གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Asti Chintia Pratiwi

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

Asti Chintia Pratiwi གིས-
Nama : Asti Chintia Pratiwi
Npm : 2217011085
Kelas : Kimia D

TUGAS ANALISIS JURNAL
JUDUL Jurnal Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Sumber Etik)"


Hubungan antara etika dan moral
Moral berkaitan dengan tingkah laku manusia yang dapat diukur dari sudut baik maupun buruk, sopan ataupun tidak sopan, susila atau tidak susila.3 Etika berkaitan dengan dasar-dasar filosofis dalam hubungan dengan tingkah laku manusia. dengan pandangan hidup, serta filsafat hidup dari masyarakat tertentu. Setiap manusia memiliki moralitasnya sendiri, namun tidak semua orang memiliki etika, terdapat banyak kemungkinan bahwa seseorang akan mengikuti pola-pola moralitas yang ada disekitar lingkunganya tanpa perlu berfikiran lebih jauh dan kritis.
Etika pada mulanya berasal dari paham-paham agama, namun seiring perkembangan zaman etika kemudian dijadikan sebagai standar prilaku baik atau buruk manusia dalam bersosialisasi. Secara historis dan perkembangan ilmu pengetahuan , sistem etika berkembang melalui 5 tahapan yaitu, tahap pertama, etika teologi yang berasal dari paham-paham agama, kemudian tahap kedua, yaitu tahap ontologis yang merupakan tahap perkembangan dari paham agama menjadi hasil pemikiran spekulasi dan dijadikan salah satu objek kajian filsafat, pada tahap ini etik terbagi mnjadi 4 subbab yaitu, descriptive etics yaitu ketika etik yang berkaitan dengan prilaku benar yang ada dipikiran orang. Prespective ethics yang berkaitan dengan prilaku yang sudah seharusnya dilakukan, applied ethics yang berkaitan tentang pengetahuan moral dan bagaimana pengetahuan itu diwujudkan, kemudian yang terakhir ada meta ethics yang berkaitan dengan kebenaran menurut diri sendiri.Tahap ketiga yaitu positivasi etik yang berupa kode etik dan tahhap keempat, etika fungsional tertutup dimana proses etik dilakukan di internal komunitas serta tahap kelima, yaitu tahap fungsional terbuka

Pengertian politik hukum
Pengertian politik hukum banyak disertai oleh pendapat-pendapat para ahli, dalam jurnal ini membahas mengenai pengertian politik hukum melalui 11 sudut pandang para ahli. Berdasarkan pendapat 11 (sebelas) ahli hukum tersebut setidak-tidaknya terdapat tiga ciri yang sama dalam politik hukum yakni kebijakan dasar yang memuat arah kemana hukum akan dibawa. Pembuatan hukum dilakukan dengan cara memilih nilai-nilai yang berkembang dimasyarakat yang dituangkan dalam norma untuk mengkaidahi prilaku bersama dan bersifat konstituendum yang memuat hukum ideal. Yang kemudian dapat disimpulkan bahwa politik hukum merupakan sikap untuk memilih apa-apa yang berkembang dimasyarakat, kemudian dipilih sesuai dengan prioritas dan diselaraskan dengan konstitusi kita (UUD 1945) dan kemudian dituangkan dalam produk hukum.




Hubungan Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia
Hubungan antara etika dengan hukum bisa dilihat dari 3 (tiga) dimensi yakni dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya serta dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya. Menurut Jimly Asshiddiqie, mengibaratkan hubungan antara hukum dengan etika dengan memberi catatan agama sebagai ruh/jiwa dari kedua hal tersebut dengan ilustrasi nasi bungkus. Nmun jika dikaitkan dengan prilaku etik para pemangku jabatan-jabatan publik yang mengandalkan kepercayaan publik, pengendalian prilaku melalui sistem etika harus dipertimbangkan dan dikaji ulang, hal ini dikarenakan apabila penyelesaian masalah penyimpangan perilaku para pejabat publik selama ini langsung menggunakan pendekatan hukum, maka organisasi publik langsung terkikis kepercayaannya sejalan dengan berlangsungnya proses hukum.

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Analisis Video Pembelajaran

Asti Chintia Pratiwi གིས-
Nama: Asti Chintia Pratiwi
Npm : 2217011085

Pancasila Sebagai Sitem Filsafat


Kata "filsafat" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "philosophia" yang terdiri dari dua kata, "phile" yang berarti cinta, dan "sophia" yang berarti kebijaksanaan. Cinta di sini diartikan sebagai hasrat yang mendalam atau antusiasme yang tulus, sementara kebijaksanaan merujuk pada kebenaran sejati. Ada beberapa aliran filsafat, di antaranya rasionalisme yang menekankan pentingnya akal, materialisme yang memfokuskan pada materi, individualisme yang mengutamakan individualitas, dan hedonisme yang menjadikan kesenangan sebagai tujuan utama. Mempelajari filsafat memberikan berbagai manfaat, seperti memperoleh pemahaman tentang kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan berpikir logis, meningkatkan kebijaksanaan dalam bertindak, serta membantu berpikir secara rasional dan menyeluruh. Hal ini juga membantu menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan, sehingga tercipta kehidupan yang selaras dan penuh kebijaksanaan.

Filsafat Pancasila dapat dipahami sebagai refleksi kritis dan rasional terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan cerminan budaya bangsa, dengan tujuan untuk memahami prinsip-prinsipnya secara mendalam dan menyeluruh. Pancasila sebagai sistem filsafat memiliki karakteristik sebagai suatu kesatuan dari bagian-bagian atau elemen yang saling berfungsi, berhubungan, dan saling bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu dalam lingkungan yang kompleks. Wawasan filsafat mencakup penyelidikan dari aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi meneliti hakikat keberadaan, epistemologi berfokus pada asal, metode, dan validitas pengetahuan, sedangkan aksiologi membahas nilai-nilai, manfaat, dan teori tentang kebaikan atau nilai itu sendiri.

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

Asti Chintia Pratiwi གིས-
Nama : Asti Chintia Pratiwi
Npm : Asti Chintia Pratiwi

Tugas Anlisis JUrbal Pebdidikan Pancasila
https://drive.google.com/file/d/11HLxbxH96MQmyvzlKKWT0uGu-QaqbF_x/view?usp=drive_link

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Analisis Jurnal

Asti Chintia Pratiwi གིས-
Nama : Asti Chintia Pratiwi
NPM : 2217011085
Tugas Anlisis jurnal Pendidikan Pancasila
https://drive.google.com/file/d/11HLxbxH96MQmyvzlKKWT0uGu-QaqbF_x/view?usp=drive_link

KIMIA D MKU Pancasila 2024 -> Forum Diskusi Artikel 1

Asti Chintia Pratiwi གིས-
Nama: Asti Chintia Pratiwi
Npm : 2217011085

Mahasiswa setelah membaca artikel pada pertemuan ini, bagi setiap mahasiswa wajib memberikan tanggapan mengenai isi materi yang ada di artikel 1. beserta jelaskan apa saja yang dibahas pada hasil penelitian.

Tanggapan
Pada artikel ini dilatar belakangi oleh adanya dinamika dan tantangan yang dirasakan dalam memberikan pendidkan pancasila di era globalisasi. Pancasila sebagai ideologi negara memiliki nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam pendidikan, agar setiap individu dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab, adil, dan berkepribadian Pancasila, namun seiring berjalannya zaman tantangan nyata yang ada didepan mata adalah adanya era globalisasi serta perkembangan teknologi juga membawa dinamika baru dalam pendidikan Pancasila. Era digital telah mengubah cara kita belajar, berinteraksi, dan menerima informasi. Hal hal diatas tentunya menjadi tantangan yang besar untuk memperluas dan memperkuat ideologi pancasila terutama pada generasi muda. Dalam artikel ini memiliki tujuan untuk menggali pemahaman mendalam tentang dinamika dan tantangan pendidikan pancasila terutama dalam upaya penyebaran nili-nilai pancasila. Oleh karena itu penting bagi kita untuk memahami dinamika dan tantangan seperti apa yang dihadapi indonesia serta bagaimana cara penanggulanganya agar indonesia dapat terus dengan kuat bersama ideologi pancasila serta pembangunan nasional yang lebih baik untuk masa depan.

Pembahasan yang dibahas pada hasil artikel
Membahas mengenai pemahaman tentang dinamika dan tantangan pendidikan pancasila
Dalam artikel ini membahas tentang bagaimana dinamika dan tantangan pendidikan pancasila dinindonesia seperti masyarakat Indonesia terus mengalami perubahan sosial, baik dari segi budaya, ekonomi, politik, dan teknologi. Tantangan lain adalah mengatasi pengaruh teknologi digital. Siswa saat ini memiliki akses mudah ke internet dan media sosial, yang kadang-kadang membawa informasi yang kurang tepat dan mempengaruhi persepsi mereka terhadap nilai-nilai sosial.

Refleksi dan peningkatan pendidikan Pancasila
Dalam refleksi ini, perlu dilihat apa yang telah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki, termasuk apakah kurikulum telah mengakomodasi dinamika sosial, teknologi, dan budaya serta apakah pendekatan yang digunakan telah menginspirasi pemahaman mendalam dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Aktualisasi Pendidikan Pancasila untuk Masa Depan Bangsa
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti kebhinekaan, persatuan, demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan yang adil, harus diaktualisasikan dalam pendidikan agar generasi mendatang memiliki landasan kuat dalam menjaga integritas negara, menghormati perbedaan, serta berkontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan bermartabat