Nama : Evana Eka Wijaya
NPM : 2215061128
Kelas : PSTI-D
NPM : 2215061128
Kelas : PSTI-D
Prodi : Teknik Informatika
ANALISIS ARTIKEL
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Berdasarkan isi artikel tersebut, saya dapat mengetahui bahwa penegakan HAM di Indonesia pada tahun 2019 masih menghadapi banyak tantangan dan masalah. Pelanggaran HAM berat belum diadili secara memadai, pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama masih terjadi, dan diskriminasi berbasis gender masih mengakar. Selain itu, keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu belum tercapai, dan pelanggaran HAM di Papua terus berlanjut. Penjatuhan hukuman kejam juga menjadi perhatian. Namun, setelah membaca keseluruhannya ada beberapa hal positif yang saya dapatkan, yaitu Indonesia telah melakukan beberapa langkah reformasi penting dalam upaya meningkatkan perlindungan HAM dan menegakkan supremasi hukum. Upaya mengesahkan perjanjian HAM internasional dan peran gerakan mahasiswa dan masyarakat sebagai kontrol sosial menunjukkan adanya harapan untuk perbaikan di masa depan.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia mencerminkan dan dipengaruhi oleh nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia. Semangat gotong royong, prinsip musyawarah, dan pengakuan terhadap keberagaman agama dan kepercayaan menjadi elemen penting dalam membangun dan menjaga sistem demokrasi yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia. Pada prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang maha esa dapat memperlihatkan pengaruh nilai-nilai budaya asli. Seperti yang sudah diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama islam tetapi Indonesia juga memiliki keberagaman agama dan kepercayaan lainnya. Oleh karena itu, dengan adanya prinsip ini maka sebagai warga negara yang baik kita harus dapat mengakui keberagaman agama dan budaya, lalu memastikan bahwa setiap individu memiliki kebebasan beragama dan berkeyakinan tanpa diskriminasi. Hal ini juga tertuang dalam konstitusi Indonesia yang menjamin kebebasan beragama.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 karena maih banyak penyimpangan terjadi. Namun, dengan adanya demokrasi Indonesia maka bangsa sedikit demi sedikit berubah kearah yang lebih baik. Kita masih terus berusaha untuk menciptakan demokrasi indonesia yang sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945. Masalah yang muncul seringkali akibat ulah warga kita sendiri yang tidak dapat menjalankan hak dan kewajibannya dengan seimbang. Dalam prakteknya nilai HAM masih sering mengalami permasalah, seperti warga yang tidak dapat menghargai dan menghormati HAM orang lain sampai ada kasus orang papua yang diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya permasalah yang banyak terjadi sebagai kita sebagai warga negara yang baik harus dapat menegakan HAM dan dapat berprilaku bijak dengan keberagaman yang ada di Indonesia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Pemerintah itu dibuat untuk mengatur tatanan negara. Suatu negara tidak dapat dikatakan negara jika tidak memiliki rakyat. Oleh karena itu, kesejahteraan rakyat merupakan salah satu hal penting yang harus usahakan pemerintah. Namun, dalam prakteknya ada saja anggota parlemen yang tidak melakukan tugasnya dengan benar dengan seolah-olah mendengarkan rakyat padahal selalu bertindak sesuai dengan kepentingan mereka sendiri. Hal inilah yang dapat menghancurkan bangsa dari dalam karena ketidakkonsistenan para anggota parlementer dengan janji yang mereka buat saat mengangkatan jabatan. Selogan dari rakyat untuk rakyat agaknya sudah tidak terlalu kuat pengaruhnya untuk keadaan pemerintah sekarang ini. Oleh karena itu, rakyat sebagai warga negara perlu mengawasi tindakan mereka, memberikan masukan dan tekanan politik. Lalu saya sebagai warga negara akan menggunakan hak pilih saya dengan bijak saat pemilihan berikutnya. Kemudian, partisipasi rakyat masyarakat secara aktif dalam kehidupan politik juga penting jadi masyarakat dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan membangun kesadaran politik yang kuat dan memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, rakyat dapat mempengaruhi sikap dan tindakan anggota parlemen, serta mendorong perubahan positif dalam sistem politik.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dapat memiliki dampak yang kuat pada loyalitas dan emosi rakyat. Namun, penggunaan kekuasaan kharismatik ini untuk mencapai tujuan yang tidak jelas atau merugikan masyarakat secara keseluruhan dapat bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Dalam era demokrasi dewasa, di mana pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik ditekankan, tindakan pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan kharismatik untuk menekan hak-hak warga negara dapat melanggar prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Penting untuk mengawasi dan mengevaluasi tindakan pemimpin dengan kekuasaan kharismatik agar sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang mendasari demokrasi dewasa.
ANALISIS ARTIKEL
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Berdasarkan isi artikel tersebut, saya dapat mengetahui bahwa penegakan HAM di Indonesia pada tahun 2019 masih menghadapi banyak tantangan dan masalah. Pelanggaran HAM berat belum diadili secara memadai, pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama masih terjadi, dan diskriminasi berbasis gender masih mengakar. Selain itu, keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu belum tercapai, dan pelanggaran HAM di Papua terus berlanjut. Penjatuhan hukuman kejam juga menjadi perhatian. Namun, setelah membaca keseluruhannya ada beberapa hal positif yang saya dapatkan, yaitu Indonesia telah melakukan beberapa langkah reformasi penting dalam upaya meningkatkan perlindungan HAM dan menegakkan supremasi hukum. Upaya mengesahkan perjanjian HAM internasional dan peran gerakan mahasiswa dan masyarakat sebagai kontrol sosial menunjukkan adanya harapan untuk perbaikan di masa depan.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia mencerminkan dan dipengaruhi oleh nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia. Semangat gotong royong, prinsip musyawarah, dan pengakuan terhadap keberagaman agama dan kepercayaan menjadi elemen penting dalam membangun dan menjaga sistem demokrasi yang inklusif dan berkeadilan di Indonesia. Pada prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan yang maha esa dapat memperlihatkan pengaruh nilai-nilai budaya asli. Seperti yang sudah diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama islam tetapi Indonesia juga memiliki keberagaman agama dan kepercayaan lainnya. Oleh karena itu, dengan adanya prinsip ini maka sebagai warga negara yang baik kita harus dapat mengakui keberagaman agama dan budaya, lalu memastikan bahwa setiap individu memiliki kebebasan beragama dan berkeyakinan tanpa diskriminasi. Hal ini juga tertuang dalam konstitusi Indonesia yang menjamin kebebasan beragama.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 karena maih banyak penyimpangan terjadi. Namun, dengan adanya demokrasi Indonesia maka bangsa sedikit demi sedikit berubah kearah yang lebih baik. Kita masih terus berusaha untuk menciptakan demokrasi indonesia yang sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945. Masalah yang muncul seringkali akibat ulah warga kita sendiri yang tidak dapat menjalankan hak dan kewajibannya dengan seimbang. Dalam prakteknya nilai HAM masih sering mengalami permasalah, seperti warga yang tidak dapat menghargai dan menghormati HAM orang lain sampai ada kasus orang papua yang diperlakukan berbeda karena gaya hidup, tradisi, serta warna kulit yang dianggap memiliki identitas sosial yang berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya permasalah yang banyak terjadi sebagai kita sebagai warga negara yang baik harus dapat menegakan HAM dan dapat berprilaku bijak dengan keberagaman yang ada di Indonesia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Pemerintah itu dibuat untuk mengatur tatanan negara. Suatu negara tidak dapat dikatakan negara jika tidak memiliki rakyat. Oleh karena itu, kesejahteraan rakyat merupakan salah satu hal penting yang harus usahakan pemerintah. Namun, dalam prakteknya ada saja anggota parlemen yang tidak melakukan tugasnya dengan benar dengan seolah-olah mendengarkan rakyat padahal selalu bertindak sesuai dengan kepentingan mereka sendiri. Hal inilah yang dapat menghancurkan bangsa dari dalam karena ketidakkonsistenan para anggota parlementer dengan janji yang mereka buat saat mengangkatan jabatan. Selogan dari rakyat untuk rakyat agaknya sudah tidak terlalu kuat pengaruhnya untuk keadaan pemerintah sekarang ini. Oleh karena itu, rakyat sebagai warga negara perlu mengawasi tindakan mereka, memberikan masukan dan tekanan politik. Lalu saya sebagai warga negara akan menggunakan hak pilih saya dengan bijak saat pemilihan berikutnya. Kemudian, partisipasi rakyat masyarakat secara aktif dalam kehidupan politik juga penting jadi masyarakat dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan membangun kesadaran politik yang kuat dan memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, rakyat dapat mempengaruhi sikap dan tindakan anggota parlemen, serta mendorong perubahan positif dalam sistem politik.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dapat memiliki dampak yang kuat pada loyalitas dan emosi rakyat. Namun, penggunaan kekuasaan kharismatik ini untuk mencapai tujuan yang tidak jelas atau merugikan masyarakat secara keseluruhan dapat bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Dalam era demokrasi dewasa, di mana pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik ditekankan, tindakan pemimpin yang memanfaatkan kekuasaan kharismatik untuk menekan hak-hak warga negara dapat melanggar prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia. Penting untuk mengawasi dan mengevaluasi tindakan pemimpin dengan kekuasaan kharismatik agar sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang mendasari demokrasi dewasa.