Panca artinya lima sedangkan, sila artinya prinsip atau asas. Pada saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.
Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima seperti tersebut, maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan. Berisi Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.
Setelah beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada penetapan tersebut, disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

2. Ada 4 fungsi pancasila sebagai ideologi negara:
Pancasila sebagai ideologi negara
Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa.

3. Pancasila Sebagai Sumber Filsafat Bangsa Dan Negara Indonesia:
Sebagai falsafat bangsa dan Negara, Pancasila memiliki makna bahwa
kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan wajib
mendasarkan pada nilai-nilai yaitu nilai Ketuhanan, nilai Kemanusiaan, nilai
Persatuan, nilai Kerakyatan dan nilai Keadilan.

4. Nilai-Nilai Keseimbangan Hukum Dalam Perspektif Pancasila:
Pembangunan hukum harus berangkat dari nilai-nilai Pancasila, karena
pada hakikatnya Pancasila merupakan tonggak konvergensi berbagai gagasan
dan pemikiran mengenai dasar falsafah kenegaraan yang didiskusikan secara
mendalam oleh para pendiri negara.
berbagi sistem yang dianut bangsa Indonesia tertuang dalam sebuah konstitusi yang disebut Undang-undang
Dasar 1945, dan juga termuat dalam peraturan yang lain, dalam Undang-undang nomor 12 Tahun 2011 tentang Peraturan
Pembentukan Perundang-undangan:
a. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat.
c. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah
d. Pengganti Undang-Undang.
e. Peraturan Pemerintah.
f. Peraturan Presiden.
g. Peraturan Daerah Provinsi.
h. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.

Kelebihan Jurnal:
sangat rinci mengenai rangkuman diatas & menambahkan dalil agama sehingga tambah baik.

Kekurangan Jurnal:
Ada beberapa kesalahan ketik yang saya temukan, contohnya pada hal 86 seharusnya "BPUPKI" yang tertulis "BPUPK".
Tidak terdapat tujuan jurnal juga yang termasuk struktur jurnal.

Tanggapan dan saran:
Menurut saya jurnal ini bermanfaat bagi kita semua karna memberi tahu betapa rumitnya pembuatan pancasila, maka dari itu kita perlu implementasi dalam kehidupan sehari-hari.
Terutama khususnya bagi pemimpin perguruan tinggi untuk menerapkan dalam diri sila ke 4 yaitu salah satunya tidak boleh 
" korupsi"