Kiriman dibuat oleh Eva Nesa Lia 2253053052

Nama : Eva Nesa Lia
NPM : 2253053052

Jurnal yang berjudul "Pendidikan Moral di Sekolah" tersebut membahas tentang pentingnya pendidikan moral di sekolah dan peran guru dalam merancang pendidikan moral yang komprehensif untuk mengembangkan nilai-nilai moral dalam diri siswa. Jurnal tersebut menekankan bahwa sekolah, guru, keluarga, dan masyarakat secara bersama-sama bertanggung jawab untuk mendidik generasi muda agar memiliki moral yang baik dan cerdas secara intelektual sehingga mereka dapat menjadi manusia yang unggul.

Jurnal ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu pendahuluan, metode penelitian, serta hasil dan pembahasan. Bagian pendahuluan memberikan gambaran umum mengenai pentingnya pendidikan moral di sekolah dan peran sekolah sebagai sistem mikro dalam membentuk nilai-nilai moral siswa. Bagian metode penelitian menjelaskan bahwa artikel ini merupakan gabungan antara teori dan penelitian lapangan, dan bagian hasil dan pembahasan membahas tiga komponen pendidikan moral di sekolah: pendidik, materi, dan metode.

Jurnal ini berpendapat bahwa guru adalah aktor utama dalam merancang pendidikan moral di sekolah dan mereka harus memiliki moral yang baik agar dapat secara efektif mengajarkan nilai-nilai moral kepada murid-murid mereka. Jurnal ini juga membahas pentingnya materi yang digunakan dalam pendidikan moral, termasuk nilai dan moral yang diajarkan kepada siswa, dan metode yang digunakan untuk mengajarkan pendidikan moral, seperti mendongeng dan membaca buku.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan analisis yang komprehensif mengenai pentingnya pendidikan moral di sekolah dan peran guru dalam merancang pendidikan moral yang komprehensif untuk mengembangkan nilai-nilai moral dalam diri siswa.
Nama : Eva Nesa Lia
NPM : 2253053052

Setelah saya menonton video tersebut analisis yang saya dapatkan yaitu,

Video tersebut membahas pentingnya pendidikan nilai moral bagi anak sekolah dasar.

Pendidikan moral sejak dini akan membekali moral anak sepanjang rentang kehidupan yang dilalui dalam berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, mengingat pentingnya pendidikan moral, maka pendidikan moral sangat penting untuk diberikan pada anak usia dini.

Peran Guru serta orang tua dalam membimbing anak sangat penting. Terutama peran orang tua, karena jika anak mendapatkan perhatian cukup maka pendidikan nilai moral pun akan terpenuhi. Sebagai orang tua harus memperhatikan bahkan mencontohkan pendidikan nilai moral secara langsung ke anak, dengan begitu anak dengan mudah berperilaku yang sama.
Nama : Eva Nesa Lia
NPM : 2253053052

Jurnal tersebut membahas tentang pentingnya pendidikan anak usia dini dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Pendidikan anak usia dini dapat diberikan melalui jalur formal, nonformal, dan informal.

1. Pendidikan formal diberikan melalui lembaga seperti Taman Kanak-kanak dan Raudatul Athfal (RA).

2. Pendidikan nonformal diberikan melalui kelompok bermain, tempat penitipan anak, dan lembaga sejenis.

3. Pendidikan informal, di sisi lain, diberikan melalui lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selanjutnya, jurnal tersebut menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak sejak usia dini, dan menyarankan bahwa hal ini dapat dicapai melalui berbagai cara. Dalam pendidikan formal misalnya, nilai-nilai moral dapat diajarkan melalui kegiatan pembelajaran tatap muka yang terjadwal.

Disebutkan bahwa disarankan agar persiapan kegiatan ini melibatkan penggunaan media pembelajaran yang sederhana dan tradisional, serta mainan dan permainan edukatif. Selain itu, buku-buku tentang pembinaan moral dan nilai-nilai agama dapat dijadikan sebagai bahan referensi.

Jurnal tersebut juga membahas tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak. Hal ini meliputi penyiapan area bermain sesuai rencana pembelajaran, serta penyediaan mainan dan bahan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan wawasan tentang pentingnya pendidikan anak usia dini dalam menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Laporan ini menyoroti berbagai saluran yang dapat digunakan untuk memberikan pendidikan, dan menyarankan berbagai metode untuk mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak-anak.
Nama : Eva Nesa Lia
NPM : 2253053052

Jurnal tersebut membahas tentang SD Negeri Lampeuneurut yang menanamkan 10 nilai moral pada diri siswanya, antara lain: nilai agama, nilai sosial, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai semangat juang, nilai tanggung jawab, dan nilai apresiasi lingkungan.

Kemudian, jurnal tersebut menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut ditanamkan dengan cara memasukkannya ke dalam semua mata pelajaran yang diajarkan, melalui lingkungan sekolah, dan melalui kerja sama dengan orang tua.

Selanjutnya, jurnal tersebut mencatat bahwa siswa di SD Negeri Lampeuneurut mempunyai perilaku yang baik karena telah mengetahui beberapa nilai moral sehingga memudahkan guru untuk terus menanamkan nilai-nilai tersebut.

Secara keseluruhan, jurnal tersebut memberikan gambaran bagaimana SD Negeri Lampeuneurut menanamkan nilai-nilai moral kepada siswanya dan metode yang digunakan untuk melakukannya.
Nama : Eva Nesa Lia
NPM : 2253053052

Setelah saya menonton video tersebut, analisis yang saya dapatkan yaitu:

Pendidikan moral adalah usaha sadar tentang mengajarkan nilai kebaikan meliputi perilaku baik sesuai dengan aturan normatif dan juga tentang sikap dan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Tahapan-tahapan perkembangan moral menurut John Dewey:
•Tahap pramoral
Ditingkat ini anak belum menyadari keterikatan pada aturan masih seenaknya sendiri, masih berfikir egoissentris.
•Tahap konvensional
Ditingkat ini perkembangan kesadaran anak mulai akan tetap pada kekuasaan.
•Tahap onotom
Ditingkat ini perkembangan dalam keterikatan pada ataura yang didasari dengan resiprositas.

Guru perlu memahami perluasan
pergaulan tsb terutama berkenaan
perkembangan emosi hubungan
pertemanan,perkembangan identitas
diri,perkembangan identitas jenis
kelamin serta perkembangan moralitas
anak.

Perkembangan Sosial dan Pribadi Anak
Perubahan kehidupan yang esensial pada usia SD dng meluasnya pergaulan. Anak lepas dari pra-sekolah/TK memasuki SD anak mendapatkan perluasan yg sangat berarti dlm jangkauan sosialnya. Perubahan tidak hanya pd pertambahan teman&lingkungan pergaulan, tapi juga berkonsekuensi tuntutan sosial lebih.

Permasalahan serta solusi pendidikan nilai moral SD salah satunya adalah masalah kejujuran, sebagai seorang guru kita harus menghargai upaya peserta didik agar berlaku jujur, karena ketika anak sudah berbohong maka akan menjadi kebiasaan untuk takut dalam melakukan kejujuran. Untuk itu penting menghargai kejujuran anak, jika ia sudah berkata jujur hendaknya tidak dimarahi.