Nama : Iyan saputra
Npm :2211031152
Kelas : AKT .D
PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek Ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasasan ini, pengetahuan akan terlepas dari nilai-nilai hakiki pengetahuan itu. Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan dari berbagai sumber yang kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK:
1. Sila ketuhanan yang maha esa, Adapun salah satu contoh Nilai-Nilai Pancasila Menurut Soedjadi :
- Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil
dan beradab.
- Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan
penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukberkerjasama
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, salah satu contoh penerapan nilai nya :
-.Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban
antara sesama manusia.
- Saling mencintai sesama manusia.
-. Mengembalikan sikap tenggang rasa
3. Sila persatuan indonesia, salah satu contoh penerapan nalainya yaitu:
- Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat Istiadat dan kebudayaan.
- Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanna dalam permusyawaratan dan perwakilan, salah satu contoh peneralan nilainya ialah:
- Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakil-wakil rrakyat
- kedaulatan ada ditangan rakyat
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, salah satu penerapan nilainya ialah:
-Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.
-Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia keseimbangan antara hak dan kewajiban.