Posts made by Dias Prameswari

Pkn Mipa kimia 2025 -> PRETEST

by Dias Prameswari -
1. Tanggapan & Hal Positif dari Berita
Berita ini menyoroti kepedulian Wali Kota Risma terhadap perlindungan anak, terutama dalam konteks demonstrasi. Sikap ini positif karena menjaga hak anak agar tidak dieksploitasi dan memastikan aksi demonstrasi tetap berjalan dengan damai tanpa melibatkan pihak yang rentan.

2. Solusi untuk Menyampaikan Aspirasi dengan Aman
o Memastikan demonstrasi damai, tanpa kekerasan atau perusakan fasilitas umum.
o Tidak melibatkan anak-anak atau kelompok rentan yang belum memahami sepenuhnya isu yang diperjuangkan.
o Menggunakan jalur hukum dan komunikasi terbuka, seperti audiensi dengan pemerintah atau petisi.
o Koordinasi dengan pihak keamanan, agar demonstrasi tetap kondusif dan tertib.

3. Kewajiban Dasar Manusia & Batasan Hak
Kewajiban dasar manusia adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menghormati hukum, menjaga ketertiban, dan menghargai hak orang lain. Kewajiban ini bisa membatasi hak seseorang jika hak tersebut berpotensi merugikan kepentingan umum, seperti hak berbicara yang dibatasi agar tidak menyebarkan kebencian atau hoaks.

Pkn Mipa kimia 2025 -> PRETEST

by Dias Prameswari -
1. Hal Positif & Perbaikan Berbangsa dan Bernegara
Artikel menyoroti pentingnya peran MK dalam menjaga konstitusi dan demokrasi. Namun, revisi UU MK berpotensi melemahkan sistem checks and balances. Perlu perbaikan dalam transparansi, partisipasi publik, dan independensi lembaga negara agar tidak mudah diintervensi kepentingan politik.

2. Hakikat & Pentingnya Konstitusi
Konstitusi adalah landasan hukum tertinggi yang mengatur jalannya pemerintahan dan hak warga negara. Bagi Indonesia, UUD NRI 1945 menjaga stabilitas negara, membatasi kekuasaan pemerintah, dan melindungi hak rakyat dari penyalahgunaan wewenang.

3. Contoh Perilaku Pejabat yang Tidak Konstitusional & Sanksinya
- Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan (melanggar Pasal 1 Ayat 3 UUD NRI 1945 tentang negara hukum).
- Pelanggaran HAM dalam kebijakan atau tindakan represif.
- Mengabaikan putusan MK, seperti tidak menindaklanjuti pembatalan UU yang inkonstitusional.
Pejabat yang tidak konstitusional harus mendapat sanksi maksimal sebagai bentuk penegakan hukum dan efek jera, kecuali jika pelanggarannya masih bisa diperbaiki melalui mekanisme hukum dan pertanggungjawaban publik.

Pkn Mipa kimia 2025 -> PRETEST

by Dias Prameswari -
1. PSBB dan Pelanggaran HAM
PSBB bertujuan memutus rantai COVID-19, tetapi penerapannya sering dianggap melanggar HAM. UUD NRI 1945 Pasal 28G dan UU HAM menjamin hak warga, sehingga tindakan aparat harus tetap menghormati martabat manusia.

2. Negara Tanpa Konstitusi & Efektivitasnya
Tanpa konstitusi, negara bisa mengalami ketidakpastian hukum, pelanggaran HAM, dan ketidakstabilan politik. Konstitusi efektif jika disusun demokratis, ditegakkan konsisten, dan dapat beradaptasi.

3. Tantangan Bernegara & Relevansi UUD NRI 1945
Polarisasi politik dan hoaks menjadi ancaman bagi persatuan. Pasal 28E, 28F, dan 30 sudah cukup menjadi pedoman, tetapi regulasi dan penegakan hukum perlu diperkuat.

4. Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD NRI 1945** sudah menjadi dasar kuat, tetapi perlu diperbaiki dalam pendidikan kebangsaan, etika politik, dan regulasi hoaks agar persatuan tetap kokoh.

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Dias Prameswari -
Nama: Dias Prameswari
NPM: 2217011172

Jawaban:
Jurnal ini membahas integrasi nasional sebagai upaya menangkal etnosentrisme di Indonesia. Dalam pembahasan awal, jurnal menyoroti bagaimana perjalanan sejarah bangsa, mulai dari masa Orde Lama hingga Reformasi, menunjukkan tantangan dalam membangun integrasi nasional. Pemerintahan Orde Baru, misalnya, menerapkan politik sentralistik untuk meredam aksi separatis, tetapi pendekatan ini justru memicu perlawanan dan ketidakstabilan. Ketika Reformasi membuka kran demokrasi dan desentralisasi, terjadi perubahan signifikan dalam dinamika politik dan sosial, termasuk meningkatnya etnosentrisme dan konflik kepentingan.

Jurnal ini menegaskan bahwa identitas nasional memiliki peran ganda dalam integrasi nasional. Di satu sisi, kesamaan dalam bahasa, nilai budaya, dan orientasi politik dapat menjadi faktor pemersatu. Namun, di sisi lain, identitas juga harus dapat melampaui batas-batas kelompok agar memungkinkan pembentukan integrasi yang lebih luas. Contoh yang diberikan adalah bagaimana bahasa Indonesia berkembang dari Melayu Pasar menjadi lingua franca yang menyatukan masyarakat dengan latar belakang etnis yang berbeda. Selain itu, integrasi juga dapat terbentuk melalui kepentingan bersama, seperti kelompok pedagang kaki lima yang bersatu menghadapi regulasi pemerintah.

Namun, jurnal ini juga mengkritisi dampak kebijakan otonomi daerah yang justru memperkuat etnosentrisme dan mempersempit rasa nasionalisme. Misalnya, adanya tuntutan bahwa posisi birokrasi harus diisi oleh putra daerah, yang berpotensi menghambat pergaulan lintas budaya dan memperlemah integrasi nasional. Oleh karena itu, jurnal menekankan pentingnya strategi kebudayaan nasional yang mampu menyeimbangkan pluralitas dan persatuan bangsa. Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan analisis mendalam tentang tantangan dan peluang dalam membangun integrasi nasional di tengah dinamika sosial-politik Indonesia.

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by Dias Prameswari -
Nama: Dias Prameswari

NPM: 2217011172

Jawaban:
Jurnal yang diunggah membahas pembentukan karakter yang berkaitan erat dengan identitas nasional. Identitas nasional sendiri merupakan kesadaran kolektif yang mengikat individu dalam suatu bangsa melalui nilai-nilai, sejarah, budaya, dan bahasa yang sama. Dalam jurnal ini, beberapa aspek yang terkait dengan identitas nasional antara lain Pancasila sebagai landasan utama, peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta budaya dan tradisi lokal sebagai bagian dari karakter bangsa. Pancasila menjadi pedoman dalam membangun karakter individu agar selaras dengan jati diri bangsa, sementara pendidikan berperan dalam menanamkan kesadaran nasional kepada generasi muda. Selain itu, budaya lokal turut memperkaya identitas nasional dengan menjaga keunikan dan keberagaman yang tetap berpadu dalam kesatuan bangsa.

Dari sudut pandang analisis, jurnal ini memiliki beberapa kelebihan, seperti menyoroti peran nilai-nilai nasional dalam membentuk karakter masyarakat dan mengaitkan aspek pendidikan serta budaya dalam identitas nasional. Namun, terdapat juga beberapa kelemahan, misalnya jika jurnal ini tidak membahas tantangan globalisasi terhadap identitas nasional secara mendalam, maka kajiannya bisa kurang komprehensif. Selain itu, apabila tidak disertai data empiris atau studi kasus konkret, analisis yang disajikan dapat menjadi lebih bersifat teoritis. Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana karakter dan identitas nasional terbentuk melalui nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Namun, agar lebih kuat, analisis dalam jurnal ini sebaiknya dilengkapi dengan kajian empiris serta pembahasan mengenai dampak globalisasi terhadap identitas nasional agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.